BYD Berhasil Mendorong Penjualan Mobil Listrik Nasional
14 Februari 2026, 10:30 WIB
Pemesan Aletra pilih tipe tertinggi karena sejumlah alasan, misal pertimbangan jarak tempuh lebih lebih jauh
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Model mobil listrik di Indonesia semakin beragam khususnya jelang akhir 2024. Banyak pendatang baru termasuk Aletra, perusahaan dari grup Geely yang mengembangkan mobil khusus kebutuhan konsumen Indonesia.
Debut di GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), PT Aletra Mobil Nusantara mengklaim bahwa angka pemesanan atau SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) mereka diestimasikan tembus 300 unit.
“Kalau data kita belum dapat update dari sales ya, kita masih terus melakukan pameran mall-to-mall. Tetapi 300 lebih sih, karena di GJAW sendiri sudah 300-an,” kata Christo Antyo, Product Manager Aletra di Jakarta Selatan, Senin (13/1).
Mayoritas konsumen disebut memilih untuk beli tipe tertinggi yakni Aletra L8s. Padahal indennya sedikit lebih lama dibandingkan L8 yakni Juni 2025.
Tipe L8 sendiri sebenarnya dihadirkan sebagai pelengkap saja buat para konsumen yang tidak ingin menunggu terlalu lama.
“Baterai baru ini (Short Blade Battery untuk tipe tertinggi L8s) launching di Juni 2024, artinya baru beberapa bulan kita proses development, jadi kita pertimbangkan hadirkan versi short (range) menggunakan baterai dari Gotion delivery lebih cepat di April,” jelas Christo.
Namun ternyata konsumen bersedia menunggu sampai Juni 2025 demi mendapatkan tipe tertinggi dari Aletra L8.
“Masyarakat Indonesia itu senang jaga-jaga, walaupun belum tentu dua tahun sekali (misalnya) perjalanan ke Jakarta-Surabaya. Yang penting punya senjata atau kendaraannya,” kata Djoko Purwanto, Technical Director Aletra dalam kesempatan sama.
Di masa mendatang ia berharap infrastruktur atau ekosistem pendukung kendaraan listrik yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) bisa terus dikembangkan.
Sehingga meminimalisir ketakutan dari para konsumen apabila ingin memakai mobil listrik buat perjalanan jarak jauh sekalipun.
“Barangkali nanti kemungkinan kita akan mencoba ke arah situ (pengembangan SPKLU), sempat ada pembicaraan,” tegas Djoko.
Sebagai informasi, Aletra baru menghadirkan satu model buat konsumen tanah air yakni L8. Belum ada pembicaraan rinci tentang produk baru di Indonesia, tetapi ada beberapa kandidat seperti RL7 yang sempat dipamerkan di GJAW 2024.
Bicara harga, banderolnya tidak berbeda jauh dari rivalnya yakni BYD M6. Aletra dilego mulai Rp 435 jutaan sampai Rp 488 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 16:47 WIB
Terkini
14 Februari 2026, 10:30 WIB
BYD berhasil dorong penjualan mobil listrik nasional dengan mencatatkan angka penjualan sebesar 54.000 unit di 2025
14 Februari 2026, 10:00 WIB
F4 Indonesia siap digelar pada ajang Mandalika Festival of Speed di pertengahan 2026 dengan dua konsep balap
14 Februari 2026, 09:00 WIB
Denza memboyong MPV mewah D9 dan memperkenalkan produk SUV baru, Denza B5 di pameran BCA Expoversary 2026
14 Februari 2026, 08:00 WIB
Bridgestone tidak hanya sekadar memamerkan produk-produk unggulannya pada pameran otomotif tahunan IIMS 2026
14 Februari 2026, 07:00 WIB
BYD telah hadir di Indonesia dengan membawa sejumlah model yang memiliki keunggulannya masing-masing
13 Februari 2026, 22:48 WIB
Mitsubishi Xforce edisi Anniversary meluncur di IIMS 2026 dengan penambahan fitur eksterior dan eksterior
13 Februari 2026, 21:34 WIB
BYD terus berinovasi untuk menempatkan diri mereka sebagai pemimpin dalam perkembangan teknologi dan otomotif
13 Februari 2026, 19:22 WIB
BYD Indonesia mampu memberi dampak langsung bagi kelangsungan industri dan ekosistem mobil listrik nasional