Sparepart Fast Moving Suzuki Ertiga, Harga Mulai Rp30 ribuan

Harga sparepart fast moving Suzuki Ertiga bisa didapatkan secara online dan cukup terjangkau, berikut ulasan lengkapnya

Sparepart Fast Moving Suzuki Ertiga, Harga Mulai Rp30 ribuan
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – Berada di segmen Low MPV (Multi Purpose Vehicle), Suzuki Ertiga menjadi salah satu kendaraan yang banyak menyita perhatian konsumen. Tak heran harga sparepart fast moving Suzuki Ertiga menjadi informasi penting bagi pemilik kendaraan.

Selain di bengkel resmi, sparepart mobil pabrikan Jepang tersebut ternyata bisa didapatkan secara online. Hal ini memudahkan pemilik kendaraan yang ingin melakukan pergantian suku cadang di rumah atau memiliki bengkel rekanan non resmi. 

Tak hanya itu, pembelian sparepart juga mencegah terjadinya penipuan harga serta memastikan suku cadang yang digunakan merupakan barang asli, karena pemilik bisa melihat serta memeriksanya sebelum digunakan pada kendaraan.

Melalui salah satu situs e commerce, diketahui harga wiper Suzuki Ertiga bagian depan dibanderol Rp257 ribu. Sedangkan wiper bagian belakang memiliki harga Rp66.5 ribu.

Selanjutnya terdapat filter udara. Khusus komponen ini, terdapat tiga pilihan yang bisa disesuaikan oleh pemilik kendaraan, terlebih dari sisi harga. 

Tercatat, banderol untuk komponen ini mulai dari Rp110 ribu hingga Rp263.5 ribu. Untuk kampas rem bagian depan harga yang ditawarkan Rp495 ribu, sedangkan bagian belakang Rp345.5 ribu.

Bagi konsumen yang membutuhkan filter oli, harga yang harus dikeluarkan berada di angka Rp35 ribu. 

Meski demikian, toko online ini tak menghadirkan pilihan busi Suzuki Ertiga. Namun, terdapat beberapa pilihan busi untuk model lainnya seperti Suzuki Ignis, Carry serta Baleno.

Photo :

Dari sisi spesifikasi, Suzuki Ertiga menggunakan mesin K15B DOHC VVT 4-silnder dengan kapasitas isi silinder 1.462 cc. Jantung mekanis ini mampu menyemburkan tenaga maksimum sebesar 103 hp pada 6.000 rpm, sementara torsi puncaknya mencapai 138 Nm pada 4.400 rpm.

Disebutkan dengan pemakaian rata-rata 20 km/jam, konsumsi bahan bakar mobil ini mencapai 12.3 km/liter. Lalu untuk penggunaan konstan di kecepatan 100 km/jam di jalan tol, Ertiga bisa mencatat 17 km/liter.

Kemudian jika menggunakan teknik eco driving, Ertiga transmisi manual bisa mencapai 25.34 km/liter. Pada varian otomatis, konsumsi bahan bakarnya mencapai 29.34 km/liter.

Untuk pembelian unit baru, pabrikan berlambang huruf S tersebut memberikan garansi selama 3 tahun atau 50.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dahulu).


Terkini

mobil
Mobil Hybrid

Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid

Mobil hybrid dinilai menjadi salah satu produk yang paling rasional untuk dipasarkan kepada para konsumen

mobil
Harga Mobil Hybrid

Daftar Harga Mobil Hybrid Februari 2026, Palisade Naik Rp 40 Juta

Banyak harga mobil hybrid mengalami penyesuaian di Februari 2026, ada kenaikan sampai Rp 30 jutaan lebih

otosport
Aldi

Aldi Satya Mahendra Raih Podium Kedua di WSSP Australia 2026

Memulai balapan dari posisi paling buncit yakni 28, Aldi Satya Mahendra berhasil finish di urutan kedua

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 23 Februari 2026, Pengawasan Tetap Ketat

Ganjil genap Jakarta 23 Februari 2026 akan dilangsungkan secara ketat untuk menghindari terjadinya kepadatan

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 23 Februari 2026

Beroperasi seperti biasa di lima lokasi, berikut informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta hari ini

news
SIM Keliling Bandung

Cek Jadwal SIM Keliling Bandung 23 Februari, Ada di 2 Lokasi

Guna memudahkan masyarakat, kepolisian menghadirkan dua SIM keliling Bandung di dua lokasi berbeda hari ini

otopedia
Ban Michelin

Michelin Indonesia Siap Luncurkan Produk Baru Setelah Lebaran

Michelin Indonesia bakal meluncurkan produk baru untuk sepeda motor setelah Lebaran untuk perluas pangsa pasarnya

otosport
Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia Masih Malu Bocorkan Masa Depannya di Ducati

Francesco Bagnaia tengah santer dihubungkan dengan Aprilia Racing pada MotoGP 2027 untuk menggantikan Martin