Pabrikan Cina Mulai Gerus Dominasi Toyota dan VW di Pasar Global
11 Januari 2026, 15:00 WIB
Walau mulai membaik, Honda dan Toyota menilai penjualan kendaraan di September 2024 masih penuh tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada semester pertama 2024 industri otomotif di Indonesia memang mengalami tekanan yang cukup berat. Adanya pemilu ditambah ketatnya persyaratan pembelian kendaraan secara kredit membuat masyarakat menunda keinginannya memiliki mobil baru.
Tekanan pun diharapkan bisa menurun di semester kedua sehingga penjualan kendaraan dapat kembali tumbuh.
“Penjualan mobil di Agustus cukup stabil dan pasar juga menunjukkan tren positif. Tapi kami masih akan terus memonitor di bulan-bulan mendatang,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO.
Ia pun mengakui bahwa pasar September 2024 sejumlah tantangan masih harus mereka hadapi. Salah satunya adalah situasi ekonomi global dan domestik sehingga mempengaruhi daya beli serta keputusan masyarakat dalam membelanjakan uangnya.
“Tingginya suku bunga bank juga mempengaruhi sektor pembiayaan karena persyaratan kredit kendaraan menjadi lebih ketat. Dampaknya terasa pada kemampuan konsumen untuk membeli mobil,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota Astra Motor. Saat dihubungi KatadataOTO ia mengungkap bahwa pasar otomotif Indonesia belum lepas dari tekanan.
“Jika dilihat secara keseluruhan maka kondisi pasar masih stagnan. Namun kami optimis bahwa pada semester kedua ini akan ada pertumbuhan dibanding sebelumnya,” ungkap Anton.
Ia pun mengungkap bahwa sudah menyiapkan beberapa strategi guna mengatasi tantangan tersebut. Mulai dari memberikan program yang memudahkan pelanggan hingga meluncurkan produk baru.
“Iya ada produk baru tetapi detailnya belum bisa disampaikan,” ungkapnya.
Salah satu mobil yang sudah bisa dipastikan bakal meluncur adalah Toyota Fortuner Facelift. SUV tersebut akan mendapat beragam pengembangan khususnya dari sisi eksterior.
Tak hanya itu, pengembangan juga dilakukan pada interior yang diberikan jahitan berwarna merah di Dashboard. Sementara di bagian jok ada lapisan suede serta kulit baru.
Toyota pun menambahkan New Digital Rear View Mirror with DVR guna mengingkatkan jarak pandang ke belakang. Sementara untuk hiburannya, Toyota Fortuner Facelift dibekali sembilan inci Audio Screen dilengkapi T-intouch.
Di belakang ada 11,6 inci RSE (Rear Seat Entertainment) yang sudah Stand Alone layaknya tablet. Mirip dengan milik Toyota Kijang Innova Zenix.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Januari 2026, 15:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
09 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
05 Januari 2026, 12:00 WIB
Terkini
14 Januari 2026, 08:00 WIB
Prima Pramac Yamaha baru saja meluncurkan motor balap Toprak Razgatlioglu dan Jack Miller untuk MotoGP 2026
14 Januari 2026, 07:00 WIB
Agar terhindar dari konfilik, ada berbagai cara untuk menegur pengendara yang melawan arah dan merokok
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat maupun pengendara, kepolisian menghadirkan fasilitas SIM keliling Bandung hari ini
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Biaya perpanjang di SIM keliling Jakarta bervariasi tergantung dari jenis SIM, berikut informasi lengkapnya
14 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 14 Januari 2026 kembali diterapkan dengan saksi denda hingga ratusan ribu rupiah
13 Januari 2026, 19:42 WIB
Karena diyakini masih akan berstatus impor utuh tanpa insentif, harga BYD Atto 1 diprediksi melonjak di 2026
13 Januari 2026, 17:00 WIB
Mobil EREV iCar V27 diproduksi di negara asalnya yakni Cina sebelum kemudian ditawarkan ke pasar global
13 Januari 2026, 16:00 WIB
Pemutihan pajak kendaraan kembali digelar untuk memudahkan dan meringankan beban pemilik motor dan mobil