Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
EV Smart Mobility akan menjadi gambaran transportasi masa depan Bali yang sudah mulai dikembangkan secara optimal
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – EV Smart Mobility atau ekosistem kendaraan elektrifikasi yang digagas 5 pabrikan otomotif Jepang gambarkan masa depan Bali
Bali kini memiliki ekosistem mobil listrik paling terdepan dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Langkah 5 pabrikan otomotif Jepang yakni Toyota, Mitsubishi, Nissan, Fuso dan Isuzu dalam menjalankan EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua, Bali diharapkan mampu menekan emisi gas buang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan warga lokal dan tentunya para wisatawan.
Henry Tanoto, Vice Presiden Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan bahwa target secara umum dari project kerjasama ini diharapkan lebih banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Toyota sendiri seperti kita ketahui sudah sekitar setahun lalu di lokasi yang sama dan bisa menghitung pengurangan emisinya.
"Di Nusa Dua kita sudah lakukan satu tahun lalu dengan kurang lebih sudah 1.300 pelanggan yang menggunakan lineup Toyota. Total jarak tempuhnya lebih dari 90 ribu kilometer. Saat kita hitung-hitung penghematan atau penurun emisi tidak sedikit, kalau ke semuanya menggunakan teknologi elektrifikasi mungkin sekitar 65 persen," jelas Henry di sela-sela peresmian EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua (Rabu 27 Juli 2022).
Wayan Koster, Gubernur Bali pada kesempatan yang sama sangat antusias menyambut baik project elektrifikasi gagasan 5 pabrikan otomotif Jepang ini karena selaras dengan tujuan Bali bebas emisi.
"Saya sangat senang dengan project ini karena merupakan bagian dari implementasi visi-misi pembangunan Bali menuju Bali baru yang menjaga kesucian dan keharmonisan untuk meningkatkan masyarkat. Ini menggambarkan masa depan yang dituju, tidak hanya kemakmuran dari sisi ekonomi namun sesuai dengan budaya, agama dan kearifan lokal lewat dukungan kebijakan juga regulasinya," kata Wayan dalam sambutannya.
Bali sendiri menurut Wayan di sektor Hulu mengenai energi sudah diatur dalam Bali Energi Bersih yang bersumber dari energi terbarukan rendah emisi. Pihaknya bertekad tidak akan menggunakan tenaga pembangkit listrik fosil seperti batu bara atau BBM dan harus menggunakan energi lain atau setidaknya gas.
"Saya juga bertekad agar Bali ke depan bisa menjadi contoh daerah dengan sistem percepatan elektifikasi di Indonesia," kata Wayan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV