Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Toyota gigacasting dikembangkan untuk bisa memangkas waktu hingga biaya dalam memproduksi mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ada beberapa alasan Tesla bisa jadi pemimpin pasar mobil listrik buat saat ini. Salah satunya adalah pemakaian metode gigacasting dalam memproduksi kendaraan.
Untuk diketahui jika pakai proses die-casting berarti suku cadang alumunium bisa lebih banyak dibanding menggunakan mesin lain. Sehingga waktu produksi bisa lebih efisien dan hemat waktu.
Riccardo Ferrario, General Manager Idra Group yang membangung gigacasting pertama buat Tesla di 2020 menyebut proses ini tidak hanya menghemat waktu tapi juga biaya.
“Visi kami adalah mengurangi biaya produksi mobil listrik murni sampai mobil itu bisa dibeli semua orang,” ucap Riccardo dikutip dari The Japan Times, Rabu (8/11).
Seiring berjalan waktu dan ketertarikan pabrik terhadap alat tersebut, harga gigacasting diprediksi bisa terus naik dan mencapai puncak pada 2030, dari angka normal US$751 juta menjadi US$2.6 miliar (Rp11.7 miliar – menjadi Rp40.7 miliar).
Meski diketahui Toyota saat ini fokus pada kendaraan hybrid, pabrik asal Jepang tersebut masih mengembangkan teknologi inovasi baterai untuk lini elektrifikasinya di masa mendatang.
Bicara soal produksi Toyota gigacasting akan berjalan beriringan dengan metode tradisional yang sudah digunakan sejak lama. Hal tersebut guna menghindari kemungkinan kerugian akibat kerusakan jika ada masalah pada gigacasting.
Kazuaki Shingo, Chief Production Officer Toyota mengaku pihaknya masih belum mumpuni dalam hal gigacasting.
“Namun kami sudah pakai metode casting untuk waktu cukup lama dan percaya kami bisa memproduksi kendaraan yang lebih murah, ringan dan lebih ‘tipis’ dengan performa tinggi,” ungkap Kazuaki.
Toyota sendiri punya target memproduksi 600.000 mobil listrik di 2025, meningkat dari target awal di 2024 sebanyak 190.000 unit.
Hanya saja di tujuh bulan pertama 2023 jumalh penjualan baru mencapai 7.400. Tentu perlu ada strategi baru ditetapkan demi mengejar angka yang telah ditetapkan.
Selain gigacasting, Toyota mengembangkan teknologi baterai berkapasitas lebih besar untuk mobil listrik sehingga bisa menjelajah sampai 800 km. Sampai hari itu tiba, pabrik bakal terus memperkenalkan beragam model mobil listrik guna menarik minat masyarakat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan
30 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota menjadi produsen mobil terbesar di Indonesia pada Februari 2026 disusul Mitsubishi Motors dan Daihatsu
30 Maret 2026, 09:53 WIB
Bezzecchi dan Martin berhasil mempertahankan posisi mereka di klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Amerika
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di sejumlah lokasi yang kerap terjadi kemacetan lalu lintas
30 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta kembali dioperasikan seperti biasa di awal pekan, simak lokasi serta persyaratannya
30 Maret 2026, 06:00 WIB
Jelang akhir bulan, SIM keliling Bandung tetap melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
30 Maret 2026, 03:55 WIB
Marco Bezzecchi memenangkan MotoGP Amerika 2026 ditemani rekan segarasinya, Jorge Martin di urutan kedua