Penjualan Mobil April 2026 Alami Kenaikan 13,7 Persen
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Strategi Toyota hadapi BYD dan VinFast disiapkan dengan matang agar bisa mempertahankan keunggulan pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Memasuki 2024 sejumlah pabrikan mobil listrik dipastikan akan masuk ke Indonesia. Sebut saja BYD dari China dan VinFast asal Vietnam yang bahkan memastikan untuk membuka pabrik di Tanah Air.
Situasi tersebut tentunya membuat peta persaingan menjadi lebih ketat khususnya di segmen kendaraan elektrifikasi. Oleh karena itu sejumlah pabrikan seperti Toyota telah berupaya menyiapkan sejumlah langkah khusus.
Strategi Toyota hadapi BYD dan VinFast akan tetap mengandalkan cara yang sudah terbukti berhasil membawa mereka jadi pabrikan nomor 1 di Indonesia.
“Kami konsisten menggunakan Multi-Pathway Strategy untuk menyediakan opsi kendaraan elektrifikasi yang lengkap seperti BEV, PHEV, HEV dan teknologi ramah lingkungan. Selain itu mendukung ekosistem melalui layanan aftersales serta EV Charging Station,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (15/01).
Kehadiran produsen kendaraan baru di Indonesia juga dinilainya sebagai sebuah peluang baru yang bisa digarap. Pasalnya masyarakat jadi lebih banyak pilihan kendaraan sehingga lebih mudah mendapatkan model sesuai kebutuhannya.
“Sekarang merupakan momen tepat untuk mengembangkan pasar terutama di segmen kendaraan elektrifikasi. Banyaknya pemain membawa inovasi bisa menarik lebih banyak pelanggan,” ungkap Anton kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa masyarakat sudah sangat menerima kendaraan elektrifikasi sebagai salah satu pilihan. Tak mengherankan bila pabrikan otomotif berupaya untuk masuk ke segmen tersebut.
“Rasanya sudah semakin menerima kendaraan elektrifikasi. Ini bisa terlihat dari penjualannya di Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu,” ungkap Anton.
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD dipastikan akan masuk ke Indonesia tahun ini. Bahkan BYD siap melakukan debutnya pada Kamis (18/01) dengan membawa sejumlah mobil andalannya seperti Seal, Atto 3 serta Dolphin.
Sementara VinFast juga akan segera masuk ke Indonesia dengan membawa mobil listrik terjangkau yaitu VF5. Model yang masuk ke segmen SUV kompak tersebut dikabarkan bakal dijual lebih murah dari Wuling Air ev.
Pemerintah pun telah menyediakan beragam kemudahan pada pabrikan yang hendak berinvestasi di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan sejumlah insentif sehingga harga jual kendaraan menjadi lebih kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 Mei 2026, 17:00 WIB
17 Mei 2026, 14:54 WIB
17 Mei 2026, 11:17 WIB
04 Mei 2026, 13:00 WIB
30 April 2026, 15:00 WIB
Terkini
18 Mei 2026, 13:00 WIB
Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit
18 Mei 2026, 11:21 WIB
Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya
18 Mei 2026, 06:06 WIB
Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan
18 Mei 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang