Interior Berkelas Toyota HiAce Premio Ultimate Racikan Lombardi
02 September 2026, 15:00 WIB
Toyota gelar seminar terkait hidrogen sebagai bahan bakar di masa depan untuk mencapai netralitas karbon
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Toyota gelar seminar nasional di Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Tema yang mereka angkat kali ini adalah ‘Percepatan pengembangan ekosistem hidrogen di sektor industri dan transportasi menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 di Indonesia’.
Pemerintah memiliki target mencapai netralitas karbon di 2060 dan transportasi menjadi salah satu sektor yang menjadi perhatian. Toyota pun menilai hidrogen bisa menjadi Energi Baru Terbarukan (EBT) di masa depan.
“Pemanfaatan multi teknologi dari berbagai sumber energi berfokus pada reduksi emisi, manjadi suatu keniscayaan untuk mengejar target NZE . Terutama di sektor transportasi yang digadang-gadang menjadi salah satu fokus utama dalam dekarbonisasi,” ujar Nandi Julyanto Presiden Direktur PT TMMIN (08/11).
Dalam siaran pers disampaikan bahwa Indonesia dipercaya memiliki potensi hidrogen sangat besar dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Lokasinya pun cukup tersebar mulai Kalimantan Utara, Aceh, Sumatra Barat, Sumatra Utara hingga Papua.
Tak tanggung-tanggung, Pemerintah mengklaim Indonesia memiliki potensi memproduksi listrik dari EBT dengan kapasitas 3.000 gigawatt. Tapi pemanfaatannya saat ini baru mencapai 12.5 gigawatt.
“Berkat berbagai strategi yang dilakukan semua pihak, nyatanya Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan hidrogen hijau agar tak tertinggal dengan kompetisi global,” tambah Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia.
Toyota sendiri sudah memanfaatkan hidrogen sebagai salah satu bahan bakar melalui Mirai. Kendaraan berbasis Fuell Cell Electric Vehicle (FCEV) tersebut tidak lagi mengandalkan Bahan Bakar Minyak (BBM).
“Toyota Mirai kini dapat disaksikan secara langsung di xEV Center yang merupakan fasilitas pembelajaran serta pengembangan kapabilitas elektrifikasi juga energi hijau milik PT TMMIN. Kedepan xEV Center akan meningkatkan fasilitasnya sebagai Toyota Capability Center dengan perluasan Eco Renewable Energy dan Research lalu diikuti area Mobility,” tambah Bob Azam.
Selain teknologi FCEV, Toyota juga tengah mengembangkan kendaraan dengan mesin pembakaran internal bertenaga hidrogen (Hidrogen Internal Combustion Engine/HICEV). Toyota meyakini dampak teknologi bersih dapat dirasakan penerapannya yang luas di seluruh pasar global.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
17 September 2026, 17:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS siap berlanjut ke Semarang di akhir September 2026, ada promo pembelian tiket
17 September 2026, 15:00 WIB
Merek mobil mewah di RI alami kenaikan penjualan sepanjang periode Agustus 2026, termasuk BMW dan Lexus
17 September 2026, 13:00 WIB
Kei car bertenaga listrik Suzuki e Sky punya peluang hadir di Indonesia sebagai perkenalan atau bahan studi
17 September 2026, 11:00 WIB
Penjualan landai, GWM percaya diri kehadiran produk baru masih bisa bantu tumbuhkan penjualan di 2026
17 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara
17 September 2026, 07:41 WIB
Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air
17 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara
17 September 2026, 06:00 WIB
Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas