Penjualan Mobil Pikap Februari 2026, Tumbuh Signifikan
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Belum ada model produksi dalam negeri, Toyota tanggapi komentar Menperin soal pengurangan impor double cabin
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Baru-baru ini Kemenperin (Kementerian Perindustrian) RI menyorot banyaknya jumlah unit double cabin atau D-Cab di Tanah Air yang masih impor, dengan rata-rata 25.000 unit per tahun.
Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian RI mengatakan sekarang prinsipal banyak menjadikan Thailand sebagai basis produksi untuk kendaraan double cabin karena permintaan tinggi.
“Dalam kesempatan ini saya ingin mengajak prinsipal evaluasi kembali pemikiran tersebut,” ucap Agus di JCC Senayan beberapa waktu lalu.
Merespon hal itu, Toyota tanggapi komentar Menperin soal impor pikap model double cabin yang terbilang tinggi, seperti disampaikan oleh Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM (Toyota Astra Motor).
Satu hal perlu jadi catatan menurut Anton adalah pihaknya menilai masyarakat Indonesia cenderung tertarik dengan LMPV (Low Multi Purpose Vehicle).
LMPV sendiri punya banderol cukup terjangkau di bawah Rp 300 jutaan, sekaligus menyuguhkan kapasitas banyak karena berkonfigurasi tiga baris.
“Sementara Thailand sejak dulu pikap seperti Hilux itu sudah menjadi karakter mereka. Agak susah kalau mau merubah pasar (Indonesia) butuh waktu,” ungkap Anton kepada wartawan di Senayan, Selasa (19/3).
Ia menegaskan di Indonesia penjualan lebih kuat di model konfigurasi 3-row atau 7-seater seperti Avanza, Calya dan Innova. Sedangkan pasar pusat Hilux justru ada di Thailand dan Amerika.
“(Di Thailand) hampir 400.000 unit pikap ini yang seperti Hilux ya, bukan Carry dan sebagainya. Harus realistis, Indonesia fokusnya kebanyakan three-row,” tegas Anton.
Memfokuskan penjualan di segmen pikap juga belum tentu dapat membantu menaikkan penjualan total di Indonesia yang masih stagnan di kisaran satu juta unit.
“Pikap tergantung pasar dan komersial itu sendiri, bisnis berkembang atau tidak. Sudah diucapkan Menperin kita harus support mobil rakyat harga di bawah Rp 250 jutaan,” lanjut dia.
Untuk diketahui Toyota sendiri menawarkan lebih banyak lini LMPV atau model konfigurasi 7-seater seperti Kijang Innova Zenix Hybrid.
Pabrikan asal Jepang itu juga masih fokus mendorong penjualan kendaraan hybrid demi mendukung komitmen pemerintah mencapai NZE (Net Zero Emission) di 2060.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
19 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 12:00 WIB
26 Februari 2026, 12:59 WIB
25 Februari 2026, 16:00 WIB
Terkini
20 Maret 2026, 11:00 WIB
Dishub telah sediakan 21 kantong parkir buat acara Jakarta Bedug Kolosal Malam Idul Fitri 1447 Hijriah
20 Maret 2026, 09:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat penyelenggaraan Jakarta Bedug Kolosal yang dilangsungkan hari ini
19 Maret 2026, 21:30 WIB
Tidak hanya menggelar mudik gratis, Federal Oil layani pemotor yang ingin beristirahat di sejumlah posko
19 Maret 2026, 15:00 WIB
Harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, cocok bagi Anda yang ingin memanfaatkan THR setelah Lebaran.
19 Maret 2026, 13:17 WIB
Jalur fungsional Tol Japek II Selatan resmi dibuka untuk masyarakat yang ingin berpergian ke Jabodetabek
19 Maret 2026, 11:34 WIB
Ramaikan opsi SUV listrik di segmen premium, BMW iX3 bakal manfaatkan gelaran GIIAS 2026 untuk debut
19 Maret 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil pikap pada Februari 2026 berhasil mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding bulan sebelumnya
18 Maret 2026, 21:45 WIB
Mobil Lubricants berupaya mendekatkan diri dengan para mekanik dan bengkel rekanan melalui program mudik