10 Merek Mobil Terlaris Mei 2026, Honda Masih Merintih
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Setelah melakukan perkenalan versi BEV-nya belum lama ini, studi Toyota Hilux FCEV sudah masuk tahap akhir
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Melewati beragam pengujian sejak September 2023, studi Toyota Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) memasuki tahap akhir. Toyota Motor Manufacturing UK klaim sudah rakit 10 kendaraan prototipe sebagai materi pengembangan.
Lima di antaranya menjalani banyak tes di Eropa guna menguji keselamatan, performa, fungsionalitas dan ketahanan selama berkendara di jalan raya. Sementara sisa unit lain dipakai buat diperkenalkan ke konsumen, dua di antaranya hadir di Olympic & Paralympic Games 2024.
Pabrik berlambang T ini nampaknya ingin menjadi salah satu pasar terbesar kendaraan FCEV dengan pertumbuhan stabil. Perjalanan studi Hilux hidrogen disebut sebagai salah satu pencapaian Toyota dalam mendukung strategi menuju masa depan nol karbon emisi.
Untuk diketahui tidak cuma mobil listrik, Toyota memang fokus kembangkan beragam model ramah lingkungan lain seperti FCEV maupun Hybrid dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Toyota optimistis Eropa bakal jadi pasar terbesar kendaraan FCEV per 2030. Selain melakukan studi, TME (Toyota Motor Europe) juga umumkan pembangunan pabrik hidrogen guna mendukung ekosistem mobil hidrogen.
Dibekali tiga tangki hidrogen tekanan tinggi dengan total bobot 7,8 kg, Hilux FCEV diklaim bisa menjelajah sejauh 600 km dalam satu kali pengisian hidrogen.
Hilux hidrogen bakal lebih ringan dibandingkan versi BEV (Battery Electric Vehicle dan mumpuni buat kebutuhan mengangkut barang serta towing. Baterai disematkan yakni Lithium Ion 1,2 kWh, berguna untuk menyimpan tenaga dari Fuel Cell.
Versi prototipe dari Toyota Hilux FCEV menggunakan satu motor elektrik dan berpenggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive), dapat menghasilkan tenaga 179,6 hp dan torsi puncak 300 Nm.
Selain varian FCEV, Toyota sebenarnya juga sudah mulai siapkan Hilux BEV yang akan diproduksi tidak lama lagi di Thailand, tepatnya akhir 2025.
Sementara di Indonesia, Toyota fokus menjual mobil hybrid sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil elektrifikasi.
Mobil listrik yang dijual adalah bZ4X seharga Rp 1 miliar. Sementara model lain seperti Yaris Cross HEV dan MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan, Kijang Innova Zenix Hybrid.
PT TAM (Toyota Astra Motor) belum merinci kapan waktu tepat buat bawa kendaraan hidrogen. Merek ini masih fokus pada kendaraan konvensional dan hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 15:00 WIB
05 Juni 2026, 14:06 WIB
05 Juni 2026, 09:00 WIB
04 Juni 2026, 19:34 WIB
03 Juni 2026, 20:37 WIB
Terkini
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak
10 Juni 2026, 11:00 WIB
BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako
10 Juni 2026, 09:00 WIB
Massimo Rivola menilai kalau Jorge Martin tidak seharusnya melakukan kesalahan yang membuat kecelakaan
10 Juni 2026, 07:00 WIB
Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga bbm non-subsidi, mulai dari Pertamax hingga Green 95
10 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian hari ini menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat, hal ini agar memaksimalkan pelayanan