Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota gigacasting dikembangkan untuk bisa memangkas waktu hingga biaya dalam memproduksi mobil listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ada beberapa alasan Tesla bisa jadi pemimpin pasar mobil listrik buat saat ini. Salah satunya adalah pemakaian metode gigacasting dalam memproduksi kendaraan.
Untuk diketahui jika pakai proses die-casting berarti suku cadang alumunium bisa lebih banyak dibanding menggunakan mesin lain. Sehingga waktu produksi bisa lebih efisien dan hemat waktu.
Riccardo Ferrario, General Manager Idra Group yang membangung gigacasting pertama buat Tesla di 2020 menyebut proses ini tidak hanya menghemat waktu tapi juga biaya.
“Visi kami adalah mengurangi biaya produksi mobil listrik murni sampai mobil itu bisa dibeli semua orang,” ucap Riccardo dikutip dari The Japan Times, Rabu (8/11).
Seiring berjalan waktu dan ketertarikan pabrik terhadap alat tersebut, harga gigacasting diprediksi bisa terus naik dan mencapai puncak pada 2030, dari angka normal US$751 juta menjadi US$2.6 miliar (Rp11.7 miliar – menjadi Rp40.7 miliar).
Meski diketahui Toyota saat ini fokus pada kendaraan hybrid, pabrik asal Jepang tersebut masih mengembangkan teknologi inovasi baterai untuk lini elektrifikasinya di masa mendatang.
Bicara soal produksi Toyota gigacasting akan berjalan beriringan dengan metode tradisional yang sudah digunakan sejak lama. Hal tersebut guna menghindari kemungkinan kerugian akibat kerusakan jika ada masalah pada gigacasting.
Kazuaki Shingo, Chief Production Officer Toyota mengaku pihaknya masih belum mumpuni dalam hal gigacasting.
“Namun kami sudah pakai metode casting untuk waktu cukup lama dan percaya kami bisa memproduksi kendaraan yang lebih murah, ringan dan lebih ‘tipis’ dengan performa tinggi,” ungkap Kazuaki.
Toyota sendiri punya target memproduksi 600.000 mobil listrik di 2025, meningkat dari target awal di 2024 sebanyak 190.000 unit.
Hanya saja di tujuh bulan pertama 2023 jumalh penjualan baru mencapai 7.400. Tentu perlu ada strategi baru ditetapkan demi mengejar angka yang telah ditetapkan.
Selain gigacasting, Toyota mengembangkan teknologi baterai berkapasitas lebih besar untuk mobil listrik sehingga bisa menjelajah sampai 800 km. Sampai hari itu tiba, pabrik bakal terus memperkenalkan beragam model mobil listrik guna menarik minat masyarakat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan