Penjualan Mobil Hybrid Berpotensi Naik Pasca Insentif EV Disetop
06 April 2026, 08:37 WIB
Mitsubishi gandeng produsen iPhone untuk produksi mobil listrik yang akan memenuhi pasar Australia dan Selandia Baru
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Beberapa waktu lalu disampaikan bahwa Foxconn berencana untuk memproduksi kendaraan listrik merek Jepang. Namun perusahaan asal Taiwan tersebut menolak memberi informasi brand apa yang mereka gandeng.
Kini misteri tersebut telah terjawan karena Mitsubishi Motors dan Foxtron Vehicle, anak perusahaan Foxconn telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU). Dalam nota kesepahaman tersebut disampaikan bahwa perusahaan yang selama ini dikenal sebagai produsen iPhone bakal ikut mengembangkan mobil listrik.
Rencananya model tersebut akan diproduksi oleh Yulon Motor di Taiwan dan mulai diperkenalkan di Oceania (Australia serta Selandia Baru) pada pertengahan tahun depan.
Dalam keterangan resmi, mobil listrik itu nantinya sudah termasuk dari rencana produk yang diumumkan tahun lalu buat Australia.
Meski tidak diproduksi sendiri, Mitsubishi Motors menegaskan bahwa model tersebut nantinya memiliki performa optimal sebagai kendaraan listrik. Selain itu mereka juga bakal memasang beragam sistem infotainment terbaru.
Berdasarkan kerja sama ini, Mitsubishi Motors dan Foxtron siap melanjutkan diskusi menuju kesepakatan definitif.
Dilansir Reuters, Foxconn menyampaikan bahwa pihaknya memandang Jepang sebagai peluang untuk mengembangkan bisnis kendaraan listrik. Mereka bahkan telah berupaya menjalin kerja sama dengan beragam perusahaan guna mewujudkan ambisi.
Ketertarikan pemasok Apple untuk bekerja sama dengan produsen mobil Jepang muncul karena mereka menghadapi persaingan yang semakin ketat dari merek-merek Cina. Terlebih beragam terobosan sudah lakukan seperti di Eropa, Brasil dan Asia Tenggara.
Sementara bagi Mitsubishi, kehadiran model baru bisa menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mengembangkan kendaraan ramah lingkungan. Mereka juga akan terus mengembangkan model berteknologi lain sendiri PHEV serta Hybrid.
Pabrikan berlogo tiga berlian itu juga sudah menambahkan mobil berteknologi hybrid buat Xpander dan Xforce. Kedua pun diklaim meraih respon positif khususnya di kawasan Asia Tenggara.
Selain menggandeng Foxconn, Mitsubishi Motors berencana meningkatkan jajaran kendaraan listriknya dengan memanfaatkan kekuatan Aliansi. Mereka pun akan menggunakan model dari Renault serta Nissan untuk beberapa pasar.
Sayangnya hingga kini belum disampaikan apakah model-model berteknologi ramah lingkungan tersebut nantinya akan dibawa juga ke Tanah Air. Padahal saat ini Indonesia masih menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 April 2026, 08:37 WIB
05 April 2026, 20:10 WIB
04 April 2026, 09:00 WIB
03 April 2026, 15:39 WIB
02 April 2026, 17:00 WIB
Terkini
06 April 2026, 11:00 WIB
McLaren berhasil kembali tampil kompetitif di F1 GP Jepang 2026, Oscar Piastri langsung naik podium kedua
06 April 2026, 08:37 WIB
Pengamat menilai konsumen akan beralih ke opsi yang lebih rasional dari sisi harga yakni mobil hybrid
06 April 2026, 06:07 WIB
Di awal pekan ini, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung demi memudahkan masyarakat di Kota Kembang
06 April 2026, 06:01 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas tetap terjaga khususnya di jam sibuk
06 April 2026, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta dibuka untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut lokasi dan biayanya
05 April 2026, 20:10 WIB
Aturan ditetapkan untuk mengantisipasi tingginya limbah baterai kendaraan ramah lingkungan di masa depan
05 April 2026, 15:25 WIB
Pasar mobil Australia mulai didominasi mobil Cina, BYD menjadi salah satu yang paling banyak berkontribusi
04 April 2026, 09:00 WIB
Seorang senator di Amerika bakal mengajukan rancangan undang-undang untuk menolak mobil listrik Cina