Opsi Mobil Hybrid Murah di IIMS 2026, Suzuki Ertiga Rp 200 Jutaan
11 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Ertiga hybrid banyak dipesan, pembeli tidak usah khawatirkan stok karena sudah diproduksi sebelum diluncurkan
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Kehadiran low MPV Suzuki dengan teknologi sedikit lebih advance dari sebelumnya rupanya mendapat respon positif dari pasar otomotif Indonesia. PT Suzuki Indonesia Sales (SIS) menyatakan bahwa Suzuki Ertiga Hybrid banyak dipesan.
Donny Saputra, Direktur Marketing 4W PT SIS menyatakan setelah diluncurkan mulai 10 Juni 2022 di Jakarta dan dilanjutkan ke 35 kota di Indonesia konsumen sangat antusias terhadap produk baru mereka. Terlihat dari banyaknya antrean saat test drive di beberapa daerah demikian juga jumlah pemesanan.
"Bahkan di beberapa kota antrean test drive sampai panjang, seperti di Surabaya, Bali dan Semarang test drivenya sampai 100-200 orang pada saat event dalam sehari," jelas Donny.
Ia juga menjelaskan bahwa dari total SPK Suzuki Ertiga mayoritas untuk varian hybrid. Dan jumlah stok sudah bisa bisa diantisipasi.
"Total SPK Suzuki Ertiga sampai 15 Juni 2020 mencapai 1.297 unit dan 70 persen untuk varian hybrid dengan jumlah 914 unit. Untuk jumlah unit yang dikirim ke diler sudah mencapai 1.500-2.000 unit di Mei. Stok relatif aman karena produksi sudah dilakukan sejak April sehingga saat dirilis semua jaringan pemasaran sudah memiliki unit," ungkap Donny di sela-sela acara media test drive di Malang, Jawa Timur, Senin 20 Juni 2022.
Untuk diketahui, PT SIS juga masih memproduksi Suzuki Ertiga non hybrid lewat varian GL dan GA. Keduanya disiapkan bagi calon konsumen yang benar-benar entry level seperti GA kebanyakan untuk pasar fleet sementara GL kebanyakan first car buyer.
Lainnya, Suzuki Ertiga Hybrid saat ini memberikan warna baru bagi pasar otomotif nasional. Selain menjadi satu-satunya low MPV berteknologi elektrifikasi, andalan terbaru PT SIS ini juga merupakan mobil hybrid termurah di Indonesia.
Setidaknya ada 3 faktor utama yang membuat mobil hybrid ini berharga kompetitif. Mulai dari konten lokal tinggi, TKDN termasuk lokal purchase diklaim PT SIS mencapai 80 persen.
Kemudian masuk dalam kategori kendaraan beremisi karbon rendah (LCEV) yang disusul faktor ketiga membuatnya mendapat insentif pajak emisi 2 persen. Artinya jika mobil konvensional harus membayar pajak 15 persen, Suzuki Ertiga Hybrid hanya 13 persen.
Suzuki Ertiga Hybrid saat ini dibanderol mulai Rp 270.3 juta hingga varian tertinggi Rp 292.3 juta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Februari 2026, 17:00 WIB
04 Februari 2026, 11:00 WIB
20 November 2025, 07:06 WIB
16 November 2025, 13:00 WIB
20 Oktober 2025, 13:00 WIB
Terkini
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
AISI melaporkan pada Juli 2026 terjadi kenaikan hingga 23 persen untuk distribusi motor baru di pasar domestik
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku SIM A dan C dengan syarat belum lewat tenggat waktu
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah dalam pengurusan dokumen berkendara, Anda bisa mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
13 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mencegah kebuntuan pada jalan protokol terutama jam sibuk
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia
12 Agustus 2026, 16:34 WIB
Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail