Toyota Avanza Baru Berpeluang Gerus Pasar Rush

Toyota Avanza baru punya tampilan crossover MPV beraura SUV, cukup berpeluang berebut pasar dengan Rush

Toyota Avanza Baru Berpeluang Gerus Pasar Rush
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Toyota Avanza baru dan Veloz baru hadir dengan beragam perubahan, salah satu yang menarik perhatian adalah wujud mobil yang lebih besar layaknya kendaraan di segmen SUV. Pertanyaan yang muncul, mungkinkah penjualan mobil sejuta umat ini akan menggerus pasar Rush?.

Menanggapi pertanyaan itu, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi menegaskan bahwa kemiripan yang terjadi pada all new Avanza dengan Rush dinilai wajar.

“Pada model sebelumnya saya rasa wajar. Sama-sama 7-seater, size mirip, price mirip, customer saling meng-consider,” katanya disela acara peluncuran Toyota Avanza baru.

Meski demikian, Anton menyebut terdapat perbedaan mendasar yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen, yakni system penggerak roda. Bila sebelumnya, Avanza menggunakan penggerak roda belakang, kini berubah menjadi penggerak roda depan.

“Harapan kami dengan desain fitur yang different, saya rasa Rush sekarang dengan penggerak roda belakang dan real SUV dari sisi desain bobot dan sebagainya bisa semakin diferensiasai dengan Avanza dan Veloz. Tujuan kami adalah overall pelanggan Indonesia punya pilihan dan menunjang juga kenaikan dari pangsa pasar kami,” ujarnya.

Selain itu, Anton juga menjelaskan alasan pihaknya memisahkan varian Toyota Avanza baru dan Veloz. Ia menyebut, sejak Veloz diluncurkan pihaknya melihat terdapat dua tipe segmen yang terdapat di kelas Low MPV.

“Kita rasa dengan adanya Avanza dan Veloz ini bisa memenuhi kebutuhan di segmen ini. karena kebutuhannya cukup berbeda. Desainnya di Veloz generasi kedua ini pun kita buat berbeda signifikan. Ini adalah masukan dari konsumen. Kita tidak mengatakan bahwa Veloz ini adalah SUV, tetapi suatu MPV yang memiliki orientasi SUV, mungkin crossover,” tuturnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, Veloz merupakan salah satu segmen yang dibutuhkan oleh konsumen dengan harga di atas Rp250 hingga Rp260 juta ke atas.

“Fitur-fitur lengkap, desainnya lebih berani. Tapi kita tidak melupakan konsumen Avanza yang pastinya butuh refresh desain, saya rasa kali ini berubah cukup banyak.  Bukan hanya keinginan dari kami, tapi keinginan dari segmen tersebut,” tambah Anton.

Akhirnya, dari titik ini, konsumen sejatinya makin diuntungkan dengan makin banyaknya pilihan model sesuai kebutuhan. Apakah benar Toyota Avanza baru akan menggerus pasar Rush? hanya waktu yang akan menjawabnya.


Terkini

mobil
Diler Ingin Ada Insentif untuk Dongkrak Penjualan Mobil di 2026

Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik

Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026

mobil
Penjualan Toyota

Penjualan Toyota Global Februari 2026 Turun Tipis

Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya

mobil
Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Changan Bangun Pabrik Canggih di Brasil, Rakit Mobil Flex Fuel

Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil

news
GIICOMVEC 2026

GIICOMVEC 2026 Bakal Hadirkan Ragam Inspirasi Bisnis

Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI

news
Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

Hemat BBM, Pemerintah Tetapkan WFH dan Pembatasan Kendaraan Dinas

WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM

mobil
Pertalite, Pertamina

Pembatasan Pembelian Pertalite Dimulai Hari Ini

Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi

motor
Yamaha AEROX

Yamaha AEROX ALPHA Hadirkan Warna dan Grafis Terbaru

Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026