Studi Toyota Hilux FCEV Masuk Tahap Akhir, Bisa Menjelajah 600 KM

Setelah melakukan perkenalan versi BEV-nya belum lama ini, studi Toyota Hilux FCEV sudah masuk tahap akhir

Studi Toyota Hilux FCEV Masuk Tahap Akhir, Bisa Menjelajah 600 KM
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Melewati beragam pengujian sejak September 2023, studi Toyota Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) memasuki tahap akhir. Toyota Motor Manufacturing UK klaim sudah rakit 10 kendaraan prototipe sebagai materi pengembangan.

Lima di antaranya menjalani banyak tes di Eropa guna menguji keselamatan, performa, fungsionalitas dan ketahanan selama berkendara di jalan raya. Sementara sisa unit lain dipakai buat diperkenalkan ke konsumen, dua di antaranya hadir di Olympic & Paralympic Games 2024.

Pabrik berlambang T ini nampaknya ingin menjadi salah satu pasar terbesar kendaraan FCEV dengan pertumbuhan stabil. Perjalanan studi Hilux hidrogen disebut sebagai salah satu pencapaian Toyota dalam mendukung strategi menuju masa depan nol karbon emisi.

Untuk diketahui tidak cuma mobil listrik, Toyota memang fokus kembangkan beragam model ramah lingkungan lain seperti FCEV maupun Hybrid dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Toyota Hilux
Photo : Toyota Europe

Toyota optimistis Eropa bakal jadi pasar terbesar kendaraan FCEV per 2030. Selain melakukan studi, TME (Toyota Motor Europe) juga umumkan pembangunan pabrik hidrogen guna mendukung ekosistem mobil hidrogen.

Dibekali tiga tangki hidrogen tekanan tinggi dengan total bobot 7,8 kg, Hilux FCEV diklaim bisa menjelajah sejauh 600 km dalam satu kali pengisian hidrogen.

Hilux hidrogen bakal lebih ringan dibandingkan versi BEV (Battery Electric Vehicle dan mumpuni buat kebutuhan mengangkut barang serta towing. Baterai disematkan yakni Lithium Ion 1,2 kWh, berguna untuk menyimpan tenaga dari Fuel Cell.

Versi prototipe dari Toyota Hilux FCEV menggunakan satu motor elektrik dan berpenggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive), dapat menghasilkan tenaga 179,6 hp dan torsi puncak 300 Nm.

Selain varian FCEV, Toyota sebenarnya juga sudah mulai siapkan Hilux BEV yang akan diproduksi tidak lama lagi di Thailand, tepatnya akhir 2025.

Sementara di Indonesia, Toyota fokus menjual mobil hybrid sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil elektrifikasi.

Toyota Hilux
Photo : Toyota Europe

Mobil listrik yang dijual adalah bZ4X seharga Rp 1 miliar. Sementara model lain seperti Yaris Cross HEV dan MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan, Kijang Innova Zenix Hybrid.

PT TAM (Toyota Astra Motor) belum merinci kapan waktu tepat buat bawa kendaraan hidrogen. Merek ini masih fokus pada kendaraan konvensional dan hybrid.


Terkini

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia

mobil
MG S5 EV

Baru Meluncur, 10 Ribu Unit MG S5 EV Ditarik dari Pasaran

Mobil listrik MG S5 EV memiliki potensi overheating, ada ribuan unit yang mulai ditarik dari pasaran

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 24 Juli 2026 Jelang Akhir Pekan

Menutup pekan terakhir di Juli 2026, Sistem lalu lintas Ganjil Genap Jakarta hari ini tetap diberlakukan