5 Unit Toyota Veloz Hybrid Sudah Terpesan di Lombok
03 Desember 2025, 13:25 WIB
Penjualan mobil di Asia Tenggara Agustus 2024 penuh tekanan karena penurunan pasar di Thailand dan Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Penjualan mobil di Asia Tenggara masih terus mengalami tekanan pada Agustus 2024. Penurunan pasar di Indonesia dan Thailand dinilai menjadi penyebab utama.
Sepanjang Agustus 2024 penjualan mobil di Asia Tenggara hanya mencapai 257.241 unit atau mengalami tekanan sebesar 7 persen dibanding 2023.
Sementara total permintaan mobil di Januari – Agustus adalah 1,9 juta unit. Angka itu jatuh 7 persen bila disandingkan dengan periode serupa tahun lalu.
Di Indonesia, penjualan turun cukup dalam yaitu 15 persen dibanding Agustus 2023. Sementara pasar otomotif Tanah Air selama delapan bulan pertama 2024 jatuh 17 persen
Ada banyak penyebab penurunan pasar yang terjadi di Indonesia. Mulai dari tingginya bunga kredit dan ketatnya perusahaan pembiayaan dalam memberikan pinjaman.
Sementara di Thailand tekanan jauh lebih terasa karena pada Agustus 2024 penurunan mencapai 24 persen dibanding 2023. Sementara penjualan Januari sampai Agustus jatuh hingga 23 persen dari periode serupa tahun lalu.
Situasi tersebut terjadi karena banyak sebab, termasuk pelemahan ekonomi dan pengetatan kredit kendaraan. Kemudian adanya beberapa bencana alam seperti banjir di beberapa kawasan juga dinilai berpengaruh terhadap kondisi masyarakat.
Namun dilansir dari Just Auto, beberapa negara seperti Malaysia, Filipina dan Vietnam penjualan justru mengalami peningkatan. Pasar mereka memang lebih kecil, pertumbuhannya dinilai membantu catatan Asia Tenggara.
Pasar otomotif Malaysia misalnya berhasil naik 8 persen pada delapan bulan pertama 2024. Tingginya permintaan kendaraan penumpang dinilai menjadi faktor utama pertumbuhan.
Sedangkan penjualan mobil di Filipina juga tumbuh 9 persen pada periode Januari-Agustus 2024. Tingginya pemintaan disebabkan mulai berkembangnya industri setelah pabrikan China masuk.
Walau sempat terpukul di awal tahun namun permintaan mobil di Vietnam berhasil mencatatkan pertumbuhan 4 persen di Januari hingga Agustus 2024. Pulihnya pasar disebabkan semakin berkembangnya industri pariwisata sehingga sektor transpotasi makin didorong.
Diperkirakan penjualan mobil Asia Tenggara sepanjang 2024 hanya akan mencapai 3 juta unit. Jumlah itu 8 persen di bawah pencapaian tahun lalu.
Namun ada kemungkinan hasilnya di bawah itu bila bencana alam di Thailand berlangsung lama dan daya beli masyarakat Indonesia terus merosot.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Desember 2025, 13:25 WIB
03 Desember 2025, 09:00 WIB
02 Desember 2025, 21:32 WIB
02 Desember 2025, 10:00 WIB
01 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
05 Desember 2025, 12:00 WIB
Korlantas ingin memperbaiki prosedur pengawalan yang dilakukan anggotanya, mulai dari proses permohonan
05 Desember 2025, 11:00 WIB
SPK Mitsubishi tembus 1.975 unit di GJAW 2025, naik dari perolehan tahun lalu yaitu sebanyak 1.600 pemesanan
05 Desember 2025, 09:00 WIB
Puluhan jalan akan membatasi angkutan barang untuk beroperasi saat libur Natal dan tahun baru 2026 mendatang
05 Desember 2025, 08:00 WIB
Pemerintah telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas saat Natal dan tahun baru 2026 seperti contraflow dan one way
05 Desember 2025, 07:00 WIB
Harga mobil nasional akan menyesuaikan dengan kondisi pasar kendaraan roda empat di Indonesia saat ini
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara di akhir pekan, Anda bisa bisa mendatangi SIM Keliling Bandung
05 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersedia menjelang akhir pekan, jangan sampai terlewat karena jam operasional terbatas
05 Desember 2025, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di puluhan ruas jalan meski sudah mendekati libur akhir pekan