Honda Super One Diduga Terdaftar di RI, Nilai Jualnya Rp 257 Juta
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Aion UT diperkirakan bakal masuk Indonesia setelah siluetnya muncul di situs resmi beberapa hari lalu
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Aion Indonesia tampaknya akan segera meluncurkan model baru. Hal ini terlihat dari situs resminya yang sudah memperlihatkan siluet kendaraan teranyar.
Meski tidak ada informasi resmi, foto yang ditampilkan sudah cukup menggambarkan wujud kendaraan. Kemungkinan model tersebut adalah Aion UT.
Hal ini diperkuat dengan diperlihatkan foglamp pada bember yang dipakai kendaraan. Bentuknya sama persis dengan Aion UT.
Sayangnya sampai berita ini dibuat, Aion masih belum mengkonfirmasi kedatangan dari mobil tersebut.
Kehadirannya tentu cukup menarik karena Aion UT bakal masuk ke segmen hatchback yang persaingannya cukup ketat.
Secara umum BYD Aion UT hadir dengan desain cukup menarik. Tampilannya cukup tajam dan diperkuat lampu DRL serta LED di bemper menjadikannya semakin menarik.
Dari segi dimensi Aion UT memmili panjang 4.250 mm, lebar 1.850 mm dan tinggi 1.575 mm.
Aion UT dibekali baterai berkapasitas 44 kWh dan dikawinkan dengan motor listrik yang mampu melepas tenaga 134 hp. Dengan ini maka mobil bisa menempuh perjalanan sejauh 420 km dalam kondisi penuh.
Menariknya di Cina, Aion UT dijual dengan harga cukup kompetitif yaitu mulai dari 89.800 yuan-109.800 yuan atau sekitar Rp 198,3 jutaan sampai Rp 242,4 jutaan.
Jika benar masuk ke Indonesia, bukan tidak mungkin model tersebut akan diproduksi langsung di Tanah Air. Hal ini karena pabrik Aion di Purwakarta memiliki kapasitas cukup besar yaitu 20.000 unit per tahun dan bisa ditingkatkan sampai 50.000 unit per tahun.
Fasilitas produksi itu juga disebut tidak hanya akan fokus memproduksi kendaraan listrik tetapi juga teknologi lain. Kualitas mobil pun diklaim mendapat perhatian khusus dari principal sehingga dipastikan mutunya terjaga.
Dengan diproduksi lokal maka Aion UT berkesempatan memiliki harga lebih kompetitif. Hal ini karena mereka bisa meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri serta memanfaatkan insentif dari pemerintah yang jumlahnya cukup besar.
Hal ini tentunya akan menguntungkan masyarakat karena mereka jadi lebih mudah untuk mendapatkan EV dengan harga terjangkau.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 18:00 WIB
03 Maret 2026, 17:00 WIB
03 Maret 2026, 12:34 WIB
02 Maret 2026, 16:06 WIB
01 Maret 2026, 14:00 WIB
Terkini
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara bisa melalui banyak cara, seperti dengan mendatangi SIM keliling Bandung
04 Maret 2026, 06:00 WIB
Alternatif buat melayani perpanjangan di samping Satpas, SIM keliling Jakarta disebar di lima lokasi berbeda
03 Maret 2026, 18:00 WIB
Mobil listrik Honda Super One diyakini kuat jadi EV teranyar dari PT HPM yang masuk Indonesia tahun ini
03 Maret 2026, 17:00 WIB
Belum ada penyesuaian harga mobil listrik, ada pendatang baru seperti MG S5 EV dengan banderol Rp 300 jutaan
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan