Rapor Penjualan Mobil Baru September 2026: Turun 2,6 Persen
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Perusahaan pembuat iPhone, Foxconn berminat menawarkan EV untuk pasar Australia pakai brand asal Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perusahaan asal Taiwan yang terkenal sebagai pembuat telepon genggam Apple iPhone, Foxconn telah terjun ke dunia otomotif dan membuat mobil listrik.
Rumor terbarunya, mobil listrik buatan Foxconn nanti akan dijual di bawah merek otomotif Jepang yang tidak disebutkan namanya.
Dilaporkan Automotive News, salah satu model mobil Foxconn yakni Foxtron Model B yang merupakan hatchback crossover akan dijual di Australia sebagai mobil Jepang.
Hal ini disampaikan oleh Jun Seki, eksekutif Foxconn sekaligus mantan karyawan Nissan. Berdasarkan informasi dari media lokal Jepang, brand yang dimaksud adalah Mitsubishi.
Perlu diketahui, Foxconn sudah memiliki beberapa variasi mobil listrik seperti Model B dan Model C.
Ada kemungkinan, satu di antara sejumlah variasi model tersebut dihadirkan lebih dulu di Australia sebagai mobil listrik Mitsubishi.
Jun Seki juga membeberkan bahwa perusahaannya, Foxconn berminat untuk menggandeng Mitsubishi dan Nissan dalam mengembangkan EV (Electric Vehicle) di masa mendatang.
Meskipun begitu, perwakilan Mitsubishi enggan berkomentar lebih lanjut terkait rumor tersebut. Namun tidak menampik bahwa peluang kerja sama tetap terbuka.
“Kami akan terus mencari potensi kesempatan kolaborasi dengan berbagai pihak demi mencapai pertumbuhan terbarukan,” kata seorang juru bicara Mitsubishi, dikutip dari CarExpert, Senin (14/04).
Australia diduga kuat jadi tempat mobil listrik Foxconn mengaspal sebagai Mitsubishi, karena ketatnya aturan standar emisi NVES (New Vehicle Efficiency Standard) yang berlaku mulai 1 Juli 2025.
Keberadaan mobil listrik dapat membantu memperkuat posisi Mitsubishi di sana.
Model B yang diprediksi debut sebagai mobil listrik Mitsubishi di Australia, punya ukuran serupa MG ZS EV. Daya jelajahnya terbilang mumpuni, 500 km (NEDC) dalam satu kali pengisian daya didukung baterai 60 kWh.
Sedangkan jika bicara lini Mitsubishi di Indonesia, saat ini PT MMKSI (Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia) belum menawarkan EV murni kecuali L100 untuk konsumen fleet.
Versi hybrid dari Xpander sekalipun belum dihadirkan di Tanah Air. Sehingga nampaknya konsumen masih harus menunggu lama jika berminat pakai mobil listrik Mitsubishi.
Sementara Foxconn sempat dikonfirmasi akan melakukan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Namun sampai 2024, rencana itu disebut belum direalisasikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
06 Oktober 2026, 20:00 WIB
30 September 2026, 15:34 WIB
29 September 2026, 14:39 WIB
Terkini
12 Oktober 2026, 23:00 WIB
Pengguna Chery Omoda 5 diminta untuk mendatangi bengkel resmi untuk melakukan pemeriksaan pada as roda
12 Oktober 2026, 22:00 WIB
Marc Marquez menuturkan ada beberapa faktor yang membuat dia tidak berdaya melawan Martin dan Bezzecchi
12 Oktober 2026, 21:50 WIB
Inspeksi kendaraan merupakan hal krusial yang perlu jadi perhatian perusahaan sebelum melepas unitnya
12 Oktober 2026, 11:07 WIB
Di tengah hingar bingar ramainya ajang MotoGP Mandalika 2026, ternyata ada dua pembalap Indonesia naik podium
12 Oktober 2026, 09:00 WIB
Kompetisi antara Marc Marquez dan Jorge Martin buat persaingan juara dunia MotoGP 2026 berjalan semakin panas
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Secara retail, penjualan mobil baru di Indonesia mengalami penurunan tipis 2,6 persen di September 2026
11 Oktober 2026, 19:19 WIB
Marquez mengaku kelelahan setelah menjalani sesi sprint race MotoGP Mandalika 2026 dan bertarung dengan Martin
11 Oktober 2026, 14:57 WIB
Omoda O4 serta Jaecoo J5 EV hasil modifikasi dari Rebellionik dan 347 Homebreaks mejeng di ajang IMX 2026