Penjualan Mobil Mewah Januari 2026 Lesu, Volvo Turun Drastis
20 Februari 2026, 15:00 WIB
Merek mobil Eropa seperti BMW dan Mercedes-Benz berpeluang diuntungkan regulasi RI-Uni Eropa yakni IEU-CEPA
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA resmi disepakati.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai kebijakan perdagangan di antara kedua belah pihak, salah satunya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen termasuk untuk mobil.
“Kami telah berkomitmen untuk bekerja lebih keras dalam hal diversifikasi dan kerja sama mendukung pekerjaan dan pertumbuhan Uni Eropa,” kata Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa dikutip dari laman resmi European Commission, Rabu (08/10).
Perlu diketahui produk mobil Eropa di Indonesia saat ini ditawarkan dengan banderol cukup tinggi. Biaya impor kendaraan jadi satu faktor yang berperan di belakangnya.
Oleh karena itu kebijakan yang meringankan biaya bea masuk mobil Eropa ini dapat menjadi angin segar buat berbagai manufaktur seperti BMW dan Mercedes-Benz.
Mengingat mayoritas lini kendaraan mereka masih berstatus Completely Built Up alias impor utuh dari negara asalnya.
Merek lain yang juga punya pabrik di Eropa seperti Citroen juga berpeluang menikmati kebijakan tersebut.
Harga mobil listrik mereka yakni E-C4 bisa ditawarkan dengan kompetitif apabila kesepakatan IEU-CEPA diimplementasikan di masa mendatang.
Lebih lanjut dijelaskan dalam keterangan tersebut, perjanjian Indonesia-Uni Eropa juga akan membuka banyak kesempatan investasi di sektor strategis termasuk Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik.
Mengingat bahwa sekarang kendaraan listrik tengah mendapatkan respons cukup baik dari konsumen Tanah Air.
Secara keseluruhan, merek-merek yang dapat diuntungkan berkat regulasi tersebut adalah BMW, Mercedes-Benz sampai Citroen.
BMW sendiri sebagai salah satu mobil Eropa yang mencatatkan penjualan baik di Indonesia berpeluang memperluas portofolio produknya tahun depan baik terkhusus di segmen elektrifikasi.
Implementasi kebijakan Indonesia-Uni Eropa patut ditunggu di 2027 mendatang, sebab dapat menjadi titik pemicu tren positif produk Eropa di Indonesia.
Sehingga menjadi modal untuk melawan gempuran mobil Cina yang saat ini telah merambah ke segmen premium dengan banderol kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Februari 2026, 15:00 WIB
08 Februari 2026, 15:00 WIB
06 Februari 2026, 07:00 WIB
04 Februari 2026, 10:00 WIB
03 Februari 2026, 15:00 WIB
Terkini
08 Maret 2026, 15:00 WIB
VinFast menerima pemesanan 20.000 unit mobil listrk dari dua perusahaan transportasi yang akan dikirim hingga 2028
08 Maret 2026, 13:00 WIB
Toyota Astra Motor berhasil mencatatkan pangsa pasar sampai 31,2 persen di dalam negeri sepanjang tahun lalu
08 Maret 2026, 09:00 WIB
Main dealer motor Honda, Wahana Makmur Sejati perkenalkan lini produk aditif bahan bakar ramah lingkungan
07 Maret 2026, 15:00 WIB
Kehadiran Volvo ES90 dipercaya dapat menambah opsi mobil listrik di segmen premium bagi konsumen di Indonesia
07 Maret 2026, 11:00 WIB
Berkaca pada tren pada tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mobil bekas meningkat jelang Lebaran
07 Maret 2026, 09:06 WIB
JAC di bawah naungan Indomobil membuka diler 3S pertama di kawasan Pantai Indah Kapuk guna permudah konsumen
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas