Wholesales Motor Baru Bertumbuh 1,6 Persen di Februari 2026
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Vice President Honda resmi mengundurkan diri setelah dituduh melakukan hal yang tak pantas di luar jam kerja
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Honda mengumumkan pengunduran diri dari Shinji Aoyama, Executive Vice President and Representative Executive Officer. Keputusan itu diambil setelah yang bersangkutan mendapatkan tuduhan perilaku tidak pantas.
Perusahaan asal Jepang tersebut menyebut bahwa perilaku tidak pantas yang dilakukan Shinji Aoyama terjadi pada sebuah pertemuan di luar jam kerja. Namun mereka tidak menjelaskan insiden seperti apa.
“Sangat disesalkan bahwa seorang individu yang diposisikan sebagai pemimpin dalam manajemen perusahaan dan diharapkan menjadi contoh bagi penghormatan terhadap hak asasi manusia telah menjadi subjek tuduhan perilaku bertentangan dengan prinsip-prinsip ini,” tulis perusahaan dalam keterangan resminya.
Kejadian tersebut sebenarnya sudah menjadi perhatian perusahaan dan tengah dilakukan audit. Bahkan pengambilan keputusan oleh dewan direksi juga sudah dijadwalkan.
Namun Aoyama rupanya sudah memilih untuk mengundurkan diri sebelum keputusan dilakukan.
"Dewan Direksi Perusahaan telah memutuskan bahwa sudah sepantasnya bagi Aoyama mengundurkan diri dari jabatannya," katanya.
Tak hanya itu, Toshihiro Mibe selaku Director, President and Representative Executive Officer Honda juga akan mengembalikan 20 persen dari gajinya selama dua bulan karena besarnya masalah ini.
“Perusahaan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh tindakan tas gangguan dan kekhawatiran signifikan telah ditimbulkannya kepada semua pemangku kepentingan,” tambahnya.
Tanpa adanya kasus tersebut, Honda sebenarnya juga menjadi salah satu perusahaan otomotif asal Jepang yang kerap mendapat perhatian. Pasalnya mereka beberapa kali melakukan recall besar-besaran di beberapa negara.
Pada Januari 2025 saja, Honda Indonesia melakukan recall pada 11.652 unit akibat ada kerusakan pada komponen di Civic, Civic Type R, CR-V dan Accord.
Dari jumlah tersebut, 7.632 unit diantaranya karena adanya kerusakan pada Steering Gearbox sehingga mengeluarkan bunyi abnormal. Proses penggantian komponen ini diperkirakan memerlukan waktu sekitar 1–4 jam.
Berikutnya adalah komponen High Pressure Fuel Pump karena berpotensi menimbulkan bau bahan bakar di ruang kabin. Sejumlah 4.020 unit kendaraan teridentifikasi dalam program.
Proses pemeriksaan atau penggantian High Pressure Fuel Pump diperkirakan memakan waktu sekitar 1 jam.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Maret 2026, 17:00 WIB
08 Maret 2026, 09:00 WIB
04 Maret 2026, 10:00 WIB
03 Maret 2026, 18:00 WIB
27 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
12 Maret 2026, 21:00 WIB
PLN menegaskan bakal menambah jumlah SPKLU saat musim mudik Lebaran 2026 untuk beri ketenangan sepanjang perjalanan
12 Maret 2026, 17:00 WIB
MG Motor Indonesia bakal menghadirkan beberapa produk terbarunya di pasar otomotif Indonesia pada tahun ini
12 Maret 2026, 16:00 WIB
GAC Indonesia menyiapkan sejumlah fasilitas gratis, seperti contoh bengkel siaga di beberapa lokasi strategis
12 Maret 2026, 11:00 WIB
VOID Chapter bogor menggelar aksi sosial di Ramadan, yakni buka bersama dan memberi santunan kepada anak yatim
12 Maret 2026, 08:43 WIB
Harga Denza B5 di Indonesia nanti diyakini tidak akan berbeda jauh dari estimasinya yakni Rp 1,2 miliar
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Kepolisian sengaja menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memfasilitasi para pengendara di Kota Kembang
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta dilaksanakan secara ketat dengan pengawasan ketat dari berbagai titik termasuk kamera ETLE
12 Maret 2026, 06:00 WIB
Persyaratannya mirip perpanjangan di kantor Satpas, simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta hari ini