Chery Q Debut di GIIAS 2026, Sudah Terpesan 3.000 Unit
19 Juli 2026, 12:00 WIB
EV Smart Mobility akan menjadi gambaran transportasi masa depan Bali yang sudah mulai dikembangkan secara optimal
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – EV Smart Mobility atau ekosistem kendaraan elektrifikasi yang digagas 5 pabrikan otomotif Jepang gambarkan masa depan Bali
Bali kini memiliki ekosistem mobil listrik paling terdepan dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Langkah 5 pabrikan otomotif Jepang yakni Toyota, Mitsubishi, Nissan, Fuso dan Isuzu dalam menjalankan EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua, Bali diharapkan mampu menekan emisi gas buang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan warga lokal dan tentunya para wisatawan.
Henry Tanoto, Vice Presiden Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan bahwa target secara umum dari project kerjasama ini diharapkan lebih banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Toyota sendiri seperti kita ketahui sudah sekitar setahun lalu di lokasi yang sama dan bisa menghitung pengurangan emisinya.
"Di Nusa Dua kita sudah lakukan satu tahun lalu dengan kurang lebih sudah 1.300 pelanggan yang menggunakan lineup Toyota. Total jarak tempuhnya lebih dari 90 ribu kilometer. Saat kita hitung-hitung penghematan atau penurun emisi tidak sedikit, kalau ke semuanya menggunakan teknologi elektrifikasi mungkin sekitar 65 persen," jelas Henry di sela-sela peresmian EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua (Rabu 27 Juli 2022).
Wayan Koster, Gubernur Bali pada kesempatan yang sama sangat antusias menyambut baik project elektrifikasi gagasan 5 pabrikan otomotif Jepang ini karena selaras dengan tujuan Bali bebas emisi.
"Saya sangat senang dengan project ini karena merupakan bagian dari implementasi visi-misi pembangunan Bali menuju Bali baru yang menjaga kesucian dan keharmonisan untuk meningkatkan masyarkat. Ini menggambarkan masa depan yang dituju, tidak hanya kemakmuran dari sisi ekonomi namun sesuai dengan budaya, agama dan kearifan lokal lewat dukungan kebijakan juga regulasinya," kata Wayan dalam sambutannya.
Bali sendiri menurut Wayan di sektor Hulu mengenai energi sudah diatur dalam Bali Energi Bersih yang bersumber dari energi terbarukan rendah emisi. Pihaknya bertekad tidak akan menggunakan tenaga pembangkit listrik fosil seperti batu bara atau BBM dan harus menggunakan energi lain atau setidaknya gas.
"Saya juga bertekad agar Bali ke depan bisa menjadi contoh daerah dengan sistem percepatan elektifikasi di Indonesia," kata Wayan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 Juli 2026, 12:00 WIB
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Terkini
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Fabio Quartararo resmi bergabung ke tim pabrikan Honda mulai MotoGP 2027 dengan kontrak selama dua tahun
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Kepolisian berusaha meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, seperti dengan menghadirkan SIM keliling Bandung
22 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta dapat melayani perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak persyaratannya
22 Juli 2026, 06:00 WIB
Pengguna kendaraan roda empat harap memperhatikan aturan ganjil genap Jakarta hari ini yang dimulai sejak pagi
21 Juli 2026, 23:36 WIB
Fitur V2L pada Chery Tiggo 9 CSH bisa berguna saat rumah tengah mengalami pemadaman listrik secara massal
21 Juli 2026, 21:23 WIB
Changan Deepal S05 resmi dipasarkan untuk para konsumen di Indonesia, mobil ini dipasarkan dalam dua varian
21 Juli 2026, 13:00 WIB
Helm pembalap tampil semakin istimewa dan mudah dikenali dengan penambahan livery maupun corak khusus
21 Juli 2026, 11:00 WIB
Mitsubishi XForce Hybrid tidak disarankan menggunakan BBM dengan RON 90 atau setara Pertalite dari Pertamina