Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Penjualan mobil listrik di China diprediksi akan mencapai 6 juta unit pada tahun ini dan didominasi merek BYD
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Penjualan mobil listrik di China diprediksi tembus 6 juta unit pada tahun ini. Angka tersebut lebih banyak daripada target penjualan sepeda motor 2022 di Indonesia.
Penjualan mobil listrik di dunia diketahui tengah meningkat. Tidak terkecuali di Indonesia meskipun belum diikuti seluruh produsen.
Pada 2021 penjualan mobil listrik berbasis baterai maupun hybrid mencapai 6.5 juta unit seperti dikutip Databoks dari Inside EVs. Adapun jumlah tersebut meningkat 108 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.1 juta unit.
Dilansir Carscoops bahwa penjualan mobil listrik di China pada tahun ini diprediksi mencapai 6 juta unit. Adapun prediksi tersebut muncul dari Asosiasi Kendaraan Penumpang China (CAAM).
Disebutkan bahwa hingga Juli 2022 estimasi penjualan mobil ramah lingkungan di negeri Tiongkok mencapai 5.5 juta. Bulan lalu dikabarkan penjualan kendaraan tersebut meningkat 27 persen dengan raihan 486 ribu unit.
Di Indonesia penjualan mobil ramah lingkungan meliputi hybrid dan listrik murni dikuasai Hyundai dan Toyota. Berdasarkan data wholesales (penjualan APM ke diler) Gaikindo, Hyundai mendominasi penjualan kendaraan listrik murni.
Pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut medio Januari – Juni menjual Ioniq EV sebanyak 29 unit, Kona 20 EV unit, dan Ioniq 5 sebanyak 395 unit.
Selain itu, Hyundai melalui brand mewahnya yakni Genesis berhasil memasarkan G80 sebanyak 10 unit. Sedan mewah tersebut digunakan untuk operasional KTT G20 di Bali.
Masih menurut Carscoops, merek yang menjual mobil listrik paling banyak dunia adalah BYD. Produsen mobil asal China ini memimpin penjualan sepanjang semester 1 2022 dengan 641.350 unit.
Pencapaian BYD dikatakan melonjak hingga 314.9 persen secara tahunan dan menempatkannya di posisi unggul atas Tesla. Adapun jenama asal Amerika Serikat tersebut menjual 546.000 mobil listrik di paruh pertama 2022.
Raihan tersebut meningkat 46 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Meskipun BYD mampu meraih angka penjualan lebih banyak, namun pencapaiannya tidak bisa disejajarkan. Hal ini dikarenakan BYD tidak menjelaskan lebih lanjut kategori penjualan mereka apakah murni EV atau tidak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif