UFilm Resmi Jadi Kaca Film OEM Mobil Listrik Jaecoo J5
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Melambatnya penjualan mobil listrik diduga jadi alasan Hyundai setop sementara produksi Ioniq 5 dan Kona EV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Untuk keempat kalinya tahun ini, Hyundai kembali menghentikan sementara produksi Ioniq 5 dan Kona EV (Electric Vehicle) di Ulsan Plant 1, Korea Selatan mulai 25 Juni 2025.
Dilansir dari The Korean Car Blog, Kamis (26/06) penyetopan temporer telah dilakukan pada Februari, April dan Mei. Semuanya berlangsung selama empat hari.
Berbagai sumber menyebutkan bahwa hal itu disebabkan oleh melambatnya permintaan mobil listrik di pasar global.
Produsen otomotif sekarang memang harus menghadapi berbagai gempuran dari manufaktur asal Cina, dari sisi harga maupun teknologi.
Hyundai juga disebut ikut terdampak persaingan tersebut. Ekspor mobil listrik andalan mereka yakni Ioniq 5 dilaporkan hanya 2.449 unit. Padahal sebelumnya tahun ini tembus 8.000 unit.
Sedangkan ekspor Hyundai Kona EV mencatatkan hasil yang lebih rendah yakni 234 unit.
Guna kembali mendorong penjualan, Hyundai mulai menerapkan berbagai program dan promosi kepada konsumen.
Misalnya, pembelian Ioniq 9 atau Ioniq 5 telah dipaketkan dengan alat pengisian daya Charge Point Home Flex Level 2.
Jika melihat pasar Indonesia, merek mobil Cina mulai mendominasi tangga penjualan ritel (diler ke konsumen).
Sedangkan capaian wholesales atau penyaluran dari pabrik ke diler juga banyak ditempati oleh brand-brand Tiongkok.
Berdasarkan data yang diolah KatadataOTO dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), Hyundai berada di urutan ke-delapan capaian wholesales sepanjang Mei 2025.
Tiga besar diisi oleh BYD Sealion 7, BYD M6 dan MPV (Multi Purpose Vehicle) premium Denza D9.
Sedangkan di April 2025, Hyundai bahkan tidak berhasil masuk ke 10 besar. Tiga model dari BYD bertahan, sisanya adalah produk Tiongkok dari Wuling, Geely dan Aion.
Keputusan Hyundai di Korea Selatan tampaknya tidak berpengaruh ke Indonesia. Sebab penyaluran unit dari pabrik ke diler masih berjalan normal, meskipun angkanya melambat.
Hyundai bakal menghadapi persaingan mobil listrik yang semakin sengit tahun ini, mengingat beragam produk baru dari Cina siap hadir meramaikan pasar dalam waktu dekat.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 12:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
14 Februari 2026, 07:00 WIB
13 Februari 2026, 19:22 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026