Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota kini punya punya perusahaan sendiri untuk mengembangkan baterai kendaraan yang terus berkembang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan meluncurkan anak perusahaannya yaitu Toyota Battery Company yang sebelumnya lebih dikenal sebagai Primearth EV Energy Company Ltd. Pabrikan asal Jepang tersebut telah resmi mengakuisisi saham Panasonic Holding sebesar 19,5 persen.
Peluncuran anak perusahaan terbaru itu dilakukan di Kosai Battery Park dan bakal dihadiri oleh para petinggi perusahaan termasuk Akio Toyoda, Chairman Toyota serta Masamichi Okada, Presiden Toyota Battery Company.
“Hadirnya Toyota Battery Company akan berkontribusi pada strageti Multi-Pathway Toyota. Sebab kami siap memproduksi baterai untuk digunakan pada HEV (Hybrid Electric Vehicles), PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicles), BEV (Battery Electric Vehicles) dan Fuel Cell Vehicles,” ungkap Masamichi Okada.
Ia pun menambahkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya akan mengeksplorasi semua cara guna mendukung komitmen Toyota dalam mengembangkan kendaraan hidrogen. Salah satunya adalah menggunakan baterai untuk memperpanjang jarak tempuhnya.
Perlu diketahui bahwa sebenarnya Toyota Motor Corporation sudah menjadi pemilik Primearth EV Energy Company Ltd sejak Maret 2024.
Namun penggantian nama baru bisa dilakukan pada Oktober 2024 karena ada banyak perubahan yang harus diselesaikan terlebih dulu. Nantinya perusahaan tersebut akan berkantor di Kosai City, prefektur Shizuoka.
Perjalanan Toyota untuk menjadi pemegang saham terbesar pun sebenarnya cukup panjang karena Primearth EV Energy Company Ltd sudah berdiri sejak Desember 1996. Ketika itu Toyota hanya memiliki saham 40 persen dan Panasonic 60 persen.
Pada 2005, terjadi perubahan signifikan karena saham Toyota meningkat menjadi 60 persen sementara Panasonic hanya 40 persen.
Setelah itu di 2010, kepemilikan saham Toyota kembali bertambah menjadi 80,5 persen sementara Panasonic tersisa 19,5 persen.
Maret 2024, Toyota pun resmi membeli seluruh saham milik Panasonic. Berkat ini perusahaan asal Jepang itu pun menjadi pemilik perusahaan sepenuhnya.
Toyota Battery Company nantinya akan bertanggung jawab untuk mengembangkan baterai yang sesuai kebutuhan kendaraan buatan perusahaan induk. Hal ini tentu menjadi sangat penting karena perkembangan baterai di dunia otomotif tumbuh sangat cepat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
14 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa mengurai kemacetan panjang di sejumlah jalan protokol Ibu Kota, Ganjil Genap Jakarta masih berlaku
14 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi terbaik untuk Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara hari ini
14 September 2026, 05:48 WIB
Kembali beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak informasi lengkap SIM keliling Jakarta hari ini
13 September 2026, 19:55 WIB
Marc Marquez kembali mendominasi dan ada di puncak klasemen sementara setelah MotoGP San Marino 2026
13 September 2026, 18:11 WIB
Astra Financial menunjukkan komitmennya akan penguatan literasi keuangan di Indonesia mencetak Duta OJK Peduli
13 September 2026, 17:47 WIB
YIMM baru saja menggelar acara Yamaha Dirt Bike Experience chapter Skill Up berlokasi di Sirkuit Cibereum
12 September 2026, 22:30 WIB
Varian terendah GWM Wey G9 dibekali teknologi hybrid dengan harga Rp 1,15 miliar on the road Jakarta
12 September 2026, 21:41 WIB
Asuransi Astra memasuki usia 70 tahun dengan menjaga kepercayaan para pelanggan dengan sejumlah terobosan