10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Toyota Indonesia gandeng ITS (Institut Teknologi Sepuluh November), Surabaya dalam kampanyekan energi baru terbarukan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Indonesia kembali menggelar Seminar Nasional dengan tema Transisi Energi Baru Terbarukan Menuju Net Zero Emission (NZE) dan Tantangannya. Dalam penyelenggaraannya Toyota Indonesia gandeng ITS (Institut Teknologi Sepuluh November), Surabaya sebagai tempat acara.
Seminar tersebut adalah lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di Universitas Dipenogoro (Undip), Semarang dan Universitas Udayana, Bali. Menurut brand asal Jepang ini adalah sinergi positif Triple Helix antara pemerintah, akademisi serta industri untuk bersama-sama mewujudkan penurunan emisi karbon di Indonesia.
Seminar nasional tahap ketiga bersama ITS memfokuskan tema pembahasan transisi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai prioritas nasional Pemerintah. Hal ini merupakan dukungan penuh kepada Pemerintah dalam mewujudkan pengurangan karbon emisi.
“Transisi menuju energi baru terbarukan memegang peran penting dalam menjaga ketersediaan energi dan lingkungan yang lebih hijau untuk generasi di masa depan. Harapannya kita bersama-sama menyikapi perubahan sebagai kesempatan untuk mengoptimalkan pertumbuhan bangsa Indonesia,” ungkap Bob Azam Direktur Hubungan Eksternal PT TMMIN.
Selama ini transisi energi didefiniskan dengan pemanfaatan dan peningkatan semaksimal mungkin pengunaan energi bersih. Toyota Indonesia pun menyampaikan bahwa pada implementasinya terdapat beragam tantangan pengembangan EBT di Indonesia.
Hal ini karena karakteristik geografis yang beragam sehingga setiap wilayah memiliki potensi serta pendekatan berbeda. Oleh karenanya diperlukan penyesuaian agar potensi masing-masing wilayah dapat tergali secara optimal.
Banyaknya pilihan energi pun ditunjukkan oleh Toyota dengan melakukan pendekatan Multi-pathway yaitu sinergi ragam teknologi kendaraan elektrifikasi dan pemanfaatan energi rendah emisi. Mulai dari biofuel, ethanol hingga hydogren agar pengembangan dapat berjalan maksimal.
Selain itu mereka juga telah mengoptimalisasi implementasi EBT dalam proses manufaktur. Dengan demikian setiap pabrik Toyota di Indonesia sudah lebih ramah lingkungan.
Mereka juga telah mendirikan Toyota xEV Center yang didirikan di Karawang Barat. Fasilitas ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada publik mengenai sistem elektrifikasi.
Di sana ditunjukkan beberapa teknologi Toyota yang telah digunakan untuk mencapai tujuan netralitas karbon. Adapun teknologinya meliputi Flexi engine (bio-fuel), HEV (Hybrid Electric Vehicle), PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), BEV (Battery Electric Vehicle) dan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
16 Oktober 2026, 13:00 WIB
Yadea GT80 bersiap untuk melanjutkan kesuksesan misi terdahulu untuk menaklukkan tantangan jarak tempuh
16 Oktober 2026, 11:00 WIB
Mobil listrik menorehkan capaian positif di September 2026, EV berukuran kompak mendominasi daftar wholesales
16 Oktober 2026, 09:00 WIB
BYD sebut saat ini sudah memenuhi kewajiban TKDN lebih dari 40 persen, siap ikuti regulasi baru tahun depan
16 Oktober 2026, 07:00 WIB
BYD M6 EV menjadi salah satu mobil listrik yang bisa melakukan pengisian daya super cepat hanya lima menit
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama