Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran
14 April 2026, 19:30 WIB
Walau mulai membaik, Honda dan Toyota menilai penjualan kendaraan di September 2024 masih penuh tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada semester pertama 2024 industri otomotif di Indonesia memang mengalami tekanan yang cukup berat. Adanya pemilu ditambah ketatnya persyaratan pembelian kendaraan secara kredit membuat masyarakat menunda keinginannya memiliki mobil baru.
Tekanan pun diharapkan bisa menurun di semester kedua sehingga penjualan kendaraan dapat kembali tumbuh.
“Penjualan mobil di Agustus cukup stabil dan pasar juga menunjukkan tren positif. Tapi kami masih akan terus memonitor di bulan-bulan mendatang,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO.
Ia pun mengakui bahwa pasar September 2024 sejumlah tantangan masih harus mereka hadapi. Salah satunya adalah situasi ekonomi global dan domestik sehingga mempengaruhi daya beli serta keputusan masyarakat dalam membelanjakan uangnya.
“Tingginya suku bunga bank juga mempengaruhi sektor pembiayaan karena persyaratan kredit kendaraan menjadi lebih ketat. Dampaknya terasa pada kemampuan konsumen untuk membeli mobil,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota Astra Motor. Saat dihubungi KatadataOTO ia mengungkap bahwa pasar otomotif Indonesia belum lepas dari tekanan.
“Jika dilihat secara keseluruhan maka kondisi pasar masih stagnan. Namun kami optimis bahwa pada semester kedua ini akan ada pertumbuhan dibanding sebelumnya,” ungkap Anton.
Ia pun mengungkap bahwa sudah menyiapkan beberapa strategi guna mengatasi tantangan tersebut. Mulai dari memberikan program yang memudahkan pelanggan hingga meluncurkan produk baru.
“Iya ada produk baru tetapi detailnya belum bisa disampaikan,” ungkapnya.
Salah satu mobil yang sudah bisa dipastikan bakal meluncur adalah Toyota Fortuner Facelift. SUV tersebut akan mendapat beragam pengembangan khususnya dari sisi eksterior.
Tak hanya itu, pengembangan juga dilakukan pada interior yang diberikan jahitan berwarna merah di Dashboard. Sementara di bagian jok ada lapisan suede serta kulit baru.
Toyota pun menambahkan New Digital Rear View Mirror with DVR guna mengingkatkan jarak pandang ke belakang. Sementara untuk hiburannya, Toyota Fortuner Facelift dibekali sembilan inci Audio Screen dilengkapi T-intouch.
Di belakang ada 11,6 inci RSE (Rear Seat Entertainment) yang sudah Stand Alone layaknya tablet. Mirip dengan milik Toyota Kijang Innova Zenix.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 April 2026, 19:30 WIB
14 April 2026, 11:00 WIB
01 April 2026, 20:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung