Biaya Pertamax Full Tank buat MPV, Innova Zenix Rp 800 Ribuan
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Toyota gelar seminar terkait hidrogen sebagai bahan bakar di masa depan untuk mencapai netralitas karbon
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota gelar seminar nasional di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Tema yang mereka angkat kali ini adalah ‘Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 di Indonesia’.
Pemerintah memiliki target mencapai netralitas karbon di 2060 dan transportasi menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian. Toyota pun menilai hidrogen bisa menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) di masa depan.
“Pemanfaatan multi teknologi dari berbagai sumber energi berfokus pada reduksi emisi, manjadi suatu keniscayaan untuk mengejar target NZE . Terutama di sektor transportasi yang digadang-gadang menjadi salah satu fokus utama dalam dekarbonisasi,” ujar Nandi Julyanto Presiden Direktur PT TMMIN (08/11).
Dalam siaran pers disampaikan bahwa Indonesia dipercaya memiliki potensi hidrogen sangat besar dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Lokasinya pun cukup tersebar mulai Kalimantan Utara, Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara hingga Papua.
Tak tanggung-tanggung, Pemerintah mengklaim Indonesia memiliki potensi memproduksi listrik dari EBT dengan kapasitas 3.000 gigawatt. Tapi pemanfaatannya saat ini baru mencapai 12.5 gigawatt.
“Berkat berbagai strategi yang dilakukan semua pihak, nyatanya Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan hidrogen hijau agar tak tertinggal dengan kompetisi global,” tambah Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
Toyota sendiri sudah memanfaatkan hidrogen sebagai salah satu bahan bakar melalui Mirai. Kendaraan berbasis Fuell Cell Electric Vehicle (FCEV) tersebut tidak lagi mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Toyota Mirai kini dapat disaksikan secara langsung di xEV Center yang merupakan fasilitas pembelajaran serta pengembangan kapabilitas elektrifikasi juga energi hijau milik PT TMMIN. Kedepan xEV Center akan meningkatkan fasilitasnya sebagai Toyota Capability Center dengan perluasan Eco Renewable Energy dan Research lalu diikuti area Mobility,” tambah Bob Azam.
Selain teknologi FCEV, Toyota juga tengah mengembangkan kendaraan dengan mesin pembakaran internal bertenaga hidrogen (Hidrogen Internal Combustion Engine/HICEV). Toyota meyakini dampak teknologi bersih dapat dirasakan penerapannya yang luas di seluruh pasar global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi