Honda ADV 160 Terbaru Resmi Meluncur, Aman Pakai Etanol
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Vice President Honda resmi mengundurkan diri setelah dituduh melakukan hal yang tak pantas di luar jam kerja
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda mengumumkan pengunduran diri dari Shinji Aoyama, Executive Vice President and Representative Executive Officer. Keputusan itu diambil setelah yang bersangkutan mendapatkan tuduhan perilaku tidak pantas.
Perusahaan asal Jepang tersebut menyebut bahwa perilaku tidak pantas yang dilakukan Shinji Aoyama terjadi pada sebuah pertemuan di luar jam kerja. Namun mereka tidak menjelaskan insiden seperti apa.
“Sangat disesalkan bahwa seorang individu yang diposisikan sebagai pemimpin dalam manajemen perusahaan dan diharapkan menjadi contoh bagi penghormatan terhadap hak asasi manusia telah menjadi subjek tuduhan perilaku bertentangan dengan prinsip-prinsip ini,” tulis perusahaan dalam keterangan resminya.
Kejadian tersebut sebenarnya sudah menjadi perhatian perusahaan dan tengah dilakukan audit. Bahkan pengambilan keputusan oleh dewan direksi juga sudah dijadwalkan.
Namun Aoyama rupanya sudah memilih untuk mengundurkan diri sebelum keputusan dilakukan.
"Dewan Direksi Perusahaan telah memutuskan bahwa sudah sepantasnya bagi Aoyama mengundurkan diri dari jabatannya," katanya.
Tak hanya itu, Toshihiro Mibe selaku Director, President and Representative Executive Officer Honda juga akan mengembalikan 20 persen dari gajinya selama dua bulan karena besarnya masalah ini.
“Perusahaan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh tindakan tas gangguan dan kekhawatiran signifikan telah ditimbulkannya kepada semua pemangku kepentingan,” tambahnya.
Tanpa adanya kasus tersebut, Honda sebenarnya juga menjadi salah satu perusahaan otomotif asal Jepang yang kerap mendapat perhatian. Pasalnya mereka beberapa kali melakukan recall besar-besaran di beberapa negara.
Pada Januari 2025 saja, Honda Indonesia melakukan recall pada 11.652 unit akibat ada kerusakan pada komponen di Civic, Civic Type R, CR-V dan Accord.
Dari jumlah tersebut, 7.632 unit diantaranya karena adanya kerusakan pada Steering Gearbox sehingga mengeluarkan bunyi abnormal. Proses penggantian komponen ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar 1–4 jam.
Berikutnya adalah komponen High Pressure Fuel Pump karena berpotensi menimbulkan bau bahan bakar di ruang kabin. Sejumlah 4.020 unit kendaraan teridentifikasi dalam program.
Proses pemeriksaan atau penggantian High Pressure Fuel Pump diperkirakan memakan waktu sekitar 1 jam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
20 Agustus 2026, 10:28 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih