Segini Kisaran Biaya Perbaikan Mobil yang Terkena Banjir
09 Desember 2025, 10:00 WIB
Teknik berkendara mobil hemat BBM diperlukan terutama saat mudik Lebaran karena harga BBM sudah naik
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Pulang kampung atau biasa mudik jelang hari raya Idul Fitri sudah menjadi tradisi di Indonesia. Tahun ini aktivitas mudik Lebaran diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan.
Maklum saja mudik Lebaran sudah dua tahun belakangan dilarang oleh Pemerintah. Pandemi covid-19 yang menghantui masyarakat membuat langkah hadirnya larangan mudik diberlakukan.
Presiden Joko Widodo memprediksi jumlah pemudik tahun ini mencapai 85 juta orang. Adapun 14 juta diantaranya merupakan pemudik dari area Jabodetabek.
Lalu jumlah pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi diprediksi mencapai 47 persen dari angka total di atas.
Menjalankan aktivitas mudik dengan kendaraan pribadi memang menyenangkan. Karena perjalanan bisa lebih diatur sesuai dengan situasi di jalanan.
Namun sedikit mengganjal dalam aktivitas pulang kampung dalam hari raya Lebaran 2022 adalah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kenaikan. Sehingga dibutuhkan teknik berkendara efisien selain melakukan persiapan pada unit yang akan dibawa.
Sebelumnya kami (TrenOto) telah mengulas cara mempersiapkan kendaraan agar irit BBM saat dipakai mudik Lebaran. Kali ini akan mengulas teknik berkendara yang hemat BBM menurut Lung Lung dari Dokter Mobil.
Penggawa jaringan bengkel Dokter Mobil di Indonesia tersebut menjelaskan teknik berkendara yang efisien. Ia juga mengaitkan aturan baru yang diterapkan belakangan ini.
“Sekarang kan sudah mulai diterapkan e-tilang, tapi sebenarnya jika mobilnya sudah ada Cruise Control kan enak. Tinggal atur di limit atas aturan jadi tidak perlu repot-repot,” kata Lung Lung kepada TrenOto (19/04).
Dalam aturannya tertera bahwa batas kecepatan terendah di jalan tol adalah 60 km/jam. Namun untuk kecepatan maksimal tol dalam kota adalah 80 km/jam dan luar kota mencapai 100 km/jam.
Oleh karena itu pengemudi hanya perlu mengatur Cruise Control sesuai dengan aturan batas kecepatan di atas.
Lebih jauh Ia mengimbau para pengemudi untuk mengubah pola berkendara agar mendapatkan hasil maksimal. Ini berlaku untuk semua jenis kendaraan, baik memiliki fitur cruise control atau tidak.
“Sebenarnya yang paling penting dalam perjalanan bukan seberapa kencang di jalanan. Namun seberapa lama Anda bisa mempertahankan kecepatan konstan dalam perjalanan,” jelasnya kemudian.
Menurutnya perilaku berkendara gas dan rem secara tidak konstan adalah penyebab bahan bakar lebih boros. Sehingga mempertahankan kecepatan konstan dengan durasi lebih lama akan membuat konsumsi bahan bakar menurun.
“Biasakan mengisi bahan bakar (bensin) yang berkualitas. Karena biasanya dengan BBM berkualitas milleagenya atau jarak kilometer per 1 liter bensin nya lebih bagus,” tuturnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 10:00 WIB
24 Oktober 2025, 18:00 WIB
09 Desember 2023, 11:09 WIB
08 April 2023, 11:58 WIB
19 April 2022, 12:15 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini