Xpeng P7+ Diperkenalkan, Bakal Hadir di 36 Negara
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Mitsubishi gandeng produsen iPhone untuk produksi mobil listrik yang akan memenuhi pasar Australia dan Selandia Baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu disampaikan bahwa Foxconn berencana untuk memproduksi kendaraan listrik merek Jepang. Namun perusahaan asal Taiwan tersebut menolak memberi informasi brand apa yang mereka gandeng.
Kini misteri tersebut telah terjawan karena Mitsubishi Motors dan Foxtron Vehicle, anak perusahaan Foxconn telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Dalam nota kesepahaman tersebut disampaikan bahwa perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen iPhone bakal ikut mengembangkan mobil listrik.
Rencananya model tersebut akan diproduksi oleh Yulon Motor di Taiwan dan mulai diperkenalkan di Oceania (Australia serta Selandia Baru) pada pertengahan tahun depan.
Dalam keterangan resmi, mobil listrik itu nantinya sudah termasuk dari rencana produk yang diumumkan tahun lalu buat Australia.
Meski tidak diproduksi sendiri, Mitsubishi Motors menegaskan bahwa model tersebut nantinya memiliki performa optimal sebagai kendaraan listrik. Selain itu mereka juga bakal memasang beragam sistem infotainment terbaru.
Berdasarkan kerja sama ini, Mitsubishi Motors dan Foxtron siap melanjutkan diskusi menuju kesepakatan definitif.
Dilansir Reuters, Foxconn menyampaikan bahwa pihaknya memandang Jepang sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik. Mereka bahkan telah berupaya menjalin kerja sama dengan beragam perusahaan guna mewujudkan ambisi.
Ketertarikan pemasok Apple untuk bekerja sama dengan produsen mobil Jepang muncul karena mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat dari merek-merek Cina. Terlebih beragam terobosan sudah lakukan seperti di Eropa, Brasil dan Asia Tenggara.
Sementara bagi Mitsubishi, kehadiran model baru bisa menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Mereka juga akan terus mengembangkan model berteknologi lain sendiri PHEV serta Hybrid.
Pabrikan berlogo tiga berlian itu juga sudah menambahkan mobil berteknologi hybrid buat Xpander dan Xforce. Kedua pun diklaim meraih respon positif khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Selain menggandeng Foxconn, Mitsubishi Motors berencana meningkatkan jajaran kendaraan listriknya dengan memanfaatkan kekuatan Aliansi. Mereka pun akan menggunakan model dari Renault serta Nissan untuk beberapa pasar.
Sayangnya hingga kini belum disampaikan apakah model-model berteknologi ramah lingkungan tersebut nantinya akan dibawa juga ke Tanah Air. Padahal saat ini Indonesia masih menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
01 Januari 2026, 17:00 WIB
01 Januari 2026, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 15:00 WIB
31 Desember 2025, 10:00 WIB
30 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya
02 Januari 2026, 06:00 WIB
Ketika ingin mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara