BMW Sematkan Voice Command Baru, Seperti Ngobrol dengan Manusia
07 Januari 2026, 20:00 WIB
Tahun lalu diperkenalkan dengan warna hitam putih, sedan bunglon BMW sekarang bisa berganti jadi 32 warna
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Sejumlah pabrikan tekno dan otomotif meramaikan gelaran Consumer Electronics Show (CES) 2022 di Las Vegas. Salah satu kejutannya ternyata ikut hadir sedan bunglon BMW i Vision Dee.
Sedan futuristik ini memiliki target untuk menyediakan DEE (Digital Emotional Experience) untuk penggunanya. Nantinya teknologi DEE tersebut akan disematkan pada sedan listrik BMW termasuk model-model berukuran seri 3.
Sedan bunglon tersebut menggunakan teknologi terbaru dari BMW yakni E Ink Technology. Sebelumnya pabrikan Jerman ini sudah memperkenalkan E Ink di mobil iX pada gelaran CES 2022 namun saat itu warnanya masih terbatas pada hitam putih saja.
Namun saat ini versi terbaru E Ink sudah berwarna dan bisa menampilkan hingga 32 warna pada 240 segmen permukaan yang disediakan i Vision Dee. Namun pengguna mobil juga dapat mengkonfigurasi warnanya sesuai selera.
“Dengan BMW i Vision Dee kami menunjukkan bagaimana mobil mudah diintegrasikan ke kehidupan digital Anda dan menjadi pendamping terpercaya,” ucap Adrian van Hooydonk, Head of BMW Group Design, dikutip dari Carscoops, Jumat (6/1).
Ia mengatakan mobil ini juga dapat menjadi “portal” bagi pemiliknya ke dunia digital dengan tetap memegang kendali penuh. Jika diimplementasikan secara tepat teknologi tersebut bisa menyediakan pengalaman menarik untuk pengemudi.
Untuk diketahui sedan listrik BMW di masa depan bakal menggunakan desain Neue Klasse dan diprediksi bernama i3. Nama tersebut saat ini sudah digunakan eksklusif di pasar China, merupakan seri 3 versi listrik dan wheelbase lebih panjang.
Dari sisi eksterior mobil konsep ini memiliki desain yang sudah disederhanakan sehingga terlihat minimalis dan futuristik. Bentuknya mengadopsi sedan original BMW dan disematkan juga sejumlah karakteristik BMW seperti kidney grill dan headlight membulat.
Penggemar setia BMW pastinya dapat mengenali ciri khas BMW retro pada unitnya. Satu bagian yang tidak terlihat seperti karakter BMW adalah ekor sedan lebih pendek.
Desain minimalis tersebut tidak berhenti di eksterior. Di kabin mobil BMW menggunakan kemudi central vertical spoke. Jika pada mobil konvensional operasional pengaturan fitur menggunakan tombol pada setir, BMW memakai touchpoint yang bisa dikendalikan hanya menggunakan jari.
Sayangnya belum ada foto-foto interior mobil konsep tersebut. Spesifikasi mobil konsep juga tidak dipublikasikan.
Menurut BMW desain kabin tersebut dibuat dengan pertimbangan agar tidak mendistraksi fitur digital dan meningkatkan sensasi berkendara.
Pabrikan juga meluncurkan Head-Up Display untuk i Vision Dee. Komponen ini membentang di sepanjang kabin depan dan akan digunakan untuk model-model BMW yang menggunakan platform Neue Klausse di 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 20:00 WIB
05 Januari 2026, 13:00 WIB
24 Desember 2025, 17:03 WIB
23 Desember 2025, 13:00 WIB
15 Desember 2025, 19:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari
12 Januari 2026, 10:00 WIB
Salah satu strategi yang bisa diterapkan guna menggairahkan pasar motor listrik dengan menurunkan harga produk
12 Januari 2026, 09:00 WIB
Tingginya angka pajak kendaraan, akan membuat harga motor baru melambung dan tidak terjangkau masyarakat
12 Januari 2026, 08:00 WIB
Mayoritas pabrikan tidak mengerek harga LMPV di Januari 2026, namun merek seperti Hyundai lakukan penyesuaian
12 Januari 2026, 07:00 WIB
Stok Honda City Hatchback mulai kosong, sementara penyaluran dari pabrik ke diler nol sejak Agustus 2025
12 Januari 2026, 06:00 WIB
Mengawali pekan ini SIM keliling Jakarta kembali dibuka seperti biasa, ada di lima lokasi sekitar Ibu Kota
12 Januari 2026, 06:00 WIB
Untuk mendatangi SIM keliling Bandung hari ini, wajib memperhatikan jadwal maupun syarat yang harus dipenuhi
12 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 12 Januari 2026 kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Ibu Kota