Startegi Toyota Tingkatkan Pendidikan Vokasi di Lombok
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Indonesia gandeng ITS (Institut Teknologi Sepuluh November), Surabaya dalam kampanyekan energi baru terbarukan
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota Indonesia kembali menggelar Seminar Nasional dengan tema Transisi Energi Baru Terbarukan Menuju Net Zero Emission (NZE) dan Tantangannya. Dalam penyelenggaraannya Toyota Indonesia gandeng ITS (Institut Teknologi Sepuluh November), Surabaya sebagai tempat acara.
Seminar tersebut adalah lanjutan dari kegiatan serupa yang sebelumnya dilakukan di Universitas Dipenogoro (Undip), Semarang dan Universitas Udayana, Bali. Menurut brand asal Jepang ini adalah sinergi positif Triple Helix antara pemerintah, akademisi serta industri untuk bersama-sama mewujudkan penurunan emisi karbon di Indonesia.
Seminar nasional tahap ketiga bersama ITS memfokuskan tema pembahasan transisi energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai prioritas nasional Pemerintah. Hal ini merupakan dukungan penuh kepada Pemerintah dalam mewujudkan pengurangan karbon emisi.
“Transisi menuju energi baru terbarukan memegang peran penting dalam menjaga ketersediaan energi dan lingkungan yang lebih hijau untuk generasi di masa depan. Harapannya kita bersama-sama menyikapi perubahan sebagai kesempatan untuk mengoptimalkan pertumbuhan bangsa Indonesia,” ungkap Bob Azam Direktur Hubungan Eksternal PT TMMIN.
Selama ini transisi energi didefiniskan dengan pemanfaatan dan peningkatan semaksimal mungkin pengunaan energi bersih. Toyota Indonesia pun menyampaikan bahwa pada implementasinya terdapat beragam tantangan pengembangan EBT di Indonesia.
Hal ini karena karakteristik geografis yang beragam sehingga setiap wilayah memiliki potensi serta pendekatan berbeda. Oleh karenanya diperlukan penyesuaian agar potensi masing-masing wilayah dapat tergali secara optimal.
Banyaknya pilihan energi pun ditunjukkan oleh Toyota dengan melakukan pendekatan Multi-pathway yaitu sinergi ragam teknologi kendaraan elektrifikasi dan pemanfaatan energi rendah emisi. Mulai dari biofuel, ethanol hingga hydogren agar pengembangan dapat berjalan maksimal.
Selain itu mereka juga telah mengoptimalisasi implementasi EBT dalam proses manufaktur. Dengan demikian setiap pabrik Toyota di Indonesia sudah lebih ramah lingkungan.
Mereka juga telah mendirikan Toyota xEV Center yang didirikan di Karawang Barat. Fasilitas ini dibangun dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan kepada publik mengenai sistem elektrifikasi.
Di sana ditunjukkan beberapa teknologi Toyota yang telah digunakan untuk mencapai tujuan netralitas karbon. Adapun teknologinya meliputi Flexi engine (bio-fuel), HEV (Hybrid Electric Vehicle), PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), BEV (Battery Electric Vehicle) dan FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 20:00 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Juli 2026, 21:09 WIB
Stasiun pengisian kendaraan listrik Voltron Hub Puri Indah menawarkan opsi ultra fast charging ke konsumen
18 Juli 2026, 21:06 WIB
Pangsa pasar Daihatsu di Juni 2026 berhasil tembus 17,1 persen, naik dari capaian di tahun sebelumnya
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya