Hyundai Ambisi Luncurkan 100 Mobil sampai 2030, Ada Santa Fe REEV
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Melambatnya penjualan mobil listrik diduga jadi alasan Hyundai setop sementara produksi Ioniq 5 dan Kona EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Untuk keempat kalinya tahun ini, Hyundai kembali menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona EV (Electric Vehicle) di Ulsan Plant 1, Korea Selatan mulai 25 Juni 2025.
Dilansir dari The Korean Car Blog, Kamis (26/06) penyetopan temporer telah dilakukan pada Februari, April dan Mei. Semuanya berlangsung selama empat hari.
Berbagai sumber menyebutkan bahwa hal itu disebabkan oleh melambatnya permintaan mobil listrik di pasar global.
Produsen otomotif sekarang memang harus menghadapi berbagai gempuran dari manufaktur asal Cina, dari sisi harga maupun teknologi.
Hyundai juga disebut ikut terdampak persaingan tersebut. Ekspor mobil listrik andalan mereka yakni Ioniq 5 dilaporkan hanya 2.449 unit. Padahal sebelumnya tahun ini tembus 8.000 unit.
Sedangkan ekspor Hyundai Kona EV mencatatkan hasil yang lebih rendah yakni 234 unit.
Guna kembali mendorong penjualan, Hyundai mulai menerapkan berbagai program dan promosi kepada konsumen.
Misalnya, pembelian Ioniq 9 atau Ioniq 5 telah dipaketkan dengan alat pengisian daya Charge Point Home Flex Level 2.
Jika melihat pasar Indonesia, merek mobil Cina mulai mendominasi tangga penjualan ritel (diler ke konsumen).
Sedangkan capaian wholesales atau penyaluran dari pabrik ke diler juga banyak ditempati oleh brand-brand Tiongkok.
Berdasarkan data yang diolah KatadataOTO dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Hyundai berada di urutan ke-delapan capaian wholesales sepanjang Mei 2025.
Tiga besar diisi oleh BYD Sealion 7, BYD M6 dan MPV (Multi Purpose Vehicle) premium Denza D9.
Sedangkan di April 2025, Hyundai bahkan tidak berhasil masuk ke 10 besar. Tiga model dari BYD bertahan, sisanya adalah produk Tiongkok dari Wuling, Geely dan Aion.
Keputusan Hyundai di Korea Selatan tampaknya tidak berpengaruh ke Indonesia. Sebab penyaluran unit dari pabrik ke diler masih berjalan normal, meskipun angkanya melambat.
Hyundai bakal menghadapi persaingan mobil listrik yang semakin sengit tahun ini, mengingat beragam produk baru dari Cina siap hadir meramaikan pasar dalam waktu dekat.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Mobil hybrid menjadi salah satu opsi transisi elektrifikasi yang menuai respons positif dari masyarakat
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez