Ekspor Mobil Listrik Cina Bakal Meroket saat Pasar Domestik Lesu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Chery J6 jadi andalan perusahaan dan berhasil menaikkan angka penjualan ketika pasar otomotif sedang penuh tekanan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski pasar otomotif nasional mengalami penurunan, penjualan Chery di Indonesia justru makin membaik. Berdasarkan data Gaikindo, retailsales dari pabrikan asal Cina tersebut terlihat terus tumbuh dari bulan ke bulan.
Puncaknya pada Mei 2025 dimana penjualannya mencapai 2.067 unit. Total unit yang terjual sudah 7.662 unit dan menguasai marketshare sebesar 2,3 persen.
“Secara umum memang pasar otomotif memang turun tapi kontribusi Chery terus tumbuh dari 1.500-an unit menjadi di atas 2.000 unit. Jadi ini menunjukkan bahwa penerimaan masyarakat terhadap produk kami memang cukup positif,” ungkap Budi Darmawan, Sales Director PT Chery Sales Indonesia (19/06).
Meski tidak menjelaskan secara detail tetapi dirinya mengungkap bahwa Chery J6 masih menjadi tulang punggung penjualan.
“Saat ini kontribusi terbesar adalah dari J6, Tiggo Cross, Tiggo 8 dan Tiggo 8 CSH,” tambahnya kemudian.
Meski demikian dirinya mengaku masih akan terus melakukan beragam pengembangan untuk pasar Tanah Air. Sehingga diharapkan penjualan kendaraan bakal terus mengalami pertumbuhan dibanding bulan-bulan sebelumnya.
Selain itu dirinya juga akan terus memperbaiki proses produksi agar bisa lebih cepat melakukan pengiriman pada pelanggan.
Perlu diketahui bahwa Chery J6 merupakan salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia. Pada Mei 2025, wholesalesnya mencapai 580 unit.
Mobil tersebut disematkan dengan desain menarik dan dimensinya cukup ringkas yaitu panjang 4.406 mm, lebar 1.910 mm serta tinggi 1.715 mm.
Meski terkesan compact tetapi Chery J6 diklaim tetap nyaman digunakan. Pasalnya ada beragam fitur sudah disematkan seperti 12 speaker infinity, layar sentuh berukuran 15,6 inci, panel instrumen digital 9 inci, kursi dengan fitur pijat hingga Panoramic Sunroof.
Kemudian Chery J6 sudah dipasangkan baterai berkapasitas 69,77 kWh. Berkat ini maka konsumen bisa berkendara sejauh 426 km di tipe RWD dan 418 km pada varian AWD.
Untuk berakselerasi dari 0 ke 100 km/jam mobil hanya membutuhkan waktu 6,5 detik bagi tipe AWD. Sementara varian RWD memerlukan 10,5 detik guna mencapai kecepatan yang sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 14:00 WIB
11 Januari 2026, 15:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
09 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Aprilia disebut telah melakukan banyak kemajuan, sehingga bisa membuat Bezzecchi tampil kompetitif di MotoGP
12 Januari 2026, 17:00 WIB
Terpantau sejak Agustus 2025, Honda City Hatchback sudah tak lagi disuplai ke diler dan stoknya mulai kosong
12 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD memisahkan model-model yang akan ditawarkan sebagai mobil penumpang dan komersial untuk armada taksi
12 Januari 2026, 15:00 WIB
BYD, Wuling dan Chery menjadi tiga besar merek mobil Cina dengan penjualan retail terbanyak tahun lalu
12 Januari 2026, 14:00 WIB
Pasar mobil listrik di Cina diprediksi melambat pada 2026 karena beberapa faktor, seperti penghentian subsidi
12 Januari 2026, 13:00 WIB
Setiap kendaraan yang mengaspal di jalanan Singapura, termasuk Honda Super One wajib mempunyai dokumen COE
12 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki bakal terus meningkatkan jumlah ekspor mereka di 2026 meski beberapa negara mengeluarkan kebijakan baru
12 Januari 2026, 11:00 WIB
Pemerintah bakal lakukan rekayasa lalu lintas saat pembongkaran tiang monorel yang dilakukan saat malam hari