Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Merek mobil China gencar memasarkan kendaraan di RI, ada juga yang sempat hengkang namun kembali memboyong EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Sejumlah merek mobil China masuk ke Indonesia sepanjang 2024 namun trennya disinyalir masih bakal berlanjut di 2025. Ada nama yang terbilang familiar seperti Geely.
Perlu diketahui, dahulu Geely hadir di dalam negeri pada 2010 melalui Geely Mobil Indonesia. Sayangnya mereka hanya bertahan lima tahun, kemungkinan besar karena angka penjualannya terus menurun dalam kurun waktu tersebut.
Namun di era elektrifikasi Geely justru percaya diri kembali dan menghadirkan mobil listrik. Di samping itu, rangkaian produk lain di bawah naungan Geely Holding Group turut diboyong ke RI seperti mobil listrik dari Zeekr dan Aletra.
Aletra menggunakan basis Livan Maple 80V L, versi listrik dari Geely Jiaji L di Tiongkok. Namun model itu diklaim telah dikembangkan khusus pasar Indonesia dan digadang sebagai MPV (Multi Purpose Vehicle) bertenaga listrik dengan kabin terluas di segmennya.
Meskipun sejumlah merek China sempat gagal di masa lalu, Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) meyakini saat ini mereka bakal bertahan lama karena brand Tiongkok melihat pasar RI potensial dengan 280 juta lebih penduduk.
“Ada satu pelajaran yang mereka (merek mobil China) ambil dengan baik. Mereka kuat di RND (Research and Development), penelitiannya dan mampu melakukan peningkatan (kualitas) produk,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Menurut dia rangkaian produk mobil China sekarang memiliki desain menarik. Ditambah lagi teknologi disematkan semakin mumpuni sehingga mampu bersaing di industri otomotif tanah air.
Pihak Gaikindo yakin bahwa deretan merek China yang mulai berjualan di dalam negeri tidak akan mengulangi kesalahan sama sampai hengkang seperti di masa lalu.
“Di samping penelitiannya, mereka juga menjalin kerja sama dengan banyak pihak yang sudah mumpuni atau matang dalam memproduksi kendaraan bermotor,” kata Kukuh.
Sebagai informasi, di 2024 ada berbagai produk China debut di RI mencakup BYD, BAIC, Maxus, Zeekr sampai Aletra. Kemudian di 2025 salah satu nama dipastikan hadir yakni Xpeng.
Namun di luar itu masih ada banyak pendatang baru diyakini hadir meramaikan opsi mobil listrik bagi calon konsumen RI, seperti Leapmotor dan Changan.
Merek China yang sudah ada di Indonesia sebelumnya juga terus melengkapi portofolio mereka, misalnya Chery. Setelah menghadirkan SUV EV offroad J6, mereka berminat menghadirkan lini kendaraan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) sepanjang tahun ini.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 21:00 WIB
BMW iX3 dijadwalkan meluncur di pameran otomotif GIIAS 2026, meskipun penjualan EV BMW diklaim masih datar
30 Juni 2026, 20:28 WIB
Dua model baru Changan yakni S05 EV dan REEV bisa dipesan, CBU Thailand dengan estimasi harga Rp 500 jutaan
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi