Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Uni Eropa segera memberlakukan tarif impor sebanyak 38 persen pada mobil listrik China karena dianggap curang
Oleh Denny Basudewa
KatadataOTO – Mobil Listrik China terus berkembang dan populasinya terus bertambah seiring waktu. Tidak hanya di dalam negeri mereka, namun secara global.
Penjualan mobil listrik China di beberapa negara terus meningkat. Bahkan beberapa pihak menyebut jika kendaraan setrum mereka terlaris di Eropa.
Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab Uni Eropa meradang melihat perkembangan mobil listrik China. Perkembangan yang cukup masif dianggap mengancam industri otomotif negara-negara di Eropa.
Mereka takut mobil listrik buatan negara-negara Eropa kalah bersaing dengan brand asal China. Ketatnya persaingan dianggap bakal mematikan para produsen asal benua biru.
Uni Eropa sendiri dikatakan siap memberlakukan pajak hingga 38 persen atas impor mobil listrik China. Langkah itu diyakini bisa menahan penyebaran populasi kendaraan setrum asal negeri tirai bambu.
“Sebuah studi mengungkap bahwa dua dari lima mobil listrik terlaris di Eropa berasal dari China. Pada Mei 2024, mobil listrik China menyumbang 19 persen dari keseluruhan penjualan,” ditulis Carscoops.
Salah satu faktor kendaraan asal Tiongkok mudah diterima adalah harga yang lebih terjangkau. Uni Eropa menganggap pemerintah China tidak adil karena memberikan subsidi terlalu besar.
Disebutkan penjualan mobil baru di Eropa mengalami penurunan 2.5 persen pada Mei 2024 dibandingkan tahun lalu. Meskipun angkanya masih lebih tinggi dari masa pandemi di 2021 dan 2022.
“Sejak pandemi global, pasar mobil di Eropa baru pulih hingga 75 – 80 persen dari ukuran aslinya. Sehingga memberikan peluang unik bagi produk asal Tiongkok untuk berjualan di Eropa sambil menghindari tarif,” kata Felipe Munoz, Analis Global JATO Dynamics dikutip dari Carscoops (04/07).
Lebih jauh disebutkan jika MG sebagai merek di bawah naungan SAIC ungguli Tesla di Eropa. Menyikapi aturan tarif pajak terbaru di benua biru, MG berencana kembali menjagokan mobil konvensional alias peminum bensin.
Perkembangan kendaraan setrum asal China terus mengalami kemajuan pesat. Beragam manufaktur berburu insentif dari pemerintah Tanah Air.
Model yang ditawarkan sangat bervariasi, mulai dari yang paling mungil hingga berdimensi selayaknya MPV premium.
Banderol nan melekat pada mobil listrik China tidak lain adalah murah. Setidaknya lebih terjangkau daripada produk sekelasnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
Terkini
27 September 2026, 23:38 WIB
Dengan pengalaman selama tiga dekade, Suzuki memberikan tampilan baru salah satu diler mereka di Pulo Gadung
27 September 2026, 22:55 WIB
Meskipun terlahir dengan DNA yang sama yakni SUV tangguh, namun kedua kendaraan memiliki karakter berbeda
27 September 2026, 21:23 WIB
SUV legendaris Mitsubishi yakni All-new Pajero kembali hadir, mobil ini mendapat respon baik di Indonesia
27 September 2026, 20:20 WIB
Pada bulan ini harga motor matic 150 cc tidak mengalami kenaikan, jadi kesempatan buat Anda membeli kendaraan
27 September 2026, 19:45 WIB
Kontes modifikasi Customaxi 2026 Yamaha digelar di Bandung, Jawa Barat karena memiliki daya tarik tersendiri
27 September 2026, 17:50 WIB
Sebanyak 1.000 unit iCar V23 yang terpesan terkirim ke tangan konsumen di Indonesia, jadi pencapaian baru
27 September 2026, 09:55 WIB
Fasilitas uji kelaikan kendaraan BPLJSKB Bekasi telah dikembangkan untuk berbagai jenis uji keselamatan mobil
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty