Daihatsu Bukukan 591 SPK di GIIAS 2026, Sigra Paling Diburu
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
Daihatsu menanggapi isu skandal uji tabrak yang menyeret Raize dan Rocky hybrid baru-baru ini di Jepang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Skandal uji tabrak Daihatsu masih belum reda. Terkini ada dua model yang terseret masalah tersebut.
Keduanya adalah Daihatsu Rocky Hybrid dan Toyota Raize. Jumlanya pun tidak main-main, sampai puluhan ribu terdampak.
Pabrikan asal Jepang bahkan menghentikan pengiriman hingga penjualan kedua produk ramah lingkungannya. Total 70 ribu lebih mobil terseret, dengan rincian 22.329 Daihatsu Rocky serta 56.111 Toyota Raize Hybrid.
Kendati demikian, mereka belum memutuskan akan melakukan recall terhadap produknya atau tidak. Namun Soichiro Okudaira, Presiden Daihatsu mengungkapkan pihaknya bakal melakukan tes keamanan tambahan pada kendaraannya.
“Kami bertekad melakukan reformasi di tingkat lapangan sambil menghadapi (skandal) sebagai masalah manajemen," kata Okudaira di Japan Times.
Lebih jauh skandal uji tabrak diketahui saat pemeriksaan internal operasional sertifikasi setelah mereka mengumumkan masalah yang sama di 28 April 2023.
Pada waktu itu mobil-mobil terlibat adalah Toyota Yaris Ativ atau Vios, Perodua Axia (kembaran Daihatsu Ayla/Toyota Agya di Malaysia), Toyota Agya serta satu model tengah dikembangkan.
"Dalam pemeriksaan internal, ditemukan kejanggalan dalam prosedur sertifikasi uji tabrak tiang (UN-R135) kendaraan HEV (Hybrid Electric Vehicle) Daihatsu Rocky dan Toyota Raize. Kami telah menghentikan pengiriman serta penjualan," tulis mereka dalam siaran pers.
Daihatsu pun meminta maaf atas kegaduhan terjadi. Mereka bertekad memperbaiki kesalahan yang ada belakangan ini.
Sebagai informasi uji tabrak tiang samping kendaraan atau pole side collision test merupakan salah satu pengujian keamanan mobil. Nantinya kendaraan didorong ke samping dengan kecepatan tertentu dan menabrak sebuah tiang.
Dalam simulasi ini, airbag samping bakal mengembang juga melindungi penumpang yang ada di dalam kendaraan. Akan tetapi Daihatsu melakukan manipulasi data.
Dalam hal uji benturan samping kiri, datanya valid dan telah disaksikan banyak pihak. Namun untuk sisi kursi kanan, mereka malah mengirimkan hasil uji sebaliknya, bukan aslinya.
"Kali ini kursi penumpang samping (kiri) diuji dengan dilihat para saksi. Buat sisi kursi pengemudi, kami mengirimkan data sisi kiri, alih-alih data uji in-house kanan," pengakuan mereka.
Daihatsu pun berjanji akan melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Agar konsumen tidak ragu lagi membeli produknya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
11 Agustus 2026, 20:00 WIB
07 Agustus 2026, 10:45 WIB
07 Agustus 2026, 09:00 WIB
06 Agustus 2026, 17:58 WIB
06 Agustus 2026, 15:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda