Permintaan Mobil Listrik Diprediksi Meningkat Dampak Perang Iran
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Mitsubishi gandeng produsen iPhone untuk produksi mobil listrik yang akan memenuhi pasar Australia dan Selandia Baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu disampaikan bahwa Foxconn berencana untuk memproduksi kendaraan listrik merek Jepang. Namun perusahaan asal Taiwan tersebut menolak memberi informasi brand apa yang mereka gandeng.
Kini misteri tersebut telah terjawan karena Mitsubishi Motors dan Foxtron Vehicle, anak perusahaan Foxconn telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Dalam nota kesepahaman tersebut disampaikan bahwa perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen iPhone bakal ikut mengembangkan mobil listrik.
Rencananya model tersebut akan diproduksi oleh Yulon Motor di Taiwan dan mulai diperkenalkan di Oceania (Australia serta Selandia Baru) pada pertengahan tahun depan.
Dalam keterangan resmi, mobil listrik itu nantinya sudah termasuk dari rencana produk yang diumumkan tahun lalu buat Australia.
Meski tidak diproduksi sendiri, Mitsubishi Motors menegaskan bahwa model tersebut nantinya memiliki performa optimal sebagai kendaraan listrik. Selain itu mereka juga bakal memasang beragam sistem infotainment terbaru.
Berdasarkan kerja sama ini, Mitsubishi Motors dan Foxtron siap melanjutkan diskusi menuju kesepakatan definitif.
Dilansir Reuters, Foxconn menyampaikan bahwa pihaknya memandang Jepang sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik. Mereka bahkan telah berupaya menjalin kerja sama dengan beragam perusahaan guna mewujudkan ambisi.
Ketertarikan pemasok Apple untuk bekerja sama dengan produsen mobil Jepang muncul karena mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat dari merek-merek Cina. Terlebih beragam terobosan sudah lakukan seperti di Eropa, Brasil dan Asia Tenggara.
Sementara bagi Mitsubishi, kehadiran model baru bisa menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Mereka juga akan terus mengembangkan model berteknologi lain sendiri PHEV serta Hybrid.
Pabrikan berlogo tiga berlian itu juga sudah menambahkan mobil berteknologi hybrid buat Xpander dan Xforce. Kedua pun diklaim meraih respon positif khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Selain menggandeng Foxconn, Mitsubishi Motors berencana meningkatkan jajaran kendaraan listriknya dengan memanfaatkan kekuatan Aliansi. Mereka pun akan menggunakan model dari Renault serta Nissan untuk beberapa pasar.
Sayangnya hingga kini belum disampaikan apakah model-model berteknologi ramah lingkungan tersebut nantinya akan dibawa juga ke Tanah Air. Padahal saat ini Indonesia masih menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 17:00 WIB
20 Maret 2026, 13:31 WIB
17 Maret 2026, 13:00 WIB
17 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini
26 Maret 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi Xpander Hybrid facelift resmi meluncur di Thailand dengan beragam ubahan dari sisi teknologi dan fitur
26 Maret 2026, 15:00 WIB
Kepolisian ungkap masih banyak pemudik belum kembali ke Jakarta yang berpotensi sebabkan kemacetan di akhir pekan
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Desain mobil identik dengan BYD Atto 3 Facelift terdaftar di laman DJKI, ada sejumlah ubahan eksterior
26 Maret 2026, 11:00 WIB
Kebijakan WFH yang akan dijalankan disebut bisa mengurangi konsumsi BBM hingga 20 persen di tengah perang Iran
26 Maret 2026, 09:00 WIB
Kepolisian akhirnya resmi hentikan operasi Ketupat 2026 yang sudah dilaksanakan selama 13 tanpa henti
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Sekitar 60 ribu unit SUV Hyundai Palisade ditarik kembali atau recall karena ada kendala pada power seat
26 Maret 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan meski pemerintah tengah menerapkan Work From Anywhere