10 Merek Mobil Terlaris September 2026: BYD Berjaya
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
Setelah melakukan perkenalan versi BEV-nya belum lama ini, studi Toyota Hilux FCEV sudah masuk tahap akhir
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Melewati beragam pengujian sejak September 2023, studi Toyota Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) memasuki tahap akhir. Toyota Motor Manufacturing UK klaim sudah rakit 10 kendaraan prototipe sebagai materi pengembangan.
Lima di antaranya menjalani banyak tes di Eropa guna menguji keselamatan, performa, fungsionalitas dan ketahanan selama berkendara di jalan raya. Sementara sisa unit lain dipakai buat diperkenalkan ke konsumen, dua di antaranya hadir di Olympic & Paralympic Games 2024.
Pabrik berlambang T ini nampaknya ingin menjadi salah satu pasar terbesar kendaraan FCEV dengan pertumbuhan stabil. Perjalanan studi Hilux hidrogen disebut sebagai salah satu pencapaian Toyota dalam mendukung strategi menuju masa depan nol karbon emisi.
Untuk diketahui tidak cuma mobil listrik, Toyota memang fokus kembangkan beragam model ramah lingkungan lain seperti FCEV maupun Hybrid dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Toyota optimistis Eropa bakal jadi pasar terbesar kendaraan FCEV per 2030. Selain melakukan studi, TME (Toyota Motor Europe) juga umumkan pembangunan pabrik hidrogen guna mendukung ekosistem mobil hidrogen.
Dibekali tiga tangki hidrogen tekanan tinggi dengan total bobot 7,8 kg, Hilux FCEV diklaim bisa menjelajah sejauh 600 km dalam satu kali pengisian hidrogen.
Hilux hidrogen bakal lebih ringan dibandingkan versi BEV (Battery Electric Vehicle dan mumpuni buat kebutuhan mengangkut barang serta towing. Baterai disematkan yakni Lithium Ion 1,2 kWh, berguna untuk menyimpan tenaga dari Fuel Cell.
Versi prototipe dari Toyota Hilux FCEV menggunakan satu motor elektrik dan berpenggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive), dapat menghasilkan tenaga 179,6 hp dan torsi puncak 300 Nm.
Selain varian FCEV, Toyota sebenarnya juga sudah mulai siapkan Hilux BEV yang akan diproduksi tidak lama lagi di Thailand, tepatnya akhir 2025.
Sementara di Indonesia, Toyota fokus menjual mobil hybrid sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil elektrifikasi.
Mobil listrik yang dijual adalah bZ4X seharga Rp 1 miliar. Sementara model lain seperti Yaris Cross HEV dan MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan, Kijang Innova Zenix Hybrid.
PT TAM (Toyota Astra Motor) belum merinci kapan waktu tepat buat bawa kendaraan hidrogen. Merek ini masih fokus pada kendaraan konvensional dan hybrid.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Oktober 2026, 19:35 WIB
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
Terkini
14 Oktober 2026, 22:28 WIB
Itamotor baru saja meluncurkan handrip untuk skutik premium yang diklaim dapat memberikan kenyamanan lebih
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
BYD Flash Charging bisa digunakan untuk lini mobil listrik Danza yang dipasarkan di Indonesia, seperti D9
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik MG S6 EV jadi opsi baru SUV keluarga di Indonesia, segera meluncur di pameran otomotif GAW 2026
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Shooting brake perdana dari BYD, Danza Z9GT resmi diluncurkan ke konsumen dengan harga Rp 2,25 miliar
14 Oktober 2026, 16:12 WIB
Pasar mobil listrik kembali kedatangan produk baru, kali ini new Danza D9 dan Z9 GT diluncurkan di Tanah Air
14 Oktober 2026, 11:00 WIB
Leapmotor B03 incar konsumen urban, mobil listrik berukuran kompak yang incar konsumen area perkotaan
14 Oktober 2026, 09:00 WIB
Federal Oil terus melakukan berbagai pendekatan untuk mengembangkan pasar dengan konsistensi inovasi
14 Oktober 2026, 07:00 WIB
Aion UT Urban mengisi celah kosong tipe Standard dan Premium, jadi sesusai kebutuhan konsumen di Indonesia