Hyundai Ioniq 5 Ditawarkan Dengan Sistem Sewa Mulai Rp 15 Juta
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Hyundai Ioniq 6 terdaftar memiliki nilai jual kendaraan bermotor di laman Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Kabar kehadiran Hyundai Ioniq 6 di Indonesia kain santer. Sebab mobil listrik dari pabrikan asal Korea sudah memiliki NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor).
Menyitat laman NJKB BPBD (Badan Pendapatan Daerah) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Hyundai Ioniq 6 telah terdaftar. Adapun nama yang tertera adalah Ioniq 6 4X4 AT.
Dari sana diketahui nilai jual dari kendaraan elektrik tersebut sebesar Rp696 juta. jumlahnya jauh melampaui sang saudara Hyundai Ioniq 5.
Pasalnya mobil listrik yang mendapatkan subsidi pemerintah ini memiliki NJKB Rp488 juta. kemudian dijual on the road Rp748 jutaan pada tipe paling rendah.
Sehingga bisa dipastikan harga Hyundai Ioniq 6 akan lebih mahal ketika on the road ketimbang di situs NJKB. Sebab jumlah itu belum termasuk biaya lainnya seperti bea balik nama hingga pajak kendaraan bermotor.
Sebelumnya memang HMID (Hyundai Motors Indonesia) telah memajang Hyundai Ioniq 6 berkelir hitam di Senayan Park, Jakarta Pusat. Sedan setrum tersebut katanya didatangkan langsung dari negara asalnya Korea Selatan, tak heran jika posisi setirnya masih di sebelah kiri.
Kendati demikian jenama otomotif itu belum mau membocorkan kapan produk barunya bakal diluncurkan di Tanah Air. Mereka masih merahasiakannya.
Seperti diketahui Hyundai Ioniq 6 telah lebih dulu diperkenalkan di global seperti di Korea Selatan dan sejumlah negara lain di Eropa. Di negara asalnya mobil tersebut dijual 52 juta won atau sekitar Rp575.2 juta.
Patut diketahui Hyundai Ioniq 6 dibuat dari rangka sama seperti Ioniq 5, yakni E-GMP. Kendaraan ini hadir dengan desain khas sedan listrik terinspirasi dari Hyundai Prophecy Concept.
Produk anyar itu disematkan sistem penggerak semua roda alias AWD (all-wheel-drive). Sementara baterainya berkapasitas 77.4 kWh.
Penampung dayanya tersebut dipadukan dinamo yang mampu menghasilkan 320 hp serta torsi 605 NM. Sedangkan jarak tempuhnya berkisar 600 kilometer.
Kemudian desain eksterior dibuat sedemikian rupa agar mengoptimalkan aerodinamika kendaraan. Tak ada garis-garis tegas pada mobil umumnya namun karakternya tetap terasa berani maupun sporti.
Mereka mengatakan kendaraan roda empat anyarnya memiliki koefisien drag kecil berkat sisi depan yang dibuat rendah dan penggunaan active air flaps. Spoiler belakang juga diklaim berhasil membuat aerodinamika lebih optimal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 11:00 WIB
07 Februari 2026, 14:00 WIB
06 Februari 2026, 15:30 WIB
16 Januari 2026, 17:00 WIB
16 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana
17 Februari 2026, 17:00 WIB
NMAA tidak hanya sekadar memamerkan mobil modifikasi di ajang Osaka Auto Messe 2026, namun disertakan budaya
17 Februari 2026, 15:00 WIB
Dedi Mulyadi memamerkan moge milik pribadinya saat melakukan kunjungan ke daerah-daerah pelosok Jabar
17 Februari 2026, 13:00 WIB
IIMS 2027 masih digelar di JIExpo Kemayoran, tetapi rencananya memanfaatkan lahan tambahan seluas 20.000 m2
17 Februari 2026, 12:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tertarik dengan Denza B5 karena mobil tersebut memiliki desain yang tangguh
17 Februari 2026, 12:00 WIB
MPV bertenaga listrik Denza D9 hadir di Fortune Indonesia Summit 2026, incar konsumen pelaku bisnis di RI
17 Februari 2026, 11:00 WIB
Kegiatan ekspor mobil CBU Daihatsu sepanjang 2025 dikatakan mengalami peningkatan sebesar belasan persen