Permintaan Mobil Bekas Diprediksi Meroket Jelang Lebaran 2026
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Ada beberapa alasan yang membuat harga mobil bekas menjadi mahal, salah satunya adalah tingkat permintaan yang tinggi.
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Membeli mobil bekas masih menjadi pilihan bagi beberapa kalangan yang ingin memiliki kendaraan. Sebab pilihannya sangat beragam mulai dari hatchback, sedan hingga MPV.
Kondisinya pun bervariasi, ada unit dengan hitungan kilometer rendah. Kemudian terdapat kendaraan masih dalam keadaan bagus.
Akan tetapi harga mobil bekas yang ingin dimiliki bisa saja mahal. Hal itu biasanya terjadi karena beberapa hal, seperti dikatakan oleh Prima pedagang kendaraan roda empat seken di bilangan Cibubur, Jakarta Timur.
“Terkadang merek dan permintaan cukup tinggi dapat mempengaruhi. Apalagi seperti kemarin pas mau lebaran,” ujar Prima kepada TrenOto.
Lebih jauh ada sejumlah faktor membuat harga mobil bekas menjadi mahal. Berikut rangkumannya.
Tidak semua penjual mampu menyediakan unit dalam jumlah banyak. Sebab terdapat beberapa yang kondisinya tidak memenuhi standar kualitas diinginkan calon pembeli.
Oleh karenanya ketersediaan kendaraan roda empat seken dalam keadaan bagus cukup terbatas. Sehingga harganya menjadi lebih mahal.
Jika ketersediaannya tidak banyak ditambah permintaan tinggi otomatis banderolnya pasti terkerek. Dengan begitu akan sangat sulit mencari sesuai dana Anda miliki.
Faktor selanjutnya adalah kendaraan yang kondisinya terawat cenderung dipasarkan lebih mahal.
Hal ini dikarenakan mobil bekas keadaanya baik memiliki nilai jual cukup tinggi dibandingkan kurang terawat.
Prima menuturkan kalau usia kendaraan mempengaruhi harga jual. Semakin muda tahun pembuatannya cenderung tinggi.
Namun meskipun mobil bekas tua memiliki harga murah, jangan sampai tergoda. Perlu dicek lagi lebih detail fisik dan surat-surat lainnya, jangan sampai tertipu oleh pedagang bandel.
Terkadang calon pembeli juga masih memikirkan merek. Biasanya memilih sudah popular atau dikenal banyak orang.
Efeknya harga mobil bekas bisa melonjak naik jika semua pembeli melakukan yang sama. Apalagi bila unitnya langka.
Terakhir beberapa kendaraan bekas memerlukan biaya perawatan yang lebih mahal daripada lainnya. Hal itu bisa saja terjadi karena sejumlah faktor.
Mulai dari tingkat kesulitan perawatan hingga harga serta ketersediaan sparepart. Tentu cukup mempengaruhi seseorang dalam membuat keputusan membelinya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Maret 2026, 11:00 WIB
06 Maret 2026, 22:00 WIB
26 Januari 2026, 08:00 WIB
22 Januari 2026, 13:00 WIB
18 Januari 2026, 13:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini