Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat
15 Mei 2026, 21:21 WIB
Toyota bernegosiasi dengan pihak terkait untuk jadikan China basis produksi mobil listrik Lexus di 2027
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lexus, merek mobil mewah dari Toyota memiliki sejumlah lini mobil listrik yang akan diproduksi di pabrik China pada 2027. Keputusan itu diambil karena melihat tingginya permintaan EV (Electric Vehicle) terkhusus di pasar Tiongkok.
China memiliki keunggulan dari segi teknologi. Bukan tidak mungkin lini kendaraan Lexus nantinya mendapatkan pengembangan fitur penunjang keamanan maupun kenyaman berkendara.
Di sisi lain juga ada perubahan kebijakan di China. Sehingga manufaktur Jepang tersebut tengah bernegosiasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjadikan fasilitas perakitan yang sepenuhnya dioperasikan oleh Toyota.
Dikutip dari Kyodo News, Senin (30/12) sudah ada beberapa model kendaraan ramah lingkungan dari Toyota rakitan China seperti Rav4 dan bZ4X, hasil kerja sama dengan FAW Group dan GAC (Guangzhou Automobile Group Co., Ltd).
Sebelumnya, model-model Lexus dijual di China diimpor langsung dari Jepang. Namun rencana ini bakal berubah setelah 2027.
Model Lexus bikinan China juga dikabarkan bakal dipasarkan ke negara-negara lain jika memiliki potensi penjualan kendaraan listrik yang besar.
Sebagai informasi Lexus juga menjual sejumlah model setrum di pasar Indonesia. Ada dua BEV ditawarkan yakni UX 300e Luxury dan RZ 450e.
Sisanya adalah mobil bermesin bensin dan hybrid serta PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Baik model BEV, HEV maupun PHEV Lexus masih diimpor CBU (Completely Built Up) dari Jepang mengingat pasarnya belum terlalu besar.
Sementara Toyota juga baru punya satu mobil listrik yakni bZ4X, saat ini berstatus spot order. Namun PT TAM (Toyota Astra Motor) mengungkapkan bahwa tahun depan akan ada satu model mobil listrik baru.
Belum diketahui jelas dan pihak Toyota enggan memberikan bocoran modelnya. Di pasar global mereka baru memasarkan bZ4X, sedangkan lini BEV lain dijual khusus konsumen China seperti bZ3X.
Toyota bZ3X memiliki kapasitas tidak jauh berbeda dari bZ4X, perbedaan utama terlihat di desainnya. Merupakan hasil kerja sama dengan GAC, bZ3X sekilas tampil seperti mobil listrik China GAC Aion V yang juga baru debut di Indonesia pada GJAW 2024.
Fasianya mengusung desain hammerhead, salah satu ciri khas atau identitas baru kendaraan elektrifikasi Toyota seperti telah digunakan pada Prius dan bZ4X.
Di China, bZ3X ditawarkan seharga 100.000 yuan-200.000 yuan atau setara Rp 219,6 jutaan-Rp 439,2 jutaan apabila dikonversi ke kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:21 WIB
13 Mei 2026, 19:15 WIB
12 Mei 2026, 12:54 WIB
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Terkini
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta