Izin PO Cahaya Trans Dibekukan Usai Kecelakaan Maut di Tol
06 Januari 2026, 15:24 WIB
Berikut spesifikasi bus pariwisata yang tersedia di Tanah Air, banyak opsi kapasitas yang dapat dipilih
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Bus pariwisata milik PO (Perusahaan Otobus) Trans Putera Fajar mengalami kecelakaan di Ciater, Subang pada Sabtu (11/5). Akibat peristiwa tersebut, setidaknya 11 orang meninggal dunia.
Disebut kalau bus Trans Putera Fajar mengalami rem blong. Sehingga meluncur tidak terkendali sampai terguling setelah menabrak sejumlah kendaraan.
Untuk diketahui bus Trans Putera Fajar saat itu tengah mengangkut siswa dan guru SMK Lingga Kencana Depok ke Bandung dari arah Subang, Jawa Barat.
Beberapa fakta ditemukan ketika investigasi di lokasi kejadian, bus tersebut ternyata tidak memiliki izin angkutan dan status lulus uji berkala sudah kedaluwasa sejak 6 Desember 2023.
“Dengan kata lain kendaraan ini tidak dilakukan uji berkala perpanjangan setiap enam bulan sekali sebagaimana yang ada di ketentuan,” ujar Hendro Sugiatno, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dalam keterangan resmi.
Di sisi lain bus PO Trans Putera Fajar telah mengalami beberapa ubahan. Paling kentara adalah penggunaan bodi berjenis SHD (Super High Decker).
Padahal sasis Hino AK1JRKA yang dipakai adalah lansiran 2006, jadi kurang lebih berumur 18 tahun. Selain itu tidak mendukung penggunaan bodi dek tinggi.
Kemudian masih mengandalkan per daun, dinilai tidak cocok menggendong bodi SHD. Sehingga bertentangan dengan regulasi serta kenyamanan saat beroperasi.
Patut diketahui, bus tersebut awalnya dimiliki oleh PO SAN. Lalu disematkan bodi tipe Discovery besutan karoseri Laksana.
Sedangkan ketika mengalami kecelakaan di Subang, bus sudah berganti bodi SHD. Terlihat dari dimensi yang lebih tinggi, menggunakan kaca depan ganda serta terdapat tulisan New Super High Deck 3+.
Dilansir dari laman resmi Hino, spesifikasi bus pariwisata PO Trans Putera Jaya menggendong mesin model J08C-F Euro 1, diesel berkapasitas 7.961 cc.
Di atas kertas diklaim mampu memuntahkan tenaga maksimal 207 hp pada 2.900 rpm. Lalu torsi puncak mencapai 554 Nm di 1.500 rpm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Januari 2026, 15:24 WIB
12 Desember 2025, 19:00 WIB
01 November 2025, 17:00 WIB
21 September 2025, 17:00 WIB
16 September 2025, 12:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota