iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
Pemesan Aletra pilih tipe tertinggi karena sejumlah alasan, misal pertimbangan jarak tempuh lebih lebih jauh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Model mobil listrik di Indonesia semakin beragam khususnya jelang akhir 2024. Banyak pendatang baru termasuk Aletra, perusahaan dari grup Geely yang mengembangkan mobil khusus kebutuhan konsumen Indonesia.
Debut di GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), PT Aletra Mobil Nusantara mengklaim bahwa angka pemesanan atau SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) mereka diestimasikan tembus 300 unit.
“Kalau data kita belum dapat update dari sales ya, kita masih terus melakukan pameran mall-to-mall. Tetapi 300 lebih sih, karena di GJAW sendiri sudah 300-an,” kata Christo Antyo, Product Manager Aletra di Jakarta Selatan, Senin (13/1).
Mayoritas konsumen disebut memilih untuk beli tipe tertinggi yakni Aletra L8s. Padahal indennya sedikit lebih lama dibandingkan L8 yakni Juni 2025.
Tipe L8 sendiri sebenarnya dihadirkan sebagai pelengkap saja buat para konsumen yang tidak ingin menunggu terlalu lama.
“Baterai baru ini (Short Blade Battery untuk tipe tertinggi L8s) launching di Juni 2024, artinya baru beberapa bulan kita proses development, jadi kita pertimbangkan hadirkan versi short (range) menggunakan baterai dari Gotion delivery lebih cepat di April,” jelas Christo.
Namun ternyata konsumen bersedia menunggu sampai Juni 2025 demi mendapatkan tipe tertinggi dari Aletra L8.
“Masyarakat Indonesia itu senang jaga-jaga, walaupun belum tentu dua tahun sekali (misalnya) perjalanan ke Jakarta-Surabaya. Yang penting punya senjata atau kendaraannya,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra dalam kesempatan sama.
Di masa mendatang ia berharap infrastruktur atau ekosistem pendukung kendaraan listrik yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) bisa terus dikembangkan.
Sehingga meminimalisir ketakutan dari para konsumen apabila ingin memakai mobil listrik buat perjalanan jarak jauh sekalipun.
“Barangkali nanti kemungkinan kita akan mencoba ke arah situ (pengembangan SPKLU), sempat ada pembicaraan,” tegas Djoko.
Sebagai informasi, Aletra baru menghadirkan satu model buat konsumen tanah air yakni L8. Belum ada pembicaraan rinci tentang produk baru di Indonesia, tetapi ada beberapa kandidat seperti RL7 yang sempat dipamerkan di GJAW 2024.
Bicara harga, banderolnya tidak berbeda jauh dari rivalnya yakni BYD M6. Aletra dilego mulai Rp 435 jutaan sampai Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 19:55 WIB
12 Agustus 2026, 09:00 WIB
11 Agustus 2026, 20:06 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda