Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Strategi Toyota hadapi BYD dan VinFast disiapkan dengan matang agar bisa mempertahankan keunggulan pasar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Memasuki 2024 sejumlah pabrikan mobil listrik dipastikan akan masuk ke Indonesia. Sebut saja BYD dari China dan VinFast asal Vietnam yang bahkan memastikan untuk membuka pabrik di Tanah Air.
Situasi tersebut tentunya membuat peta persaingan menjadi lebih ketat khususnya di segmen kendaraan elektrifikasi. Oleh karena itu sejumlah pabrikan seperti Toyota telah berupaya menyiapkan sejumlah langkah khusus.
Strategi Toyota hadapi BYD dan VinFast akan tetap mengandalkan cara yang sudah terbukti berhasil membawa mereka jadi pabrikan nomor 1 di Indonesia.
“Kami konsisten menggunakan Multi-Pathway Strategy untuk menyediakan opsi kendaraan elektrifikasi yang lengkap seperti BEV, PHEV, HEV dan teknologi ramah lingkungan. Selain itu mendukung ekosistem melalui layanan aftersales serta EV Charging Station,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota Astra Motor pada KatadataOTO (15/01).
Kehadiran produsen kendaraan baru di Indonesia juga dinilainya sebagai sebuah peluang baru yang bisa digarap. Pasalnya masyarakat jadi lebih banyak pilihan kendaraan sehingga lebih mudah mendapatkan model sesuai kebutuhannya.
“Sekarang merupakan momen tepat untuk mengembangkan pasar terutama di segmen kendaraan elektrifikasi. Banyaknya pemain membawa inovasi bisa menarik lebih banyak pelanggan,” ungkap Anton kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa masyarakat sudah sangat menerima kendaraan elektrifikasi sebagai salah satu pilihan. Tak mengherankan bila pabrikan otomotif berupaya untuk masuk ke segmen tersebut.
“Rasanya sudah semakin menerima kendaraan elektrifikasi. Ini bisa terlihat dari penjualannya di Indonesia meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding tahun lalu,” ungkap Anton.
Sebelumnya diberitakan bahwa BYD dipastikan akan masuk ke Indonesia tahun ini. Bahkan BYD siap melakukan debutnya pada Kamis (18/01) dengan membawa sejumlah mobil andalannya seperti Seal, Atto 3 serta Dolphin.
Sementara VinFast juga akan segera masuk ke Indonesia dengan membawa mobil listrik terjangkau yaitu VF5. Model yang masuk ke segmen SUV kompak tersebut dikabarkan bakal dijual lebih murah dari Wuling Air ev.
Pemerintah pun telah menyediakan beragam kemudahan pada pabrikan yang hendak berinvestasi di Indonesia. Salah satunya dengan memberikan sejumlah insentif sehingga harga jual kendaraan menjadi lebih kompetitif.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
07 Agustus 2026, 08:00 WIB
06 Agustus 2026, 20:28 WIB
05 Agustus 2026, 22:00 WIB
04 Agustus 2026, 20:00 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E