Penjualan Toyota di Indonesia Tahun Lalu, Disokong Fleet 28 Persen
03 Februari 2026, 09:00 WIB
Toyota Avanza baru punya tampilan crossover MPV beraura SUV, cukup berpeluang berebut pasar dengan Rush
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Toyota Avanza baru dan Veloz baru hadir dengan beragam perubahan, salah satu yang menarik perhatian adalah wujud mobil yang lebih besar layaknya kendaraan di segmen SUV. Pertanyaan yang muncul, mungkinkah penjualan mobil sejuta umat ini akan menggerus pasar Rush?.
Menanggapi pertanyaan itu, Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandi menegaskan bahwa kemiripan yang terjadi pada all new Avanza dengan Rush dinilai wajar.
“Pada model sebelumnya saya rasa wajar. Sama-sama 7-seater, size mirip, price mirip, customer saling meng-consider,” katanya disela acara peluncuran Toyota Avanza baru.
Meski demikian, Anton menyebut terdapat perbedaan mendasar yang bisa menjadi pilihan bagi konsumen, yakni system penggerak roda. Bila sebelumnya, Avanza menggunakan penggerak roda belakang, kini berubah menjadi penggerak roda depan.
“Harapan kami dengan desain fitur yang different, saya rasa Rush sekarang dengan penggerak roda belakang dan real SUV dari sisi desain bobot dan sebagainya bisa semakin diferensiasai dengan Avanza dan Veloz. Tujuan kami adalah overall pelanggan Indonesia punya pilihan dan menunjang juga kenaikan dari pangsa pasar kami,” ujarnya.
Selain itu, Anton juga menjelaskan alasan pihaknya memisahkan varian Toyota Avanza baru dan Veloz. Ia menyebut, sejak Veloz diluncurkan pihaknya melihat terdapat dua tipe segmen yang terdapat di kelas Low MPV.
“Kita rasa dengan adanya Avanza dan Veloz ini bisa memenuhi kebutuhan di segmen ini. karena kebutuhannya cukup berbeda. Desainnya di Veloz generasi kedua ini pun kita buat berbeda signifikan. Ini adalah masukan dari konsumen. Kita tidak mengatakan bahwa Veloz ini adalah SUV, tetapi suatu MPV yang memiliki orientasi SUV, mungkin crossover,” tuturnya.
Berdasarkan survei yang dilakukan pihaknya, Veloz merupakan salah satu segmen yang dibutuhkan oleh konsumen dengan harga di atas Rp250 hingga Rp260 juta ke atas.
“Fitur-fitur lengkap, desainnya lebih berani. Tapi kita tidak melupakan konsumen Avanza yang pastinya butuh refresh desain, saya rasa kali ini berubah cukup banyak. Bukan hanya keinginan dari kami, tapi keinginan dari segmen tersebut,” tambah Anton.
Akhirnya, dari titik ini, konsumen sejatinya makin diuntungkan dengan makin banyaknya pilihan model sesuai kebutuhan. Apakah benar Toyota Avanza baru akan menggerus pasar Rush? hanya waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Desember 2025, 13:00 WIB
20 Oktober 2025, 10:00 WIB
19 September 2025, 10:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana
17 Februari 2026, 17:00 WIB
NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya
17 Februari 2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar
17 Februari 2026, 13:00 WIB
IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen