Debut GIIAS 2026 Hyundai Neira Prototype Sukses Curi Perhatian
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
Hyundai Ioniq 6 terdaftar memiliki nilai jual kendaraan bermotor di laman Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kabar kehadiran Hyundai Ioniq 6 di Indonesia kain santer. Sebab mobil listrik dari pabrikan asal Korea sudah memiliki NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor).
Menyitat laman NJKB BPBD (Badan Pendapatan Daerah) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Hyundai Ioniq 6 telah terdaftar. Adapun nama yang tertera adalah Ioniq 6 4X4 AT.
Dari sana diketahui nilai jual dari kendaraan elektrik tersebut sebesar Rp696 juta. jumlahnya jauh melampaui sang saudara Hyundai Ioniq 5.
Pasalnya mobil listrik yang mendapatkan subsidi pemerintah ini memiliki NJKB Rp488 juta. kemudian dijual on the road Rp748 jutaan pada tipe paling rendah.
Sehingga bisa dipastikan harga Hyundai Ioniq 6 akan lebih mahal ketika on the road ketimbang di situs NJKB. Sebab jumlah itu belum termasuk biaya lainnya seperti bea balik nama hingga pajak kendaraan bermotor.
Sebelumnya memang HMID (Hyundai Motors Indonesia) telah memajang Hyundai Ioniq 6 berkelir hitam di Senayan Park, Jakarta Pusat. Sedan setrum tersebut katanya didatangkan langsung dari negara asalnya Korea Selatan, tak heran jika posisi setirnya masih di sebelah kiri.
Kendati demikian jenama otomotif itu belum mau membocorkan kapan produk barunya bakal diluncurkan di Tanah Air. Mereka masih merahasiakannya.
Seperti diketahui Hyundai Ioniq 6 telah lebih dulu diperkenalkan di global seperti di Korea Selatan dan sejumlah negara lain di Eropa. Di negara asalnya mobil tersebut dijual 52 juta won atau sekitar Rp575.2 juta.
Patut diketahui Hyundai Ioniq 6 dibuat dari rangka sama seperti Ioniq 5, yakni E-GMP. Kendaraan ini hadir dengan desain khas sedan listrik terinspirasi dari Hyundai Prophecy Concept.
Produk anyar itu disematkan sistem penggerak semua roda alias AWD (all-wheel-drive). Sementara baterainya berkapasitas 77.4 kWh.
Penampung dayanya tersebut dipadukan dinamo yang mampu menghasilkan 320 hp serta torsi 605 NM. Sedangkan jarak tempuhnya berkisar 600 kilometer.
Kemudian desain eksterior dibuat sedemikian rupa agar mengoptimalkan aerodinamika kendaraan. Tak ada garis-garis tegas pada mobil umumnya namun karakternya tetap terasa berani maupun sporti.
Mereka mengatakan kendaraan roda empat anyarnya memiliki koefisien drag kecil berkat sisi depan yang dibuat rendah dan penggunaan active air flaps. Spoiler belakang juga diklaim berhasil membuat aerodinamika lebih optimal.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
03 Juli 2026, 07:58 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
13 Juni 2026, 20:27 WIB
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
Changan memboyong sejumlah model andalan dari berbagai sub merek, tawarkan variasi produk buat konsumen
27 Agustus 2026, 11:00 WIB
Untuk pasar India, Honda ADV 160 kini pakai mesin bensin yang dapat menenggak bahan bakar campuran etanol