Penjualan Mobil Mewah November 2025, BMW Naik 2,3 Persen
09 Desember 2025, 17:00 WIB
Merek mobil Eropa seperti BMW dan Mercedes-Benz berpeluang diuntungkan regulasi RI-Uni Eropa yakni IEU-CEPA
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IEU-CEPA resmi disepakati.
Kesepakatan tersebut mencakup berbagai kebijakan perdagangan di antara kedua belah pihak, salah satunya adalah keringanan biaya bea impor produk dari Eropa ke Indonesia sebesar 98,5 persen termasuk untuk mobil.
“Kami telah berkomitmen untuk bekerja lebih keras dalam hal diversifikasi dan kerja sama mendukung pekerjaan dan pertumbuhan Uni Eropa,” kata Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa dikutip dari laman resmi European Commission, Rabu (08/10).
Perlu diketahui produk mobil Eropa di Indonesia saat ini ditawarkan dengan banderol cukup tinggi. Biaya impor kendaraan jadi satu faktor yang berperan di belakangnya.
Oleh karena itu kebijakan yang meringankan biaya bea masuk mobil Eropa ini dapat menjadi angin segar buat berbagai manufaktur seperti BMW dan Mercedes-Benz.
Mengingat mayoritas lini kendaraan mereka masih berstatus Completely Built Up alias impor utuh dari negara asalnya.
Merek lain yang juga punya pabrik di Eropa seperti Citroen juga berpeluang menikmati kebijakan tersebut.
Harga mobil listrik mereka yakni E-C4 bisa ditawarkan dengan kompetitif apabila kesepakatan IEU-CEPA diimplementasikan di masa mendatang.
Lebih lanjut dijelaskan dalam keterangan tersebut, perjanjian Indonesia-Uni Eropa juga akan membuka banyak kesempatan investasi di sektor strategis termasuk Electric Vehicle (EV) atau mobil listrik.
Mengingat bahwa sekarang kendaraan listrik tengah mendapatkan respons cukup baik dari konsumen Tanah Air.
Secara keseluruhan, merek-merek yang dapat diuntungkan berkat regulasi tersebut adalah BMW, Mercedes-Benz sampai Citroen.
BMW sendiri sebagai salah satu mobil Eropa yang mencatatkan penjualan baik di Indonesia berpeluang memperluas portofolio produknya tahun depan baik terkhusus di segmen elektrifikasi.
Implementasi kebijakan Indonesia-Uni Eropa patut ditunggu di 2027 mendatang, sebab dapat menjadi titik pemicu tren positif produk Eropa di Indonesia.
Sehingga menjadi modal untuk melawan gempuran mobil Cina yang saat ini telah merambah ke segmen premium dengan banderol kompetitif.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 17:00 WIB
06 Desember 2025, 19:00 WIB
04 Desember 2025, 11:00 WIB
03 Desember 2025, 20:21 WIB
03 Desember 2025, 17:25 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan
10 Desember 2025, 13:00 WIB
Toyota RAV4 generasi terbaru berpeluang hadir di RI, model ini tersedia dalam opsi PHEV dan full hybrid
10 Desember 2025, 12:00 WIB
Pindad mematangkan rencana produksi mobil nasional sebagai wujud kemandirian industri otomotif nasional
10 Desember 2025, 11:00 WIB
Berbagai persiapan harus dilakukan sebelum pergi berlibur saat Nataru 2025-2026 agar perjalanan terasa nyaman
10 Desember 2025, 10:00 WIB
Chery santai menanggapi kedatangan Toyota Veloz Hybrid setelah resmi dipasarkan dalam pameran GJAW 2025
10 Desember 2025, 09:00 WIB
Absennya insentif otomotif bisa berdampak ke harga mobil termasuk EV, daya beli sampai keputusan investasi
10 Desember 2025, 08:00 WIB
Kapolda Jawa Barat memberi perhatian khusus pada jalur puncak saat libur Nataru karena kerap timbulkan kemacetan