Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Faktor keselamatan, Tesla tak izinkan pengemudi dan penumpang bermain game di dalam mobil yang sedang berjalan
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Menjadi salah satu produsen kendaraan listrik yang banyak menarik perhatian konsumen secara global, Tesla terus melakukan inovasi terbaru.
Tak hanya dari sisi model terbaru, pabrikan mobil asal Amerika Serikat ini juga mengembangkan beragam fitur canggih, sehingga pengemudi dan penumpang mendapatkan kenyamanan saat berkendara, salah satunya sistem Autopilot.
Sejalan dengan sistem ini, pabrikan juga memberikan izin kepada penumpang untuk melakukan permainan game melalui layar setuh tengah ketika kendaraan sedang berjalan.
Namun karena alasan keselamatan, Tesla akhirnya menghentikan izin bermain video game melalui layar kendaraan saat mobil dalam keadaan bergerak. Hal tersebut disampaikan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) US, seperti dilansir New York Post, Senin (27/12/2021).
Langkah ini diambil setelah NHTSA melakukan pengumuman terkait penyelidikan keamanan formal pada 580 ribu kendaraan Tesla yang dijual sejak 2017.
“Fungsionalitas ini disebut sebagai Passenger Play. Fitur ini dapat mengalihkan perhatian pengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan ketika berkendara,” kata NHTSA melalui keterangan resminya.
Menanggapi pernyataan tersebut, Tesla mengubah perangkat lunak miliknya dan melakukan pembaruan. Melalui keterangan resmi kepada NHTSA, mobil ramah lingkungan ini menegaskan, pihaknya saat ini telah mengunci perangkat lunak serta fitur Passenger Play.
“Hal ini akan membuat fitur tak dapat dimainkan apabila kendaraan bergerak. NHTSA terus-menerus menilai bagaimana produsen mengidentifikasi dan melindungi terhadap bahaya gangguan yang mungkin timbul karena kesalahan, penyalahgunaan, atau penggunaan teknologi kenyamanan yang dimaksudkan, termasuk layar infotainment," kata juru bicara NHTSA.
Beberapa aktivis keselamatan juga menegaskan, pihaknya sangat prihatin dengan cara pengemudi yang abai saat berkendara dengan mode semi-otonom atau yang lebih dikenal sebagai Autopilot.
Meningkatnya angka kecelakaan saat berkendara dengan Tesla kemungkinan besar dipenngaruhi aplikasi permainan yang terhubung dengan telepon pintar milik penumpang.
Ini menjadi salah satu penyebab kecelakaan fatal mobil Tesla yang beroperasi dengan sistem Autopilot di California pada 2018, menurut laporan National Transportation Safety
Selain itu, NHTSA juga membuka penyelidikan keselamatan pada 765 ribu kendaraan Tesla yang menggunakan sistem Autopilot. Hal ini dilakukan setelah serangkaian kecelakaan yang melibatkan sistem dan kendaraan darurat parkir diaktifkan pengemudi.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan