Skema Kredit Esemka Bima EV, Mulai Rp15 Jutaan

Skema kredit Esemka Bima EV akhirnya hadir untuk memudahkan pelanggan mendapatkan mobil CBU asal China tersebut

Skema Kredit Esemka Bima EV, Mulai Rp15 Jutaan
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 21 Februari 2023 | 19:17 WIB

TRENOTO – Walau belum resmi diluncurkan di Indonesia, Esemka Bima EV sudah bisa dibeli secara kredit di IIMS 2023. Kehadiran program kredit diharapkan memberi kemudahan kepada pelanggan yang ingin melakukan pembelian kendaraan.

Hal ini disampaikan oleh salah satu tenaga penjual yang kami hubungi siang hari tadi. Menurutnya ada banyak pengunjung IIMS 2023 ingin membeli kendaraan secara kredit.

“Sebelumnya memang harus tunai tetap sekarang sudah ada informasi baru bahwa mobil bisa dibeli secara kredit,” ungkapnya.

Photo : TrenOto

Walau dapat dibeli secara kredit, tetap saja pelanggan harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kendaraan. Pasalnya produk tersebut memang diimpor secara utuh dari China dan stoknya masih belum tersedia.

“Waktu tunggunya kurang lebih enam bulan. Tetapi sudah ada beberapa orang melakukan pembelian mobil secara tunai,” ungkapnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa untuk pertama kalinya Esemka mengenalkan Bima EV. Mobil yang diimpor langsung dari China tersebut hadir dalam dua varian yaitu passanger van dan cargo van.

Keduanya telah dibekali baterai Ternary Ion – Lithium berkapasitas 49.1 kWh cukup untuk menempuh jarak sejauh 300 km. Baterai kemudian disandingkan dengan motor penggerak yang mampu menghasilkan tenaga 100 hp dan torsi 165 Nm.

Baca juga : Esemka Bima EV Ternyata Barang Impor, Harga Rp500 Jutaan Tunai

Menariknya adalah pengisian daya melalui Quick Charge hanya membutuhkan waktu 1 jam dari 20 persen menjadi 80 persen. Singkatnya waktu pengisian daya tentu menjadi perhatian lebih bagi para pelanggan.

Meski sepintas tampilannya sederhana tetap ketika diperhatikan lebih lanjut maka ada beberapa hal menjadi nilai tambah. Salah satunya adalah sistem pencahayaan kini sudah menggunakan lampu Projector LED dan Foglamp.

Khusus tipe cargo van, tidak ada kaca samping untuk baris belakang. Sementara di dalam kabinnya tidak dilengkapi oleh jok guna memudahkan pelanggan melakukan modifikasi sesuai kebutuhan.

Photo : TrenOto

Sementara passanger van sudah dibekali beberapa jok yang jumlahnya bisa disesuaikan mulai dari 5 hingga 11. Banyaknya kapasitas tersebut tentu menguntungkan bagi para pengusaha khususnya di bidang transportasi.

Skema Kredit Esemka Bima EV

Passenger Van Rp540 juta TDP Rp125 juta

  • Cicilan Rp41.4 jutaan tenor 11 bulan
  • Cicilan Rp21.8 jutaan tenor 23 bulan
  • Cicilan Rp 15.7 jutaan tenor 35 bulan

Cargo Van Rp530 juta TDP Rp130 juta

  • Cicilan Rp41.4 jutaan tenor 11 bulan.
  • Cicilan Rp21 jutaan tenor 23 bulan
  • Cicilan Rp15.1 jutaan tenor 35 bulan

Terkini

mobil
Kebakaran Mobil Listrik

Era EV, Pengamat Dorong Edukasi Mitigasi Kebakaran Mobil Listrik

Kebakaran mobil listrik perlu ditangani hati-hati, wajib jadi perhatian damkar dan pengelola properti

news
Sailun

Sailun Group Memulai Produksi Ban di Demak, Jawa Tengah

Dengan Investasi mencapai Rp 4 Triliun, Sailun Group siap meramaikan pasar ban kendaraan bermotor di Indonesia

mobil
BYD

Produksi Pabrik BYD Zhengzhou Nyaris 100 Persen Dikerjakan Robot

Otomatisasi produksi mobil di super factory BYD di Zhengzhou, China hampir 100 persen dikerjakan oleh robot-robot produksi

otosport
Julian Johan

Julian Johan Raih Hasil Positif di Rally Dakar 2026

Julian Johan, pereli asal Indonesia berhasil mencatatkan sejarah baru setelah finish di Rally Dakar 2026

mobil
Proses produksi Toyota

10 Produsen Mobil Terbesar 2025 di Indonesia, Toyota Mendominasi

Toyota berhasil jadi produsen mobil terbesar 2025 di Indonesia setelah membuat lebih dari 500 ribu kendaraan

mobil
Mitsubishi Pajero

Mitsubishi Pastikan Bawa SUV Baru Tahun Ini, Reinkarnasi Pajero

SUV baru Mitsubishi diyakini kuat merupakan Pajero generasi terbaru, SUV offroad berkapasitas tujuh penumpang

motor
Yamaha

Yamaha Berharap Kebijakan Opsen di 2026 Berpihak ke Konsumen

Yamaha meminta kepada para pemerintah provinsi agar membuat opsen PKB dan BBNKB tidak membebani masyarakat

news
BBM

Konflik Iran dan AS Berpotensi Membuat Harga BBM Naik

Ada banyak hal yang mempengaruhi harga BBM di Indonesia, seperti contoh potensi perang antara Iran dan AS