Lamborghini Batal Bikin Mobil Listrik: Hampir Tak Ada Peminat
02 Maret 2026, 16:06 WIB
EV Smart Mobility akan menjadi gambaran transportasi masa depan Bali yang sudah mulai dikembangkan secara optimal
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – EV Smart Mobility atau ekosistem kendaraan elektrifikasi yang digagas 5 pabrikan otomotif Jepang gambarkan masa depan Bali
Bali kini memiliki ekosistem mobil listrik paling terdepan dibandingkan provinsi-provinsi lain di Indonesia. Langkah 5 pabrikan otomotif Jepang yakni Toyota, Mitsubishi, Nissan, Fuso dan Isuzu dalam menjalankan EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua, Bali diharapkan mampu menekan emisi gas buang sehingga dapat meningkatkan kenyamanan warga lokal dan tentunya para wisatawan.
Henry Tanoto, Vice Presiden Director PT Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan bahwa target secara umum dari project kerjasama ini diharapkan lebih banyak masyarakat menggunakan kendaraan listrik. Toyota sendiri seperti kita ketahui sudah sekitar setahun lalu di lokasi yang sama dan bisa menghitung pengurangan emisinya.
"Di Nusa Dua kita sudah lakukan satu tahun lalu dengan kurang lebih sudah 1.300 pelanggan yang menggunakan lineup Toyota. Total jarak tempuhnya lebih dari 90 ribu kilometer. Saat kita hitung-hitung penghematan atau penurun emisi tidak sedikit, kalau ke semuanya menggunakan teknologi elektrifikasi mungkin sekitar 65 persen," jelas Henry di sela-sela peresmian EV Smart Mobility-Joint Project di Nusa Dua (Rabu 27 Juli 2022).
Wayan Koster, Gubernur Bali pada kesempatan yang sama sangat antusias menyambut baik project elektrifikasi gagasan 5 pabrikan otomotif Jepang ini karena selaras dengan tujuan Bali bebas emisi.
"Saya sangat senang dengan project ini karena merupakan bagian dari implementasi visi-misi pembangunan Bali menuju Bali baru yang menjaga kesucian dan keharmonisan untuk meningkatkan masyarkat. Ini menggambarkan masa depan yang dituju, tidak hanya kemakmuran dari sisi ekonomi namun sesuai dengan budaya, agama dan kearifan lokal lewat dukungan kebijakan juga regulasinya," kata Wayan dalam sambutannya.
Bali sendiri menurut Wayan di sektor Hulu mengenai energi sudah diatur dalam Bali Energi Bersih yang bersumber dari energi terbarukan rendah emisi. Pihaknya bertekad tidak akan menggunakan tenaga pembangkit listrik fosil seperti batu bara atau BBM dan harus menggunakan energi lain atau setidaknya gas.
"Saya juga bertekad agar Bali ke depan bisa menjadi contoh daerah dengan sistem percepatan elektifikasi di Indonesia," kata Wayan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Fasilitas SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi warga Ibu Kota yang ingin memperpanjang masa berlaku