Profil Kevin Nizam, WNI Pertama yang Kerja di Pabrik Tesla

Berikut ini profil Kevin Nizam, seorang WNI pertama asal Jember, Jawa Timur yang kerja di pabrik Tesla

Profil Kevin Nizam, WNI Pertama yang Kerja di Pabrik Tesla
Serafina Ophelia

TRENOTO – Nama Tesla sudah tidak asing lagi di kalangan penggemar otomotif, khususnya pengguna kendaraan listrik. Tesla menjadi salah satu mobil listrik premium yang paling dikenal secara global, dan saat ini dipimpin oleh Elon Musk.

Kevin Nizam boleh berbangga menjadi salah satu orang yang ikut ambil bagian dalam pembuatan mobil listrik premium tersebut. Ia menjadi orang Indonesia pertama yang bekerja di Tesla Gigafactory, Jerman.

Berikut ini profil Kevin Nizam, mulai dari jejak pendidikan hingga karirnya saat ini.

Untuk diketahui ia merupakan seorang mahasiswa asal Jember, Jawa Timur. Kevin bekerja di salah satu pusat perakitan mobil Tesla, di mana ia mengoperasikan robot produksi yang bertujuan menjaga kualitas produksi Tesla Model Y.

Photo : Istimewa

Latar belakang pendidikannya juga tidak main-main. Sebelum bekerja ia menyelesaikan gelar sarjananya di Technical University Bradenburg, Jerman, periode 2017 – 2021 dengan spesialisasi teknik elektro dan manajemen.

Ia melanjutkan pendidikan studi magister di University of Applied Science Bradenburg, saat itu sambil bekerja di pabrik perakitan mobil Tesla.

Baca juga: Tesla Siapkan Fitur Self Driving, Harga Setara Suzuki Ertiga

Melalui proses seleksi ketat ia melamar di 2021 dan berhasil mengikuti tahap wawancara pada September. Terhitung per Mei 2022 Kevin sudah menjabat sebagai Junior Production Engineer.

Saat ini ia tengah mencoba hal lain dan menjabat sebagai Supplier Quality Assurance. Usahanya ini menginspirasi lebih banyak orang untuk mencoba kerja di Tesla.

Ada empat orang warga Indonesia lain bekerja bersamanya di pabrik tersebut dengan bidang berbeda-beda, mulai dari rekrutmen, pembelian sampai audit produk.

Meski telah meniti karir di luar negeri, ia tetap berharap bisa kembali ke Indonesia dan membantu memanfaatkan pengetahuannya setelah menjadi ahli di Tesla.

Tesla di Indonesia

Photo : Tesla

Tesla dijual di Tanah Air melalui Importir Umum (IU) Prestige Image Motorcars. Model termurahnya yakni Model 3 Standard Range dengan harga Rp1.7 miliar.

Bagi yang berminat calon konsumen bisa menyiapkan DP sebesar Rp500 juta. Harga pelunasan diberi potongan Rp50 juta.

Untuk diketahui dalam sekali pengisian daya penuh Model Y bisa menempuh jarak 533 km, sementara waktu pengisian dayanya adalah 5 jam.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Catalunya 2026: Alex Marquez Solid Terdepan

Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona 

komunitas
JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan

Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung

mobil
BYD Atto 1

Spesifikasi BYD Atto 1 Terbaru, Harga Rp 199 Jutaan

BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta

mobil
BYD Atto 1

Penjualan Meroket, BYD Sebut Minat Masyarakat ke EV Meningkat

BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif

otosport
MotoGP Catalunya 2026

Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi

Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini

mobil
Hyundai

Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat

Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April

mobil
Sung Kang, Maxdecal

Maxdecal Gandeng Sung Kang Bawa Indonesia ke Panggung Global

Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial

motor
Omoway

Omoway Beri Subsidi Motor Pertamanya, Omo-X Dijual Rp 35 Jutaan

Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia