Produksi Tesla Model S dan X Disetop, Elon Musk Pilih Bikin Robot
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Setelah Grab, BYD M6 ternyata diminati oleh perusahaan taksi online lain yang ingin pakai EV buat armadanya
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – MPV bertenaga listrik BYD M6 mendapatkan respon positif dari konsumen setelah peluncurannya di GIIAS 2024 (Gaikindo Indonesia International Auto Show).
Pemesanan Fleet BYD M6 juga diklaim banyak. Beberapa waktu lalu model ini resmi menjadi armada taksi online untuk Grab Indonesia dengan total 1.000 unit, disuplai bertahap sepanjang 2024.
Namun setelah Grab, pihak BYD Indonesia mengungkapkan masih ada perusahaan taksi online lain tertarik menggunakan M6 sebagai armada.
“Saya dengar perusahaan Ride Hailing yang satu lagi cukup besar juga, itu sudah mau ambil. Mereka lagi persiapan,” ucap Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia saat ditemui di Bekasi, Jawa Barat belum lama ini.
Hanya saja ia masih enggan mengungkapkan namanya. Luther memastikan konsumen terbarunya itu merupakan perusahaan lokal.
Dia menyebutkan bahwa jumlah pemesanan Fleet terbilang besar. Tetapi dipastikan tidak akan mengganggu jalannya pengiriman untuk konsumen non-fleet.
Apalagi angka pemesanannya diklaim membludak waktu GIIAS 2024. Dari total 2.920 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan), 50 persen di antaranya adalah BYD M6.
“Kita juga ada pemesanan-pemesanan yang sudah datang dari non-fleet, awal di GIIAS 2024. Itu kita prioritaskan sesuai nomor urut,” tegas Luther.
Lebih lanjut pemesanan BYD M6 hingga sekarang dinilai cukup baik dan juga berdatangan dari luar kota. Bisa dibilang M6 menjadi Volume Maker atau tulang punggung penjualan BYD di RI.
“Sudah pasti di segmen market dengan harga itu (BYD M6) mendominasi. Kalau yang lain-lain juga terbukti menjadi Key Player di market masing-masing, seperti Seal dan Atto 3,” kata Luther.
Sebagai informasi ada tiga tipe BYD M6 yakni Standard, Superior dan Superior Captain. Varian tertinggi berkonfigurasi 6-seater dan sudah pakai Captain Seat.
M6 Standard menggunakan baterai 55,4 kWh, menyuguhkan jarak tempuh 420 km dalam satu kali pengisian daya.
Sedangkan varian tertinggi Superior menggunakan baterai lebih besar kapasitas 71,8 kWh dan daya jelajah lebih jauh, klaimnya adalah 530 km.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 Februari 2026, 09:00 WIB
29 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Januari 2026, 09:00 WIB
28 Januari 2026, 15:00 WIB
27 Januari 2026, 12:10 WIB
Terkini
01 Februari 2026, 17:17 WIB
Toyota FT 86, Vespa Corsa 125 sampai Toyota Alphard jadi tiga dari sekian koleksi kendaraan Reza Arap
01 Februari 2026, 15:00 WIB
Shell, BP AKR sampai Vivo menurunkan harga BBM untuk periode Februari 2026 dengan besaran yang berbeda
01 Februari 2026, 13:00 WIB
Toyota Motor Corporation memberi atensi lebih terhadap penjualan mereka di Indonesia yang turun signifikan
01 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Toyota group pecahkan rekor baru dan menjadi pabrikan terlaris di dunia 2025 ungguli Volkswagen
01 Februari 2026, 09:00 WIB
Tajamnya penurunan penjualan sepertinya menjadi salah satu alasan Elon Musk mengalihkan fokus Tesla ke robot
01 Februari 2026, 07:00 WIB
Melansir laman resmi Pertamina, untuk harga BBM non subsidi mengalami penurunan dengan besaran bervariasi
31 Januari 2026, 19:00 WIB
Banyak rival di pasaran, MG belum akan bawa mobil listrik murah harga Rp 200 jutaan ke pasar Indonesia
31 Januari 2026, 17:00 WIB
Gaikindo akhirnya resmi menargetkan penjualan mobil di Indonesia sebesar 850.000 unit sepanjang 2026