Menteri Perdagangan Nilai Pasar Kendaraan Indonesia Masih Baik
01 April 2026, 20:00 WIB
Walau mulai membaik, Honda dan Toyota menilai penjualan kendaraan di September 2024 masih penuh tantangan
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pada semester pertama 2024 industri otomotif di Indonesia memang mengalami tekanan yang cukup berat. Adanya pemilu ditambah ketatnya persyaratan pembelian kendaraan secara kredit membuat masyarakat menunda keinginannya memiliki mobil baru.
Tekanan pun diharapkan bisa menurun di semester kedua sehingga penjualan kendaraan dapat kembali tumbuh.
“Penjualan mobil di Agustus cukup stabil dan pasar juga menunjukkan tren positif. Tapi kami masih akan terus memonitor di bulan-bulan mendatang,” ungkap Yusak Billy, Sales & Marketing and Aftersales Director PT HPM kepada KatadataOTO.
Ia pun mengakui bahwa pasar September 2024 sejumlah tantangan masih harus mereka hadapi. Salah satunya adalah situasi ekonomi global dan domestik sehingga mempengaruhi daya beli serta keputusan masyarakat dalam membelanjakan uangnya.
“Tingginya suku bunga bank juga mempengaruhi sektor pembiayaan karena persyaratan kredit kendaraan menjadi lebih ketat. Dampaknya terasa pada kemampuan konsumen untuk membeli mobil,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota Astra Motor. Saat dihubungi KatadataOTO ia mengungkap bahwa pasar otomotif Indonesia belum lepas dari tekanan.
“Jika dilihat secara keseluruhan maka kondisi pasar masih stagnan. Namun kami optimis bahwa pada semester kedua ini akan ada pertumbuhan dibanding sebelumnya,” ungkap Anton.
Ia pun mengungkap bahwa sudah menyiapkan beberapa strategi guna mengatasi tantangan tersebut. Mulai dari memberikan program yang memudahkan pelanggan hingga meluncurkan produk baru.
“Iya ada produk baru tetapi detailnya belum bisa disampaikan,” ungkapnya.
Salah satu mobil yang sudah bisa dipastikan bakal meluncur adalah Toyota Fortuner Facelift. SUV tersebut akan mendapat beragam pengembangan khususnya dari sisi eksterior.
Tak hanya itu, pengembangan juga dilakukan pada interior yang diberikan jahitan berwarna merah di Dashboard. Sementara di bagian jok ada lapisan suede serta kulit baru.
Toyota pun menambahkan New Digital Rear View Mirror with DVR guna mengingkatkan jarak pandang ke belakang. Sementara untuk hiburannya, Toyota Fortuner Facelift dibekali sembilan inci Audio Screen dilengkapi T-intouch.
Di belakang ada 11,6 inci RSE (Rear Seat Entertainment) yang sudah Stand Alone layaknya tablet. Mirip dengan milik Toyota Kijang Innova Zenix.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
01 April 2026, 20:00 WIB
01 April 2026, 15:00 WIB
28 Maret 2026, 13:00 WIB
28 Maret 2026, 11:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil