Toyota Kini Punya Perusahaan Untuk Kembangkan Baterai Kendaraan
08 Oktober 2024, 23:30 WIB
Demi menghadirkan kendaraan listrik di pasar Amerika Serikat, Toyota – Panasonic Beli Lithium dari ioneer
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Perusahaan baterai milik Toyota Motor Corp dan Panasonic Corp akan membeli lithium dari proyek penambangan Rhyolite Ridge ioneer Ltd. Toyota – Panasonic beli lithium dari ioneer untuk membuat baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat.
Dikutip dari Reuters, kesepakatan ini diumumkan pada Minggu (31/07). Berdasarkan kesepakatan ioneer akan memasok 4.000 ton lithium karbonat setiap tahun selama lima tahun ke depan.
Pengiriman dilakukan ke Prime Planet Energy & Solutions (PPES) yang dibentuk Toyota dan Panasonic pada 2020.
Adapun pasokan akan dimulai pada 2025, garis waktu sebagian bergantung pada ioneer yang memperoleh pembiayaan dan perijinan. Selain itu juga mencakup pada PPES bahwa lithium akan digunakan untuk membuat suku cadang baterai kendaraan listrik di Amerika Serikat untuk pasar negara tersebut.
Diketahui bahwa PPES memiliki basis di Jepang dan dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk membangun pabrik baterai di Carolina Utara bagian barat.
“Seluruh tujuan dari perjanjian ini adalah agar lithium bisa digunakan di Amerika Serikat,” ucap James Calaway, Ketua Eksekutif ioneer kepada Reuters.
Sedangkan PPES yakni Hiroaki Koda mengatakan bahwa kesempatan yang dimiliki dengan ioneer, memberikan langkah pertama bagi pihaknya untuk mengamankan pasokan lithium AS.
Ia juga mengaku percaya bahwa teknologi yang dimiliki ioneer mampu memberikan dampak positif.
Jumlah lithium dan akan dipasok ioneer ke PPES cukup untuk membuatnya sekitar 150 ribu baterai kendaraan listrik per tahun. Meskipun angka itu akan bervariasi tergantung pada desain dan faktor lainnya.
Ioneer sendiri merupakan perusahaan berbasis di Australia dan bertujuan untuk memproduksi 21 ribu ton lithium di Nevada setiap tahun pada 2025. Tahun lalu, Ford Motor melakukan penandatanganan kesepakatan dengan ioneer.
Lalu ioneer juga melakukan kerjasama dengan Ecopro Korea Selatan.
Panasonic Corp sendiri diketahui telah memilih Kansas sebagai lokasi pabrik besarnya yang bernilai miliaran dolar, untuk memproduksi baterai kendaraan listrik di sana.
Kansas sendiri dipilih karena adanya paket insentif terbesar dan ditawarkan bagi perusahaan swasta. Diketahui insentif negara bagian tersebut dapat mencapai 1 miliar dolar AS.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Oktober 2024, 23:30 WIB
Terkini
25 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik baru Wuling terpantau ada dalam daftar Pangkalan Data Kekayaan Intelektual dengan nama Aira ev
25 Mei 2026, 19:00 WIB
New Toyota GR Yaris diberikan berbagai pembaruan, lalu mobil tersebut diniagakan di angka Rp 1,1 miliaran
25 Mei 2026, 18:54 WIB
Honda telah memastikan tidak akan merilis Honda Prelude varian Type R karena memiliki target konsumen yang berbeda dari Civic.
25 Mei 2026, 11:00 WIB
Berkaca dari data pembeli Prelude, loyalis Honda disebut memiliki peran penting dalam mendongkrak penjualan
25 Mei 2026, 09:00 WIB
Teknologi REEV yang bakal masuk di Indonesia dalam waktu dekat dan memiliki beberapa keunggulan yang menarik
25 Mei 2026, 07:00 WIB
Banyak yang menganggap masalah pada mobil bisa diperbaiki sendiri, namun jika dipaksakan akan menjadi masalah
25 Mei 2026, 06:01 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM bisa dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta, ada di lima lokasi berbeda
25 Mei 2026, 06:00 WIB
Kepolisian kembali menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara motor maupun mobil