BYD Berniat Punya Pabrik Baterai di Subang Demi Tingkatkan TKDN
06 September 2026, 01:22 WIB
EV Smart Mobility akan menjadi gambaran transportasi masa depan Bali yang sudah mulai dikembangkan secara optimal
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – EV Smart Mobility atau ekosistem kendaraan elektrifikasi yang digagas 5 pabrikan otomotif Jepang gambarkan masa depan Bali
Bali kini memiliki ekosistem mobil listrik paling terdepan dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Langkah 5 pabrikan otomotif Jepang yakni Toyota, Mitsubishi, Nissan, Fuso dan Isuzu dalam menjalankan EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua, Bali diharapkan mampu menekan emisi gas buang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan warga lokal dan tentunya para wisatawan.
Henry Tanoto, Vice Presiden Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan bahwa target secara umum dari project kerjasama ini diharapkan lebih banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Toyota sendiri seperti kita ketahui sudah sekitar setahun lalu di lokasi yang sama dan bisa menghitung pengurangan emisinya.
"Di Nusa Dua kita sudah lakukan satu tahun lalu dengan kurang lebih sudah 1.300 pelanggan yang menggunakan lineup Toyota. Total jarak tempuhnya lebih dari 90 ribu kilometer. Saat kita hitung-hitung penghematan atau penurun emisi tidak sedikit, kalau ke semuanya menggunakan teknologi elektrifikasi mungkin sekitar 65 persen," jelas Henry di sela-sela peresmian EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua (Rabu 27 Juli 2022).
Wayan Koster, Gubernur Bali pada kesempatan yang sama sangat antusias menyambut baik project elektrifikasi gagasan 5 pabrikan otomotif Jepang ini karena selaras dengan tujuan Bali bebas emisi.
"Saya sangat senang dengan project ini karena merupakan bagian dari implementasi visi-misi pembangunan Bali menuju Bali baru yang menjaga kesucian dan keharmonisan untuk meningkatkan masyarkat. Ini menggambarkan masa depan yang dituju, tidak hanya kemakmuran dari sisi ekonomi namun sesuai dengan budaya, agama dan kearifan lokal lewat dukungan kebijakan juga regulasinya," kata Wayan dalam sambutannya.
Bali sendiri menurut Wayan di sektor Hulu mengenai energi sudah diatur dalam Bali Energi Bersih yang bersumber dari energi terbarukan rendah emisi. Pihaknya bertekad tidak akan menggunakan tenaga pembangkit listrik fosil seperti batu bara atau BBM dan harus menggunakan energi lain atau setidaknya gas.
"Saya juga bertekad agar Bali ke depan bisa menjadi contoh daerah dengan sistem percepatan elektifikasi di Indonesia," kata Wayan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda
05 September 2026, 17:00 WIB
Harga Mitsubishi Pajero terbaru terungkap, jadi gambaran banderol untuk pasar Indonesia di masa mendatang