Kabar Pergantian Merek Daihatsu ke Toyota Dipastikan Hoax
03 April 2025, 17:34 WIB
Toyota kini punya punya perusahaan sendiri untuk mengembangkan baterai kendaraan yang terus berkembang
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota akan meluncurkan anak perusahaannya yaitu Toyota Battery Company yang sebelumnya lebih dikenal sebagai Primearth EV Energy Company Ltd. Pabrikan asal Jepang tersebut telah resmi mengakuisisi saham Panasonic Holding sebesar 19,5 persen.
Peluncuran anak perusahaan terbaru itu dilakukan di Kosai Battery Park dan bakal dihadiri oleh para petinggi perusahaan termasuk Akio Toyoda, Chairman Toyota serta Masamichi Okada, Presiden Toyota Battery Company.
“Hadirnya Toyota Battery Company akan berkontribusi pada strageti Multi-Pathway Toyota. Sebab kami siap memproduksi baterai untuk digunakan pada HEV (Hybrid Electric Vehicles), PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicles), BEV (Battery Electric Vehicles) dan Fuel Cell Vehicles,” ungkap Masamichi Okada.
Ia pun menambahkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya akan mengeksplorasi semua cara guna mendukung komitmen Toyota dalam mengembangkan kendaraan hidrogen. Salah satunya adalah menggunakan baterai untuk memperpanjang jarak tempuhnya.
Perlu diketahui bahwa sebenarnya Toyota Motor Corporation sudah menjadi pemilik Primearth EV Energy Company Ltd sejak Maret 2024.
Namun penggantian nama baru bisa dilakukan pada Oktober 2024 karena ada banyak perubahan yang harus diselesaikan terlebih dulu. Nantinya perusahaan tersebut akan berkantor di Kosai City, prefektur Shizuoka.
Perjalanan Toyota untuk menjadi pemegang saham terbesar pun sebenarnya cukup panjang karena Primearth EV Energy Company Ltd sudah berdiri sejak Desember 1996. Ketika itu Toyota hanya memiliki saham 40 persen dan Panasonic 60 persen.
Pada 2005, terjadi perubahan signifikan karena saham Toyota meningkat menjadi 60 persen sementara Panasonic hanya 40 persen.
Setelah itu di 2010, kepemilikan saham Toyota kembali bertambah menjadi 80,5 persen sementara Panasonic tersisa 19,5 persen.
Maret 2024, Toyota pun resmi membeli seluruh saham milik Panasonic. Berkat ini perusahaan asal Jepang itu pun menjadi pemilik perusahaan sepenuhnya.
Toyota Battery Company nantinya akan bertanggung jawab untuk mengembangkan baterai yang sesuai kebutuhan kendaraan buatan perusahaan induk. Hal ini tentu menjadi sangat penting karena perkembangan baterai di dunia otomotif tumbuh sangat cepat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 17:34 WIB
25 Maret 2025, 16:05 WIB
25 Maret 2025, 15:42 WIB
24 Maret 2025, 11:15 WIB
20 Maret 2025, 13:00 WIB
Terkini
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang