Rapor Penjualan Mobil Baru September 2026: Turun 2,6 Persen
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
Penjualan mobil di Asia Tenggara Agustus 2024 penuh tekanan karena penurunan pasar di Thailand dan Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di Asia Tenggara masih terus mengalami tekanan pada Agustus 2024. Penurunan pasar di Indonesia dan Thailand dinilai menjadi penyebab utama.
Sepanjang Agustus 2024 penjualan mobil di Asia Tenggara hanya mencapai 257.241 unit atau mengalami tekanan sebesar 7 persen dibanding 2023.
Sementara total permintaan mobil di Januari – Agustus adalah 1,9 juta unit. Angka itu jatuh 7 persen bila disandingkan dengan periode serupa tahun lalu.
Di Indonesia, penjualan turun cukup dalam yaitu 15 persen dibanding Agustus 2023. Sementara pasar otomotif Tanah Air selama delapan bulan pertama 2024 jatuh 17 persen
Ada banyak penyebab penurunan pasar yang terjadi di Indonesia. Mulai dari tingginya bunga kredit dan ketatnya perusahaan pembiayaan dalam memberikan pinjaman.
Sementara di Thailand tekanan jauh lebih terasa karena pada Agustus 2024 penurunan mencapai 24 persen dibanding 2023. Sementara penjualan Januari sampai Agustus jatuh hingga 23 persen dari periode serupa tahun lalu.
Situasi tersebut terjadi karena banyak sebab, termasuk pelemahan ekonomi dan pengetatan kredit kendaraan. Kemudian adanya beberapa bencana alam seperti banjir di beberapa kawasan juga dinilai berpengaruh terhadap kondisi masyarakat.
Namun dilansir dari Just Auto, beberapa negara seperti Malaysia, Filipina dan Vietnam penjualan justru mengalami peningkatan. Pasar mereka memang lebih kecil, pertumbuhannya dinilai membantu catatan Asia Tenggara.
Pasar otomotif Malaysia misalnya berhasil naik 8 persen pada delapan bulan pertama 2024. Tingginya permintaan kendaraan penumpang dinilai menjadi faktor utama pertumbuhan.
Sedangkan penjualan mobil di Filipina juga tumbuh 9 persen pada periode Januari-Agustus 2024. Tingginya pemintaan disebabkan mulai berkembangnya industri setelah pabrikan China masuk.
Walau sempat terpukul di awal tahun namun permintaan mobil di Vietnam berhasil mencatatkan pertumbuhan 4 persen di Januari hingga Agustus 2024. Pulihnya pasar disebabkan semakin berkembangnya industri pariwisata sehingga sektor transpotasi makin didorong.
Diperkirakan penjualan mobil Asia Tenggara sepanjang 2024 hanya akan mencapai 3 juta unit. Jumlah itu 8 persen di bawah pencapaian tahun lalu.
Namun ada kemungkinan hasilnya di bawah itu bila bencana alam di Thailand berlangsung lama dan daya beli masyarakat Indonesia terus merosot.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Oktober 2026, 07:00 WIB
11 September 2026, 16:01 WIB
10 September 2026, 07:00 WIB
13 Agustus 2026, 18:54 WIB
12 Agustus 2026, 14:50 WIB
Terkini
01 November 2026, 20:29 WIB
iCar Indonesia membuka diler di dalam mal pertamanya di Jakarta untuk mendekatkan diri dengan konsumen
01 November 2026, 17:37 WIB
Di bulan ini sejumlah SPBU di Indonesia nampak menahan harga BBM mereka, mulai dari RON 92 sampai jenis diesel
01 November 2026, 15:07 WIB
Marc Marquez berhasil meraih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026 dan mendapat poin untuk menjauh dari Martin
01 November 2026, 10:13 WIB
Bappenas menjelaskan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia perlu kolaborasi berbagai pihak
01 November 2026, 07:00 WIB
Peluang kolaborasi dari AISI terbuka lebar untuk merek-merek sepeda motor Cina yang mulai masuk Indonesia
31 Oktober 2026, 22:37 WIB
Absennya Jorge Martin menjadi kesempatan berharga bagi Marquez untuk raih kemenangan di MotoGP Malaysia 2026
31 Oktober 2026, 18:12 WIB
Deus ex Machina kembali ikut serta dalam acara tahunan yang mengumpulkan berbagai hobi maupun kesenian
31 Oktober 2026, 14:38 WIB
Sprint race MotoGP Malaysia 2026 dimenangkan oleh Pedro Acosta, hadapi persaingan sengit dengan Marc Marquez