Bali Jadi Pasar Potensial untuk Menjual Mobil Listrik Cina
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Toyota patenkan transmisi manual palsu untuk mobil listrik, disebut mampu pertahankan sensasi berkendara yang menyenangkan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Terobosan-terobosan terus dibuat oleh Toyota. Boleh jadi mereka memang agak telat masuk pasar mobil listrik, tapi tidak membuat ide-idenya juga melambat.
Yang paling baru, Toyota patenkan transmisi manual palsu untuk mobil listrik. Kenapa palsu, karena meski rencananya memiliki pedal kopling dan tuas perpindahan, ini bukan benar-benar transmisi manual seperti yang ada pada mobil reguler.
Dalam gambar paten cara kerja sistem transmisi tergolong sederhana. Bergantung pada pengontrol khusus sebagai pengubah torsi motor listrik untuk mengejar sensasi mobil manual saat ini. Pengemudi juga bisa merasakan sensasi menginjak pedal kopling yang disebut sebagai pseudo siftter atau pseudo clutch pedal.
Dilansir dari Carscoops, terdapat kutipan dari salah satu paten:
“Kendaraan listrik ini mencakup tuas persneling dan pedal kopling seperti perpindahan gigi manual kendaraan transmisi manual. Tuas persneling dioperasikan oleh pengemudi untuk memilih mode tahapan roda gigi virtual"
Paten juga menyebutkan Toyota akan dilengkapi dengan 3 mode perpindahan transmisi berbeda. Ini tentu membuat pengemudi dapat memilih seusai dengan kebiasaan hingga kondisi pengendaraan.
Pilihan atau mode pertama adalah mengharuskan pengemudi menginjak pedal kopling dan menggeser tuas transmisi saat ingin menggerakkan mobil. Mode kedua adalah pilihan untuk tidak perlu menginjak pedal kopling sementara ketiga pengemudi bisa bebas atau berkendara layaknya mobil bertransmisi otomatis.
Jika teknologi ini benar-benar masuk jalur produksi di masa depan, boleh dibilang menjadi jawaban kaum puritan mobil-mobil manual dalam menatap EV. Setidaknya sensasi berkendara yang tidak serba otomatis akan tetap terjaga.
Contoh, Toyota Supra di masa depan yang menggunakan teknologi EV tetap akan memiliki sensasi seperti generasi sebelumnya. Adrenaline para pengemudi tetap akan mengalir deras ketika merasakan performa dengan hentakan-hentakan khas mobil sport bertransmisi manual. Dan ini tentu akan membangkitkan legenda-legenda sportscar Toyota lawas lainnya yang memiliki banyak penggemar fanatik, bisa jadi akan kembali diproduksi menjadi mobil listrik.
Rasa dari perpindahan pada rpm tinggi masih bisa dipertahankan berkat transmisi manual palsu hasil pengembangan Toyota. Apakah Anda salah satu car enthusiast yang menyambut gembira dengan teknologi ini?
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Mei 2026, 19:00 WIB
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
11 Mei 2026, 19:00 WIB
Dua manufaktur mobil listrik asal Tiongkok melihat adanya peluang besar menjual EV di Cina, ini alasannya
11 Mei 2026, 17:03 WIB
Kehadiran BYD M6 PHEV makin dekat ke Indonesia setelah kode mobilnya diduga terdaftar di dokumen Permendagri
11 Mei 2026, 07:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi salah satu lokasi SIM keliling Bandung
11 Mei 2026, 06:59 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini, simak lokasinya
10 Mei 2026, 21:33 WIB
Penta Prima Paint incar konsumen modifikator di ajang The Elite Showcase 2026, lima produk baru diluncurkan
10 Mei 2026, 20:18 WIB
MotoGP Prancis 2026 jadi momentum bersejarah untuk Aprilia, Martin hingga Ogura mampu menyabet podium
10 Mei 2026, 18:48 WIB
Wuling Eksion mendapatkan respons yang positif dari para konsumen di Tanah Air, ribuan unit terpesan
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta