MG Tunggu Aturan Teknis Insentif Mobil Listrik 2026
10 Mei 2026, 06:01 WIB
Penjualan Xpeng X9 diklaim sudah melampaui Toyota Alphard dengan selisih hingga ribuan unit sepanjang 2024
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski di Indonesia belum diluncurkan secara resmi tetapi Xpeng X9 sebenarnya sudah mendapat respon baik dari negara-negara lain khususnya China. Hal ini terlihat dari tingginya angka penjualan yang diraih sepanjang 2024.
Bahkan pabrikan tersebut mengklaim sudah menjadi MPV premium paling laris di China sepanjang 2024. Catatan tersebut membuat mereka optimis bisa diterima dengan baik oleh pasar di negara lainnya.
“Saat membuat catatan ini saya kagum atas pencapaian yang sudah diraih oleh Xpeng X9 karena hanya dalam satu tahun sudah sudah menjadi model terlaris di kelasnya. Bahkan ada Toyota Alphard merupakan kendaraan ICE sehingga membuat kami semakin bangga,” ungkap He Xiaopeng, Chairman & CEO Xpeng.
Pada acara Xpeng Global Brand Night di Hongkong yang dihadiri KatadataOTO ia mengungkap bahwa bahwa penjualan X9 sepanjang 2024 mencapai 21.141 unit. Jumlah itu unggul dari Zeekr 009 di peringkat kedua dan Toyota Alphard sebesar 16.701 unit.
“Kami harus menaruh Toyota Alphard di dalam peringkat meski bukan kendaraan listrik karena ia merupakan trendsetter di segmen ini. Saya pun sangat bangga karena Xpeng X9 sudah berada di puncak,” tambahnya
Banyaknya angka penjualan tersebut pun membuat mereka optimis bisa diterima dengan baik di berbagai negara lain. Oleh sebab itu mulai tahun ini Xpeng X9 juga akan masuk ke beberapa pasar khususnya Asia Tenggara.
“Kami sudah memperkenalkan Xpeng X9 di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand,” ungkapnya kemudian.
Perlu diketahui bahwa Xpeng X9 model year 2025 resmi diluncurkan secara global di Hong Kong. Mobil tersebut sudah mendapat beragam pengembangan menarik untuk memberi nilai tambah di mata pelanggannya.
Salah satu pengembangan utama adalah kemampuan pengisian daya yang sangat cepat karena didukung 5C Superfast Charging AI battery. Berkat ini maka dalam satu detik, jarak tempuh sudah bertambah sejauh 1 km.
Sehingga dalam 10 menit saja, mobil bisa menempuh jarak hingga 405 km dan dalam 12 menit baterai sudah terisi 80 persen dari sekitar 20 persen.
Meski demikian pabrikan mengklaim efisiensi tetap diutamakan. Mobil hanya membutuhkan daya sebesar 16,2 kWh untuk 100 km.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Mei 2026, 06:01 WIB
08 Mei 2026, 17:49 WIB
08 Mei 2026, 07:00 WIB
07 Mei 2026, 21:00 WIB
06 Mei 2026, 18:00 WIB
Terkini
10 Mei 2026, 09:00 WIB
Ducati Indonesia menggelar ajang riding We Ride As One 2026 di Bali, libatkan lebih dari 100 peserta
10 Mei 2026, 06:01 WIB
MG menilai kuota insentif mobil listrik yang tengah disiapkan pemerintah, masih kurang dan bisa ditambah lagi
09 Mei 2026, 20:35 WIB
Marco Bezzecchi cukup percaya diri untuk menjalani MotoGP Prancis 2026 berbekal kemenangan pada musim 2023
09 Mei 2026, 20:31 WIB
Jorge Martin dan Marco Bezzecchi podium di Sprint Race MotoGP Prancis 2026, Francesco Bagnaia sumbangkan poin
09 Mei 2026, 11:00 WIB
Demi menjawab kebutuhan mobilitas konsumen, Alva Studio Indy Bintaro resmi didirikan di Tangerang Selatan
08 Mei 2026, 19:00 WIB
Ford memberikan sejumlah keuntungan bagi para pelanggan di Tanah Air, salah satunya adalah voucher bensin
08 Mei 2026, 17:49 WIB
Insentif mobil listrik berupa pembebasan pajak, diyakini dapat kembali menggairahkan penjualan EV tahun ini
08 Mei 2026, 09:00 WIB
Yadea Indonesia melakukan uji produk dengan melibatkan banyak pihak untuk membuktikan kualitas motor listrik