Chery Siap Bangun Pusat R&D di Indonesia Demi Tunjukan Keseriusan
04 Mei 2026, 13:00 WIB
Toyota gelar seminar terkait hidrogen sebagai bahan bakar di masa depan untuk mencapai netralitas karbon
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota gelar seminar nasional di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Tema yang mereka angkat kali ini adalah ‘Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 di Indonesia’.
Pemerintah memiliki target mencapai netralitas karbon di 2060 dan transportasi menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian. Toyota pun menilai hidrogen bisa menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) di masa depan.
“Pemanfaatan multi teknologi dari berbagai sumber energi berfokus pada reduksi emisi, manjadi suatu keniscayaan untuk mengejar target NZE . Terutama di sektor transportasi yang digadang-gadang menjadi salah satu fokus utama dalam dekarbonisasi,” ujar Nandi Julyanto Presiden Direktur PT TMMIN (08/11).
Dalam siaran pers disampaikan bahwa Indonesia dipercaya memiliki potensi hidrogen sangat besar dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Lokasinya pun cukup tersebar mulai Kalimantan Utara, Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara hingga Papua.
Tak tanggung-tanggung, Pemerintah mengklaim Indonesia memiliki potensi memproduksi listrik dari EBT dengan kapasitas 3.000 gigawatt. Tapi pemanfaatannya saat ini baru mencapai 12.5 gigawatt.
“Berkat berbagai strategi yang dilakukan semua pihak, nyatanya Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan hidrogen hijau agar tak tertinggal dengan kompetisi global,” tambah Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
Toyota sendiri sudah memanfaatkan hidrogen sebagai salah satu bahan bakar melalui Mirai. Kendaraan berbasis Fuell Cell Electric Vehicle (FCEV) tersebut tidak lagi mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Toyota Mirai kini dapat disaksikan secara langsung di xEV Center yang merupakan fasilitas pembelajaran serta pengembangan kapabilitas elektrifikasi juga energi hijau milik PT TMMIN. Kedepan xEV Center akan meningkatkan fasilitasnya sebagai Toyota Capability Center dengan perluasan Eco Renewable Energy dan Research lalu diikuti area Mobility,” tambah Bob Azam.
Selain teknologi FCEV, Toyota juga tengah mengembangkan kendaraan dengan mesin pembakaran internal bertenaga hidrogen (Hidrogen Internal Combustion Engine/HICEV). Toyota meyakini dampak teknologi bersih dapat dirasakan penerapannya yang luas di seluruh pasar global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
04 Mei 2026, 13:00 WIB
30 April 2026, 15:00 WIB
23 April 2026, 11:00 WIB
22 April 2026, 12:31 WIB
21 April 2026, 07:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru