Toyota Avanza Bekas 2025 Makin Banyak, Cicilan Mulai Rp 5 Jutaan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota recall Avanza, Veloz hingga Raize karena ditemukan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi secara normal
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) melakukan recall atau penarikan kembali sejumlah modelnya. Mulai dari Avanza, Veloz hingga Raize.
Hal itu mereka tempuh guna dilakukan perbaikan buat ketiga produknya. Namun unit yang terdampak hanya produksi Desember 2022 hingga Januari 2023.
Henry Tanoto, Wakil Presiden PT TAM mengatakan Toyota recall Avanza, Veloz serta Raize merupakan cara mereka guna memberi yang terbaik. Diharapkan konsumen bisa puas dengan pelayanan yang diberikan.
"Sejalan dengan global initiative principal Toyota Motor Corp, aktivitas recall pada produk tertentu telah dilakukan TAM sejak bertahun-tahun sebagai wujud komitmen kami dalam mengutamakan keamanan juga keselamatan pelanggan," ujar Henry dalam keterangan resminya.
Lebih jauh Henry menerangkan kalau pihaknya menemukan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Sehingga ia menghimbau kepada pelanggannya untuk melakukan pengecekan atau mengganti ECU airbag di dealer resmi.
Sebagai informasi proses pemeriksaan hingga pengerjaan airbag ini berlangsung sekitar satu jam. Namun pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu.
Hal itu penting dilakukan agar diler mempersiapkan stall, teknisi dan part yang akan diganti. Patut diketahui seluruh proses pemeriksaan serta penggantian tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.
Terkait informas Toyota recall Avanza, Veloz dan Raize bisa diakses melalui berbagai saluran komunikasi. Pertama Anda dapat menghubungi jaringan diler terdekat yang tersebut di seluruh Indonesia.
Atau menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telepon 1-500-315. Selain itu bisa mengakses website resm mereka di www.toyota.astra.co.id/ssc untuk melakukan pengecekan nomor rangka.
Selanjutnya bakal diberikan informasi apakah kendaraannya masuk dalam program recall Toyota atau tidak. Lalu diarahkan mendatangi diler terdekat dan dilakukan perbaikan (jika dibutuhkan).
"Aktivitas recall atau penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen merupakan hal umum terjadi, termasuk bagi produsen kendaraan bermotor. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya juga komitmen menghadirkan ever-better cars buat menjamin kualitas produk serta menjaga keamanan maupun keselamatan pelanggan," tulis Toyota.
Sebelumnya Daihatsu juga melakukan hal yang sama ke Xenia serta Rocky. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 1.210 unit kendaraan diproduksi 15 Desember 2022 – 11 Januari 2023 terkena dampaknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 13:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
03 Desember 2025, 13:25 WIB
26 November 2025, 07:00 WIB
25 November 2025, 08:00 WIB
Terkini
18 Januari 2026, 22:25 WIB
Penjualan Polytron adalah 353 unit di periode Juli-Desember 2025, tutup akhir tahun dengan capaian positif
18 Januari 2026, 17:00 WIB
Andhika Pratama dikenal menggemari dunia otomotif, ia kerap menggunakan BMW R Nine T saat bersama grup Predain
18 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda Brio S Satya CVT diluncurkan dengan tujuan memberi kemudahan pelanggan memilih kendaraan sesuai kebutuhan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota Avanza bekas lansiran 2025 kini jumlahnya terus bertambah dengan beragam kemudahan buat pelanggan
18 Januari 2026, 11:00 WIB
Daihatsu Sigra bekas lansiran 2025 semakin banyak pilihannya termasuk promo kredit buat para calon pelanggan
18 Januari 2026, 09:00 WIB
Changan Lumin EV menjadi salah satu mobil listrik yang mengalami kenaikan harga dengan besaran Rp 21 jutaan
18 Januari 2026, 07:00 WIB
Tanpa subsidi, Wuling Cortez Darion EV dan PHEV mengalami penyesuaian harga dari Rp 7 juta sampai Rp 40 juta
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025