Penjualan Toyota di Indonesia Tahun Lalu, Disokong Fleet 28 Persen
03 Februari 2026, 09:00 WIB
Toyota recall Avanza, Veloz hingga Raize karena ditemukan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi secara normal
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – PT TAM (Toyota Astra Motor) melakukan recall atau penarikan kembali sejumlah modelnya. Mulai dari Avanza, Veloz hingga Raize.
Hal itu mereka tempuh guna dilakukan perbaikan buat ketiga produknya. Namun unit yang terdampak hanya produksi Desember 2022 hingga Januari 2023.
Henry Tanoto, Wakil Presiden PT TAM mengatakan Toyota recall Avanza, Veloz serta Raize merupakan cara mereka guna memberi yang terbaik. Diharapkan konsumen bisa puas dengan pelayanan yang diberikan.
"Sejalan dengan global initiative principal Toyota Motor Corp, aktivitas recall pada produk tertentu telah dilakukan TAM sejak bertahun-tahun sebagai wujud komitmen kami dalam mengutamakan keamanan juga keselamatan pelanggan," ujar Henry dalam keterangan resminya.
Lebih jauh Henry menerangkan kalau pihaknya menemukan adanya potensi Airbag tidak dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Sehingga ia menghimbau kepada pelanggannya untuk melakukan pengecekan atau mengganti ECU airbag di dealer resmi.
Sebagai informasi proses pemeriksaan hingga pengerjaan airbag ini berlangsung sekitar satu jam. Namun pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu.
Hal itu penting dilakukan agar diler mempersiapkan stall, teknisi dan part yang akan diganti. Patut diketahui seluruh proses pemeriksaan serta penggantian tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.
Terkait informas Toyota recall Avanza, Veloz dan Raize bisa diakses melalui berbagai saluran komunikasi. Pertama Anda dapat menghubungi jaringan diler terdekat yang tersebut di seluruh Indonesia.
Atau menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telepon 1-500-315. Selain itu bisa mengakses website resm mereka di www.toyota.astra.co.id/ssc untuk melakukan pengecekan nomor rangka.
Selanjutnya bakal diberikan informasi apakah kendaraannya masuk dalam program recall Toyota atau tidak. Lalu diarahkan mendatangi diler terdekat dan dilakukan perbaikan (jika dibutuhkan).
"Aktivitas recall atau penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen merupakan hal umum terjadi, termasuk bagi produsen kendaraan bermotor. Ini dilakukan sebagai bagian dari upaya juga komitmen menghadirkan ever-better cars buat menjamin kualitas produk serta menjaga keamanan maupun keselamatan pelanggan," tulis Toyota.
Sebelumnya Daihatsu juga melakukan hal yang sama ke Xenia serta Rocky. Tak tanggung-tanggung, sedikitnya ada 1.210 unit kendaraan diproduksi 15 Desember 2022 – 11 Januari 2023 terkena dampaknya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 09:00 WIB
27 Januari 2026, 09:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
05 Januari 2026, 10:00 WIB
03 Desember 2025, 13:25 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 07:00 WIB
Pemerintah Cina menilai, hadirkan tombol fisik pada mobil listrik bisa meningkatkan keselamatan pengguna
17 Februari 2026, 06:00 WIB
Saat tanggal merah Tahun Baru Imlek 2026, SIM keliling Bandung tetap bisa ditemukan di dua tempat berbeda
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi