Haka Auto Bakal Perbanyak Jaringan Diler BYD dan Denza di 2026
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Toyota enggan buat mobil odong-odong demi memenuhi standar keselamatan kendaraan yang sudah mereka tetapkan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Toyota enggan buat mobil odong-odong atau di bawah LCGC demi meningkatkan angka penjualan Indonesia yang masih belum mencapai 2 juta unit. Pasalnya akan ada banyak fitur dikorbankan untuk bisa mencapainya.
Hal ini diungkapkan Bob Azam, Wakil Presiden Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) beberapa waktu lalu. Menurutnya membuat kendaraan harus memiliki standar yang harus dipenuhi.
“Nomor satu itu adalah keselamatan, jadi jangan sampai kita menjual mobil odong-odong. Bisa juga dibuat tapi ada batas safety yang harus dipenuhi,” ungkapnya di Karawang.
Ia pun menambahkan bahwa saat ini Toyota berupaya memberi solusi terhadap mobilitas masyarakat Indonesia. Pasalnya tingkat perekonomian sudah semakin besar sehingga transportasi menjadi sebuah kebutuhan.
Terlebih dirinya melihat bahwa saat ini sudah semakin banyak jalan tol dibangun sehingga menciptakan pusat ekonomi baru. Masyarakat pun tentu akan membutuhan kendaraan untuk bermobilitas.
Sayangnya harga Toyota Calya tipe terbawah sekalipun harganya masih cukup tinggi untuk sebagian orang. Berdasarkan situs resmi, model tersebut dibanderol Rp164.7 juta.
“Ini yang harus dicari solusinya karena di satu sisi kendaraan tetap harus memenuhi aspek keselamatan dan sebagainya. Tapi di sisi lain daya belinya belum sampai sehingga harus diisi kekosongannya,” tambahnya.
Perlu diketahui bahwa saat ini model termurah Toyota di Tanah Air adalah Calya tipe E MT. Meski merupakan varian terbawah namun sejumlah fitur keselamatan sudah disematkan seperti SRS Airbags dan Rear Parking Sensor.
Guna melindungi anak-anak yang menggunakan car seat Toyota pun memasangkan Isofix. Selain itu mobil juga sudah dibekali oleh ABS dan EBD sehingga kontrol kendaraan menjadi lebih maksimal saat melakukan rem mendadak sekalipun.
Fitur keselamatan lain adalah 3 Point Seat Belt. Berkat ini penumpang bisa lebih terlindung saat terjadi kecelakaan.
Banyaknya fitur keselamatan yang dipasangkan membuat mobil berhasil meraih hasil positif dari ASEAN NCAP. Tercatat LCGC tujuh penumpang itu mendapatkan empat bintang keselamatan setelah dilakukan crast tes pada September 2016.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 12:00 WIB
03 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
27 Februari 2026, 07:00 WIB
26 Februari 2026, 17:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit