Geely Bikin Tiruan Xiaomi SU7, Versi Ekonomis Incar Generasi Muda
09 Juli 2026, 07:00 WIB
Pemesan Aletra pilih tipe tertinggi karena sejumlah alasan, misal pertimbangan jarak tempuh lebih lebih jauh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Model mobil listrik di Indonesia semakin beragam khususnya jelang akhir 2024. Banyak pendatang baru termasuk Aletra, perusahaan dari grup Geely yang mengembangkan mobil khusus kebutuhan konsumen Indonesia.
Debut di GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), PT Aletra Mobil Nusantara mengklaim bahwa angka pemesanan atau SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) mereka diestimasikan tembus 300 unit.
“Kalau data kita belum dapat update dari sales ya, kita masih terus melakukan pameran mall-to-mall. Tetapi 300 lebih sih, karena di GJAW sendiri sudah 300-an,” kata Christo Antyo, Product Manager Aletra di Jakarta Selatan, Senin (13/1).
Mayoritas konsumen disebut memilih untuk beli tipe tertinggi yakni Aletra L8s. Padahal indennya sedikit lebih lama dibandingkan L8 yakni Juni 2025.
Tipe L8 sendiri sebenarnya dihadirkan sebagai pelengkap saja buat para konsumen yang tidak ingin menunggu terlalu lama.
“Baterai baru ini (Short Blade Battery untuk tipe tertinggi L8s) launching di Juni 2024, artinya baru beberapa bulan kita proses development, jadi kita pertimbangkan hadirkan versi short (range) menggunakan baterai dari Gotion delivery lebih cepat di April,” jelas Christo.
Namun ternyata konsumen bersedia menunggu sampai Juni 2025 demi mendapatkan tipe tertinggi dari Aletra L8.
“Masyarakat Indonesia itu senang jaga-jaga, walaupun belum tentu dua tahun sekali (misalnya) perjalanan ke Jakarta-Surabaya. Yang penting punya senjata atau kendaraannya,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra dalam kesempatan sama.
Di masa mendatang ia berharap infrastruktur atau ekosistem pendukung kendaraan listrik yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) bisa terus dikembangkan.
Sehingga meminimalisir ketakutan dari para konsumen apabila ingin memakai mobil listrik buat perjalanan jarak jauh sekalipun.
“Barangkali nanti kemungkinan kita akan mencoba ke arah situ (pengembangan SPKLU), sempat ada pembicaraan,” tegas Djoko.
Sebagai informasi, Aletra baru menghadirkan satu model buat konsumen tanah air yakni L8. Belum ada pembicaraan rinci tentang produk baru di Indonesia, tetapi ada beberapa kandidat seperti RL7 yang sempat dipamerkan di GJAW 2024.
Bicara harga, banderolnya tidak berbeda jauh dari rivalnya yakni BYD M6. Aletra dilego mulai Rp 435 jutaan sampai Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Juli 2026, 07:00 WIB
08 Juli 2026, 17:07 WIB
05 Juli 2026, 19:42 WIB
05 Juli 2026, 13:33 WIB
03 Juli 2026, 21:55 WIB
Terkini
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026
10 Juli 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai salah mendatangi lokasi SIM keliling Bandung, karena setiap hari tempatnya berbeda-beda
10 Juli 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta dibuka di lokasi yang lebih terbatas setiap akhir pekan
09 Juli 2026, 22:00 WIB
SUV praktis, efisien dan memiliki teknologi tinggi seperti Deepal S07 banyak dicari keluarga modern di RI
09 Juli 2026, 21:00 WIB
PT AHM baru-baru ini menghadirkan pilihan warna baru untuk Honda Rebel 1100, harga mulai Rp 400 jutaan
09 Juli 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik VinFast VF 2 hadir meramaikan persaingan pasar EV mungil, harga mulai dari Rp 120 jutaan