Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Toyota bernegosiasi dengan pihak terkait untuk jadikan China basis produksi mobil listrik Lexus di 2027
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Lexus, merek mobil mewah dari Toyota memiliki sejumlah lini mobil listrik yang akan diproduksi di pabrik China pada 2027. Keputusan itu diambil karena melihat tingginya permintaan EV (Electric Vehicle) terkhusus di pasar Tiongkok.
China memiliki keunggulan dari segi teknologi. Bukan tidak mungkin lini kendaraan Lexus nantinya mendapatkan pengembangan fitur penunjang keamanan maupun kenyaman berkendara.
Di sisi lain juga ada perubahan kebijakan di China. Sehingga manufaktur Jepang tersebut tengah bernegosiasi dengan pihak-pihak terkait untuk menjadikan fasilitas perakitan yang sepenuhnya dioperasikan oleh Toyota.
Dikutip dari Kyodo News, Senin (30/12) sudah ada beberapa model kendaraan ramah lingkungan dari Toyota rakitan China seperti Rav4 dan bZ4X, hasil kerja sama dengan FAW Group dan GAC (Guangzhou Automobile Group Co., Ltd).
Sebelumnya, model-model Lexus dijual di China diimpor langsung dari Jepang. Namun rencana ini bakal berubah setelah 2027.
Model Lexus bikinan China juga dikabarkan bakal dipasarkan ke negara-negara lain jika memiliki potensi penjualan kendaraan listrik yang besar.
Sebagai informasi Lexus juga menjual sejumlah model setrum di pasar Indonesia. Ada dua BEV ditawarkan yakni UX 300e Luxury dan RZ 450e.
Sisanya adalah mobil bermesin bensin dan hybrid serta PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle). Baik model BEV, HEV maupun PHEV Lexus masih diimpor CBU (Completely Built Up) dari Jepang mengingat pasarnya belum terlalu besar.
Sementara Toyota juga baru punya satu mobil listrik yakni bZ4X, saat ini berstatus spot order. Namun PT TAM (Toyota Astra Motor) mengungkapkan bahwa tahun depan akan ada satu model mobil listrik baru.
Belum diketahui jelas dan pihak Toyota enggan memberikan bocoran modelnya. Di pasar global mereka baru memasarkan bZ4X, sedangkan lini BEV lain dijual khusus konsumen China seperti bZ3X.
Toyota bZ3X memiliki kapasitas tidak jauh berbeda dari bZ4X, perbedaan utama terlihat di desainnya. Merupakan hasil kerja sama dengan GAC, bZ3X sekilas tampil seperti mobil listrik China GAC Aion V yang juga baru debut di Indonesia pada GJAW 2024.
Fasianya mengusung desain hammerhead, salah satu ciri khas atau identitas baru kendaraan elektrifikasi Toyota seperti telah digunakan pada Prius dan bZ4X.
Di China, bZ3X ditawarkan seharga 100.000 yuan-200.000 yuan atau setara Rp 219,6 jutaan-Rp 439,2 jutaan apabila dikonversi ke kurs rupiah.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
Terkini
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan
23 September 2026, 17:49 WIB
Sistem Series-Parallel Hybrid dan Power Split Device di Toyota Veloz Hybrid punya konsumsi BBM tergolong hemat
23 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz diklaim mendapat sambutan positif usai HMID menerapkan strategi baru di Indonesia
23 September 2026, 07:00 WIB
Carro resmi rambah bisnis mobil baru, kolaborasi dengan Omoda Jaecoo dan buka diler pertama di Harapan Indah
23 September 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang belum kedaluwarsa
23 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu opsi terbaik dalam mengurus dokumen berkendara berbentuk kartu
22 September 2026, 21:27 WIB
Pameran IMHAX berhasil mencatatkan rekor baru dalam hal penjualan maupun pengunjung yang datang langsung
22 September 2026, 20:01 WIB
Salah satu pameran otomotif, yakni Gaikindo Auto Week (GAW 2026) akan berlangsung pada akhir November