Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Meski jadi salah satu produsen kendaraan listrik secara global ,Toyota sebut mobil hybrid lebih menjanjikan
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Era elektrifikasi saat ini tengah digencarkan dan berbagai pabrikan otomotif berlomba-lomba untuk memproduksi kendaraan listrik. Di wilayah seperti Eropa dalam beberapa tahun ke depan ada larangan kendaraan ICE (internal combustion engine) untuk dijual massal.
Tentu saja hal ini patut jadi perhatian produsen. Namun Toyota percaya bahwa transisi terlalu cepat menuju kendaraan listrik bisa jadi sesuatu yang tidak baik dan justru lebih berpotensi membahayakan lingkungan.
Gill Pratt, Cheif Executive Officer Toyota Research Institute sebelumnya sempat menyampaikan hal ini saat gelaran G7 leaders’ summit di Jepang. Menurutnya transisi ke kendaraan listrik murni sebaiknya dibarengi mobil hybrid dan kendaraan bertenaga hidrogen.
Ia menegaskan cara tersebut lebih efektif dalam menghadapi perubahan iklim ekstrem yang terjadi saat ini. Keterbatasan sumber daya menurutnya akan berakhir, namun produsen tidak akan memiliki bahan baterai dan sumber daya isi ulang memadai untuk solusi nantinya.
“Material baterai dan infrastruktur pengisian daya terbarukan nantinya akan banyak. Tapi perlu waktu bertahun-tahun untuk meningkatkan tambang material baterai, fasilitas energi terbarukan, jalur transmisi dan fasilitas penyimpanan energi musiman,” ucap Gill.
Pernyataan ini sebelumnya sempat dikritik, mengingat Toyota merupakan salah satu pabrikan yang memulai kompetisi kendaraan listrik dengan meluncurkan bZ4X sebagai penantang Tesla dan BYD yang sudah memimpin.
Pabrik berlambang T ini juga telah menargetkan penjualan bZ4X sebanyak 1.5 juta setiap tahunnya sampai 2026, serta menyiapkan 10 model mobil listrik murni di masa depan.
Di Indonesia sendiri Toyota memiliki pilihan kendaraan hybrid terbanyak jika dibandingkan dengan para pesaingnya. Ada C-HR, Camry Hybrid dan kemudian mulai merambah ke model yang familiar oleh masyarakat seperti Innova.
Kijang Innova Zenix hadir dalam dua varian mesin yakni bensin dan hybrid. Lalu pada GJAW (Gaikindo Jakarta Auto Week) 2023 teknologi tersebut disematkan ke model SUV crossover Corolla Cross, yang juga hadir dalam versi GR Sport.
Terbarunya Yaris Cross diperkenalkan sama seperti Innova Zenix, ada dua pilihan mesin.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
Terkini
17 Agustus 2026, 07:42 WIB
Motul kembali terlibat dalam acara yang melibatkan banyak anggota komunitas kendaraan roda dua di Tanah Air
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia