BMW Tak Minat Ikut Perang Harga Mobil Cina yang Menggila
06 Desember 2025, 19:00 WIB
Terdapat seri 3 dengan harga murah yang dijual Rp799 jutaan saja, pabrikan asal Jerman memberi nama BMW 320i Dynamic
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – BMW Seri 3 memang masih menjadi daya tarik bagi para penggemar otomotif. Terutama untuk varian 320i Dynamic yang diperkenalkan Oktober 2021.
Terlebih sedan ini memiliki mesin cukup bertenaga. Hal itu didukung jantung pacu berkapasitas 1.998 cc 4 silinder dikawinkan dengan turbo sehingga bisa memuntahkan tenaga 184 hp serta torsi maksimal 300 Nm.
Jumlah tenaga kendaraan lebih besar dari versi sebelumnya karena pabrikan, melakukan optimalisasi sistem mesin BMW twin power turbo terbaru. Tidak heran jika dia memiliki kecekatan luar biasa menjaga keasyikan berkendara di level istimewa.
Seluruh power yang besar tersebut diteruskan ke roda belakang melalui girboks otomatis 8 percepatan, menggunakan fitur Steptronic dikenal responsive juga halus saat menghantarkan tenaga.
Dengan demikian paduan mesin bertorsi besar, transmisi sigap serta set sasis rigid membuat 320i Dynamic tetap asyik dikendarai meski statusnya sebagai Seri 3 termurah.
Adapun kecepatan 0 hingga 100 km/jam dapat dicapai dalam 7.1 detik, hasil peningkatan efisiensi konsumsi bahan bakar gabungan 15.9 km/l dan angka emisi CO2 144 g/km.
Membahas 320i Dynamic tidak lengkap rasanya bila tidak berbicara eksterior sama interiornya. Sebab dia memiliki desain sporti seperti Seri 3 lainnya.
Bisa dilihat dari tarikan tegas pada beberapa bagian bodi. Selain itu ada juga penggunaan BMW Kidney Grille yang besar dan lampu utama serta belakang sudah full LED.
Uniknya pada pencahayaan depan memiliki bentuk U-Shape. Hal ini menambah kesan sporti pada BMW 320i Dynamic.
Sementara foglamp terintegrasi ke dalam air intake menggunakan desain NACA. Kemudian ada pelek alloy 17 inci V-spoke style 775 dengan Bicolour Orbit Grey Burnished.
Pabrikan asal Jerman mengklaim kalau bodi dari produknya memiliki berat 55 kilogram lebih ringan dari generasi sebelumnya. Membuatnya punya pusat gravitasi rendah juga distribusi bobot 50: 50.
Sementara struktur bodi mejadi lebih kaku dan teknologi suspensi telah meningkat secara signifikan. Aerodinamika dioptimalkan mengurangi koefisien hambatan menjadi hanya 0,23.
Langkah itu dipilih guna menyempurnakan kedinamisan berkendara, karakteristik handling yang gesit kemudi presisi tinggi hingga kinerja pengereman unggul.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
03 Desember 2025, 20:21 WIB
03 Desember 2025, 17:25 WIB
02 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
08 Desember 2025, 20:00 WIB
Menurut laporan Gaikindo pada Senin (08/12), penjualan mobil baru di bulan lalu berhasil menyentuh 79.310 unit
08 Desember 2025, 19:00 WIB
Keberadaan ETLE dinilai cukup penting bagi Polda Metro Jaya, sebab merekam ribuan pelanggar setiap hari
08 Desember 2025, 18:00 WIB
Auto2000 siap menjalani persaingan penjualan mobil baru tahun depan dengan bermodalkan strategi kuat
08 Desember 2025, 17:00 WIB
Ada beberapa hal yang patut jadi perhatian dalam penanganan untuk mobil yang terkena musibah banjir bandang
08 Desember 2025, 16:00 WIB
Federal Oil menggandeng mitra bengkel SiTepat untuk menggelar program yang melibatkan puluhan bikers
08 Desember 2025, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya mengungkap jumlah pelanggaran operasi Zebra 2025 di Jakarta telah mengalami penurunan
08 Desember 2025, 14:00 WIB
Pertamina yang baru saja mengirimkan pasokan BBM ke SPBU Shell Indonesia kini sudah bisa dinikmati konsumen
08 Desember 2025, 13:00 WIB
Toyota masih memimpin sebagai merek mobil terlaris di November 2025 disusul Daihatsu, simak daftar lengkapnya