Gaikindo Tanggapi Kesulitan Neta Bertahan di Pasar RI
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Penjualan mobil listrik di China diprediksi akan mencapai 6 juta unit pada tahun ini dan didominasi merek BYD
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Penjualan mobil listrik di China diprediksi tembus 6 juta unit pada tahun ini. Angka tersebut lebih banyak daripada target penjualan sepeda motor 2022 di Indonesia.
Penjualan mobil listrik di dunia diketahui tengah meningkat. Tidak terkecuali di Indonesia meskipun belum diikuti seluruh produsen.
Pada 2021 penjualan mobil listrik berbasis baterai maupun hybrid mencapai 6.5 juta unit seperti dikutip Databoks dari Inside EVs. Adapun jumlah tersebut meningkat 108 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 3.1 juta unit.
Dilansir Carscoops bahwa penjualan mobil listrik di China pada tahun ini diprediksi mencapai 6 juta unit. Adapun prediksi tersebut muncul dari Asosiasi Kendaraan Penumpang China (CAAM).
Disebutkan bahwa hingga Juli 2022 estimasi penjualan mobil ramah lingkungan di negeri Tiongkok mencapai 5.5 juta. Bulan lalu dikabarkan penjualan kendaraan tersebut meningkat 27 persen dengan raihan 486 ribu unit.
Di Indonesia penjualan mobil ramah lingkungan meliputi hybrid dan listrik murni dikuasai Hyundai dan Toyota. Berdasarkan data wholesales (penjualan APM ke diler) Gaikindo, Hyundai mendominasi penjualan kendaraan listrik murni.
Pabrikan mobil asal Korea Selatan tersebut medio Januari – Juni menjual Ioniq EV sebanyak 29 unit, Kona 20 EV unit, dan Ioniq 5 sebanyak 395 unit.
Selain itu, Hyundai melalui brand mewahnya yakni Genesis berhasil memasarkan G80 sebanyak 10 unit. Sedan mewah tersebut digunakan untuk operasional KTT G20 di Bali.
Masih menurut Carscoops, merek yang menjual mobil listrik paling banyak dunia adalah BYD. Produsen mobil asal China ini memimpin penjualan sepanjang semester 1 2022 dengan 641.350 unit.
Pencapaian BYD dikatakan melonjak hingga 314.9 persen secara tahunan dan menempatkannya di posisi unggul atas Tesla. Adapun jenama asal Amerika Serikat tersebut menjual 546.000 mobil listrik di paruh pertama 2022.
Raihan tersebut meningkat 46 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Meskipun BYD mampu meraih angka penjualan lebih banyak, namun pencapaiannya tidak bisa disejajarkan. Hal ini dikarenakan BYD tidak menjelaskan lebih lanjut kategori penjualan mereka apakah murni EV atau tidak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
15 Februari 2026, 16:00 WIB
14 Februari 2026, 20:24 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.