BMW iX3 Dijual Rp 2,2 Miliar di GIIAS 2026, Bos Wajib Punya
31 Juli 2026, 19:23 WIB
Terdapat seri 3 dengan harga murah yang dijual Rp799 jutaan saja, pabrikan asal Jerman memberi nama BMW 320i Dynamic
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – BMW Seri 3 memang masih menjadi daya tarik bagi para penggemar otomotif. Terutama untuk varian 320i Dynamic yang diperkenalkan Oktober 2021.
Terlebih sedan ini memiliki mesin cukup bertenaga. Hal itu didukung jantung pacu berkapasitas 1.998 cc 4 silinder dikawinkan dengan turbo sehingga bisa memuntahkan tenaga 184 hp serta torsi maksimal 300 Nm.
Jumlah tenaga kendaraan lebih besar dari versi sebelumnya karena pabrikan, melakukan optimalisasi sistem mesin BMW twin power turbo terbaru. Tidak heran jika dia memiliki kecekatan luar biasa menjaga keasyikan berkendara di level istimewa.
Seluruh power yang besar tersebut diteruskan ke roda belakang melalui girboks otomatis 8 percepatan, menggunakan fitur Steptronic dikenal responsive juga halus saat menghantarkan tenaga.
Dengan demikian paduan mesin bertorsi besar, transmisi sigap serta set sasis rigid membuat 320i Dynamic tetap asyik dikendarai meski statusnya sebagai Seri 3 termurah.
Adapun kecepatan 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam 7.1 detik, hasil peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar gabungan 15.9 km/l dan angka emisi CO2 144 g/km.
Membahas 320i Dynamic tidak lengkap rasanya bila tidak berbicara eksterior sama interiornya. Sebab dia memiliki desain sporti seperti Seri 3 lainnya.
Bisa dilihat dari tarikan tegas pada beberapa bagian bodi. Selain itu ada juga penggunaan BMW Kidney Grille yang besar dan lampu utama serta belakang sudah full LED.
Uniknya pada pencahayaan depan memiliki bentuk U-Shape. Hal ini menambah kesan sporti pada BMW 320i Dynamic.
Sementara foglamp terintegrasi ke dalam air intake menggunakan desain NACA. Kemudian ada pelek alloy 17 inci V-spoke style 775 dengan Bicolour Orbit Grey Burnished.
Pabrikan asal Jerman mengklaim kalau bodi dari produknya memiliki berat 55 kilogram lebih ringan dari generasi sebelumnya. Membuatnya punya pusat gravitasi rendah juga distribusi bobot 50: 50.
Sementara struktur bodi mejadi lebih kaku dan teknologi suspensi telah meningkat secara signifikan. Aerodinamika dioptimalkan mengurangi koefisien hambatan menjadi hanya 0,23.
Langkah itu dipilih guna menyempurnakan kedinamisan berkendara, karakteristik handling yang gesit kemudi presisi tinggi hingga kinerja pengereman unggul.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 19:23 WIB
31 Juli 2026, 16:24 WIB
27 Juli 2026, 22:39 WIB
16 Juli 2026, 19:27 WIB
30 Juni 2026, 21:00 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 22:00 WIB
Edisi terbatas dari Wuling Aira ev debut di GIIAS 2026, hanya bisa dibeli selama masa pameran berlangsung
01 Agustus 2026, 21:00 WIB
Isuzu manfaatkan momentum GIIAS 2026 untuk menghadirkan Mobile Beauty Salon modifikasi di GIIAS 2026
01 Agustus 2026, 20:00 WIB
Bus Hino RM 280 ABS Retarder hadir di ajang GIIAS 2026, dilengkapi sejumlah pembaruan di sistem keselamatan
01 Agustus 2026, 19:24 WIB
BlackVue Elite 10-2CH resmi dipasarkan dan dilengkapi AI untuk membantu pengguna memahami data berkendara
01 Agustus 2026, 19:18 WIB
Toyota terus menghadirkan berbagai model kendaraan, mulai dari bermesin bensin, BEV hingga hybrid di GIIAS
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
Chery Group kembali membawa opsi baru kendaraan ramah lingkungan di GIIAS 2026, iCar V27 berteknologi REEV
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur