Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Setelah melakukan perkenalan versi BEV-nya belum lama ini, studi Toyota Hilux FCEV sudah masuk tahap akhir
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Melewati beragam pengujian sejak September 2023, studi Toyota Hilux FCEV (Fuel Cell Electric Vehicle) memasuki tahap akhir. Toyota Motor Manufacturing UK klaim sudah rakit 10 kendaraan prototipe sebagai materi pengembangan.
Lima di antaranya menjalani banyak tes di Eropa guna menguji keselamatan, performa, fungsionalitas dan ketahanan selama berkendara di jalan raya. Sementara sisa unit lain dipakai buat diperkenalkan ke konsumen, dua di antaranya hadir di Olympic & Paralympic Games 2024.
Pabrik berlambang T ini nampaknya ingin menjadi salah satu pasar terbesar kendaraan FCEV dengan pertumbuhan stabil. Perjalanan studi Hilux hidrogen disebut sebagai salah satu pencapaian Toyota dalam mendukung strategi menuju masa depan nol karbon emisi.
Untuk diketahui tidak cuma mobil listrik, Toyota memang fokus kembangkan beragam model ramah lingkungan lain seperti FCEV maupun Hybrid dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Toyota optimistis Eropa bakal jadi pasar terbesar kendaraan FCEV per 2030. Selain melakukan studi, TME (Toyota Motor Europe) juga umumkan pembangunan pabrik hidrogen guna mendukung ekosistem mobil hidrogen.
Dibekali tiga tangki hidrogen tekanan tinggi dengan total bobot 7,8 kg, Hilux FCEV diklaim bisa menjelajah sejauh 600 km dalam satu kali pengisian hidrogen.
Hilux hidrogen bakal lebih ringan dibandingkan versi BEV (Battery Electric Vehicle dan mumpuni buat kebutuhan mengangkut barang serta towing. Baterai disematkan yakni Lithium Ion 1,2 kWh, berguna untuk menyimpan tenaga dari Fuel Cell.
Versi prototipe dari Toyota Hilux FCEV menggunakan satu motor elektrik dan berpenggerak roda belakang atau RWD (Rear Wheel Drive), dapat menghasilkan tenaga 179,6 hp dan torsi puncak 300 Nm.
Selain varian FCEV, Toyota sebenarnya juga sudah mulai siapkan Hilux BEV yang akan diproduksi tidak lama lagi di Thailand, tepatnya akhir 2025.
Sementara di Indonesia, Toyota fokus menjual mobil hybrid sebagai alternatif utama bagi masyarakat yang ingin beralih ke mobil elektrifikasi.
Mobil listrik yang dijual adalah bZ4X seharga Rp 1 miliar. Sementara model lain seperti Yaris Cross HEV dan MPV (Multi Purpose Vehicle) andalan, Kijang Innova Zenix Hybrid.
PT TAM (Toyota Astra Motor) belum merinci kapan waktu tepat buat bawa kendaraan hidrogen. Merek ini masih fokus pada kendaraan konvensional dan hybrid.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
22 Desember 2025, 14:04 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 19:00 WIB
Penjualan mobil dan adopsi NEV didorong melalui pemberian subsidi tukar tambah, berikut skema insentifnya
03 Januari 2026, 17:00 WIB
Dikta Wicaksono memiliki koleksi kendaraan yang cukup menarik digarasinya mulai dari mobil hingga motor klasik
03 Januari 2026, 15:00 WIB
TAM memutuskan mempertahankan harga Toyota Veloz Hybrid agar konsumen semakin tertarik membeli produk mereka
03 Januari 2026, 11:00 WIB
Setidaknya penundaan kebijakan opsen PKB dan BBNKB mampu memberikan dampak positif bagi pasar motor baru
03 Januari 2026, 09:00 WIB
Penjualan mobil listrik BYD di 2025 mencapai 2,26 juta unit lampaui Tesla yang hanya mampu melepas 1,64 juta unit
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko