Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Asia Tumbuh Signifikan

Penjualan kendaraan elektrifikasi di Asia mengalami pertumbuhan yang cukup cepat sejak berakhirnya pandemi

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Asia Tumbuh Signifikan
Maryadie
  • Oleh Maryadie

  • Rabu, 25 Oktober 2023 | 06:31 WIB

TRENOTO – Penjualan kendaraan elektrifikasi di Asia terbilang masih terbatas tetapi terus betumbuh dengan cepat. Hal ini terlihat dari tingginya permintaan Hybrid Electric Vehicle (HEV) maupun Battery Electric Vehicle (BEV).

Sejak tahun 2020, penjualan terhadap kendaraan elektrifikasi terus meningkat. Di tahun 2020, permintaan hanya sekitar 54.000 unit yang terdiri dari 6.000 unit BEV (11 persen) dan 48.000 merupakan BEV (89 persen).

Permintaan di 2021 pun kemudian meningkat 1.6 kali dibanding hasil sebelumnya. Ketika itu penjualannya berhasil mencapai 87.000 unit terdiri darl 18.000 BEV (21 persen) dan 69.000 BEV (79 persen).

Test drive Toyota Yaris Cross Hybrid
Photo : TrenOto

Pertumbuhan itu kemudian semakin besar di 2022 berkat permintaan yang meningkat sebesar 2.3 kali dibanding tahun sebelumnya. Tercatat sedikitnya ada 201.000 unit kendaraan elektrifikasi terjual dengan 68.000 unit (34 persen) diantaranya adalah BEV dan 133.000 unit HEV (66 persen).

Pertumbuhan signifikan terjadi di 2023 karena pada periode Januari-Juli jumlah permintaan kendaraan elektrifikasi mencapai 250.000 unit. Dari jumlah tersebut persentase BEV semakin besar karena sudah terjual 105.000 unit (44 persen) sementara HEV 140.000 (56 persen).

Jika dilihat lebih detail, maka penjualan kendaran elektrifikasi saat ini disokong oleh India. Sepanjang 2023, sedikitnya ada 110.000 kendaraan elektrifikasi yang 50 persen diantaranya adalah BEV sementara sisanya HEV.

Di tempat kedua diisi oleh Thailand dengan catatan penjualan elektrifikasi mencapai 82.000 unit. HEV masih mendominasi karena menguasai sedikitnya 55 persen pasar disusul BEV sebesar 43 persen dan 2 persen sisanya merupakan kendaraan elektrifikasi lain.

Sementara penjualan di Indonesia juga meraih hasil menarik. Berdasarkan presentasi yang disampaikan Toyota, sedikitnya sudah ada 27.000 kendaraan elektrifikasi telah berhasil dilepas ke pasar.

Dari jumlah itu, HEV masih mendominasi dengan menguasai 70 persen pasar. Sementara BEV berhasil menduduki peringkat kedua yaitu sebanyak 29 persen dan kendaraan elektrifikasi lainnya 1 persen.

Skema cicilan Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid
Photo : TAM

Negara lain seperti Malaysia, Singapura, Vuetnam, Filipina serta Pakistan dihitung sebagai sebuah kesatuan dan mencatatkan jumlah sebesar 27.000 unit. Dari jumlah itu 75 persen diantaranya adalah HEV sementara 25 persen sisanya merupakan BEV.

Perkembangan ini pun menjadi dasar Toyota untuk kembali menguatkan pasar kendaraan elektrifikasi di Asia.


Terkini

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi

motor
Yadea

Motor Listrik Yadea Terbaru Meluncur Hari Ini, Berteknologi Pintar

Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar

mobil
Mobil LCGC

Harga Mobil LCGC di Awal April 2026, Sigra dan Brio Stabil

Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia