Toyota Avanza Bekas 2025 Makin Banyak, Cicilan Mulai Rp 5 Jutaan
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Toyota Avanza baru punya tampilan crossover MPV beraura SUV, cukup berpeluang berebut pasar dengan Rush
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Toyota Avanza baru dan Veloz baru hadir dengan beragam perubahan, salah satu yang menarik perhatian adalah wujud mobil yang lebih besar layaknya kendaraan di segmen SUV. Pertanyaan yang muncul, mungkinkah penjualan mobil sejuta umat ini akan menggerus pasar Rush?.
Menanggapi pertanyaan itu, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi menegaskan bahwa kemiripan yang terjadi pada all new Avanza dengan Rush dinilai wajar.
“Pada model sebelumnya saya rasa wajar. Sama-sama 7-seater, size mirip, price mirip, customer saling meng-consider,” katanya disela acara peluncuran Toyota Avanza baru.
Meski demikian, Anton menyebut terdapat perbedaan mendasar yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen, yakni system penggerak roda. Bila sebelumnya, Avanza menggunakan penggerak roda belakang, kini berubah menjadi penggerak roda depan.
“Harapan kami dengan desain fitur yang different, saya rasa Rush sekarang dengan penggerak roda belakang dan real SUV dari sisi desain bobot dan sebagainya bisa semakin diferensiasai dengan Avanza dan Veloz. Tujuan kami adalah overall pelanggan Indonesia punya pilihan dan menunjang juga kenaikan dari pangsa pasar kami,” ujarnya.
Selain itu, Anton juga menjelaskan alasan pihaknya memisahkan varian Toyota Avanza baru dan Veloz. Ia menyebut, sejak Veloz diluncurkan pihaknya melihat terdapat dua tipe segmen yang terdapat di kelas Low MPV.
“Kita rasa dengan adanya Avanza dan Veloz ini bisa memenuhi kebutuhan di segmen ini. karena kebutuhannya cukup berbeda. Desainnya di Veloz generasi kedua ini pun kita buat berbeda signifikan. Ini adalah masukan dari konsumen. Kita tidak mengatakan bahwa Veloz ini adalah SUV, tetapi suatu MPV yang memiliki orientasi SUV, mungkin crossover,” tuturnya.
Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, Veloz merupakan salah satu segmen yang dibutuhkan oleh konsumen dengan harga di atas Rp250 hingga Rp260 juta ke atas.
“Fitur-fitur lengkap, desainnya lebih berani. Tapi kita tidak melupakan konsumen Avanza yang pastinya butuh refresh desain, saya rasa kali ini berubah cukup banyak. Bukan hanya keinginan dari kami, tapi keinginan dari segmen tersebut,” tambah Anton.
Akhirnya, dari titik ini, konsumen sejatinya makin diuntungkan dengan makin banyaknya pilihan model sesuai kebutuhan. Apakah benar Toyota Avanza baru akan menggerus pasar Rush? hanya waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Desember 2025, 13:00 WIB
20 Oktober 2025, 10:00 WIB
19 September 2025, 10:00 WIB
07 September 2025, 11:00 WIB
Terkini
28 Januari 2026, 16:01 WIB
Jaecoo Indonesia terus berinovasi dengan menghadirkan sejumlah layanan, terbaru mereka membuka diler di Serpong
28 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD sukses menjadi produsen mobil Cina paling laris pada 2025 usai membukukan penjualan sampai 4,6 juta unit
28 Januari 2026, 14:00 WIB
Lepas L8 bakal bersaing dengan semakin banyak merek mobil Cina yang akan debut di Indonesia tahun ini
28 Januari 2026, 13:00 WIB
One way dan contraflow masih menjadi andalan kepolisian dalam memperlancar arus lalu lintas mudik Lebaran 2026
28 Januari 2026, 12:00 WIB
Toyota menegaskan sudah menyiapkan satu jalur khusus untuk merakit baterai mobil listrik yang akan mereka gunakan
28 Januari 2026, 11:00 WIB
Chery berencana lebih fokus untuk mengembangkan pasar mobil hybrid karena diprediksi pasarnya tumbuh besar
28 Januari 2026, 10:00 WIB
Diler BMW Astra berharap dapat terus mempertahankan capaian penjualan yang positif seperti tahun lalu
28 Januari 2026, 09:00 WIB
Audio Plus Indonesia menerapkan sejumlah strategi saat pasar mobil baru lesu, seperti memperlebar lini produk