Harga Daihatsu Rocky Hybrid Tidak Naik, Pengiriman Bulan Ini
13 Februari 2026, 13:04 WIB
Daihatsu menanggapi isu skandal uji tabrak yang menyeret Raize dan Rocky hybrid baru-baru ini di Jepang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Skandal uji tabrak Daihatsu masih belum reda. Terkini ada dua model yang terseret masalah tersebut.
Keduanya adalah Daihatsu Rocky Hybrid dan Toyota Raize. Jumlanya pun tidak main-main, sampai puluhan ribu terdampak.
Pabrikan asal Jepang bahkan menghentikan pengiriman hingga penjualan kedua produk ramah lingkungannya. Total 70 ribu lebih mobil terseret, dengan rincian 22.329 Daihatsu Rocky serta 56.111 Toyota Raize Hybrid.
Kendati demikian, mereka belum memutuskan akan melakukan recall terhadap produknya atau tidak. Namun Soichiro Okudaira, Presiden Daihatsu mengungkapkan pihaknya bakal melakukan tes keamanan tambahan pada kendaraannya.
“Kami bertekad melakukan reformasi di tingkat lapangan sambil menghadapi (skandal) sebagai masalah manajemen," kata Okudaira di Japan Times.
Lebih jauh skandal uji tabrak diketahui saat pemeriksaan internal operasional sertifikasi setelah mereka mengumumkan masalah yang sama di 28 April 2023.
Pada waktu itu mobil-mobil terlibat adalah Toyota Yaris Ativ atau Vios, Perodua Axia (kembaran Daihatsu Ayla/Toyota Agya di Malaysia), Toyota Agya serta satu model tengah dikembangkan.
"Dalam pemeriksaan internal, ditemukan kejanggalan dalam prosedur sertifikasi uji tabrak tiang (UN-R135) kendaraan HEV (Hybrid Electric Vehicle) Daihatsu Rocky dan Toyota Raize. Kami telah menghentikan pengiriman serta penjualan," tulis mereka dalam siaran pers.
Daihatsu pun meminta maaf atas kegaduhan terjadi. Mereka bertekad memperbaiki kesalahan yang ada belakangan ini.
Sebagai informasi uji tabrak tiang samping kendaraan atau pole side collision test merupakan salah satu pengujian keamanan mobil. Nantinya kendaraan didorong ke samping dengan kecepatan tertentu dan menabrak sebuah tiang.
Dalam simulasi ini, airbag samping bakal mengembang juga melindungi penumpang yang ada di dalam kendaraan. Akan tetapi Daihatsu melakukan manipulasi data.
Dalam hal uji benturan samping kiri, datanya valid dan telah disaksikan banyak pihak. Namun untuk sisi kursi kanan, mereka malah mengirimkan hasil uji sebaliknya, bukan aslinya.
"Kali ini kursi penumpang samping (kiri) diuji dengan dilihat para saksi. Buat sisi kursi pengemudi, kami mengirimkan data sisi kiri, alih-alih data uji in-house kanan," pengakuan mereka.
Daihatsu pun berjanji akan melakukan penyelidikan untuk menyelesaikan masalah yang terjadi. Agar konsumen tidak ragu lagi membeli produknya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Februari 2026, 13:04 WIB
13 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
22 Januari 2026, 15:00 WIB
19 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja