Stellantis Rilis Baterai Mobil Listrik Lebih Tipis dan Efisien

Stellantis merilis baterai mobil listrik yang dirancang lebih tipis dan efisien sehingga bisa menguntungkan

Stellantis Rilis Baterai Mobil Listrik Lebih Tipis dan Efisien
Denny Basudewa

TRENOTO – Stellantis menggandeng Saft untuk menghadirkan baterai mobil listrik yang revolusioner. Penyimpan daya kendaraan listrik tersebut dibuat lebih inovatif sehingga pada akhirnya menguntungkan konsumen.

Kolaborasi keduanya menghadirkan baterai mobil listrik terintegrasi dengan sistem pengisian ulang dan inverter model baru. Hasil kreasinya membuat sumber daya lebih efisien, bisa diandalkan dan murah tentunya.

Selama ini mobil ramah lingkungan tersebut selalu dihadapkan kekhawatiran seperti kemampuan, harga dan daya tahan baterainya. Adanya teknologi di atas tentunya merupakan salah satu jawaban dari kebutuhan masyarakat.

baterai mobil listrik
Photo : Stellantis

Baterai mobil listrik yang dirancang oleh Stellantis dan Saft masih mengandalkan bahan dasar lithium-ion. Namun seperti disebutkan sebelumnya sistemnya sangat terintegrasi dan pintar.

Dikatakan bahwa mereka melakukan penelitian selama empat tahun lamanya hingga percaya diri menampilkannya pada khalayak ramai. Battery Integrated System (IBIS) kini sudah mulai dipamerkan ke publik.

Salah satu kebanggaan induk dari merek Peugeot, Citroen dan masih banyak lagi sistem baterai pintar. Dengan kontrol IBIS arus listrik bisa dibuat bolak-balik ke motor penggerak.

Baca Juga : Airlangga Hartarto Sebut Penjualan Mobil Listrik Mulai Meningkat

Sistem tersebut tidak memerlukan inverter dan pengisi daya onboard bisa dihilangkan. Walhasil ruang kabin bisa dibuat lebih lapang dan bobot kendaraan lebih ringan.

Teknologi di atas diklaim membuat proses pembuatan baterai lebih sederhana dan pada akhirnya memangkas biaya. Paling menarik adalah pemanfaatan lainnya sebagai stasioner, generator hingga power bank.

"Perjalanan kami menuju elektrifikasi didorong oleh inovasi dan keunggulan penelitian yang menggunakan teknologi terbaru. Kebutuhan nyata pelanggan EV kami bisa dipenuhi melalui inovasi ini,” kata Ned Curic, Chief Engineering & Technology Officer Stellantis seperti dikutip Carscoops.

Mudik pakai mobil listrik, PLN jamin ketersediaan SPKLU
Photo : PLN

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa langkah yang dilakukan Stellantis merupakan komitmen untuk menghadirkan teknologi nan bermanfaat, mudah dan terkini bagi semua orang.

Meskipun disebutkan sebagai teknologi revolusioner, namun inovasi IBIS baru diproduksi pada akhir dekade ini. Sehingga konsumen paling tidak bisa menikmatinya pada 2040.

Stellantis belakangan tengah melakukan serangkaian uji coba dan membangun kendaraan prototipe dan bisa berfungsi penuh. Mereka juga melakukan pengujian di jalan-jalan umum dan bukan tidak mungkin tertangkap kamera paparazzi.


Terkini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia

mobil
BYD Atto 1

BYD Atto 1 Versi Baru Meluncur, Ada Tambahan LiDAR

Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru

mobil
Chery QQ

Belum Rilis, Chery QQ 3 EV Bisa Dipesan Dengan Modal Rp 5 Juta

Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta

mobil
Changan REEV

Changan Optimistis Mobil REEV Diminati di Daerah

Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta

komunitas
Suzuki

Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki

Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka

komunitas
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 Jelajah Pintu Gerbang Sumatera

Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung