Daihatsu Catat Pertumbuhan Penjualan, Kendaraan Niaga Laris
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu Oktober 2024 berhasil mencatat kenaikan tipis dibanding bulan lalu menjadi 13.101 unit
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Meski tipis, penjualan Daihatsu Oktober 2024 berhasil mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Pencapaian tersebut dinilai positif mengingat saat ini pasar otomotif Indonesia masih penuh tekanan.
Sepanjang Oktober 2024, Daihatsu berhasil mencatatkan angka penjualan sebanyak 13.101 unit. Jumlah itu naik 4,9 persen dibandingkan September 2024 yang hanya 12,490 unit.
Penjualan perusahaan didominasi oleh tiga model andalan mereka yaitu Daihatsu Sigra, Grand Max pikap dan Ayla.
Daihatsu Sigra menjadi model paling laris dengan Retail Sales sebesar 4.077 unit. Angka itu setara 31 persen dari total penjualan pabrikan asal Jepang tersebut.
Kemudian Gran Max pikap mencatatkan angka sebanyak 3.569 unit atau setara 27 persen. Sementara Ayla berhasil dikirim ke pelanggan sebanyak 1.442 unit atau 11 persen.
Perlu diketahui bahwa total Retail Sales Daihatsu pada Januari hingga Oktober 2024 sudah mencapai 142.949 unit. Jumlah itu cukup membuat pabrikan menguasai 19,6 persen dari total pasar kendaraan nasional yang sebesar 730.000 unit.
Catatan Daihatsu ini pun diyakini bakal terus bertambah mengingat umumnya terjadi peningkatan penjualan di akhir tahun. Terlebih mereka akan memberikan kemudahan kepada para pelanggan melalui beragam cara.
“Kami menyediakan program penjualan spesial hingga akhir tahun lewat untuk mempermudah pelanggan memiliki mobil baru. Ditambah, dengan kehadiran Daihatsu di pameran GJAW mendatang dapat berkontribusi mendongkrak penjualan otomotif nasional tahun 2024,” ujar Tri Mulyono, Marketing & Customer Relations Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation.
Sebelumnya diberitakan bahwa Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) melakukan revisi target penjualan kendaraan dari 1 juta menjadi hanya 850.000 unit. Jumlah itu dinilai lebih realistis untuk dicapai mengingat beratnya sektor otomotif nasional.
“Otomotif lagi kontraksi, pertama yang membuat hal tersebut terjadi adalah adanya agenda politik cukup besar,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di GIIAS Semarang 2024.
Situasi tersebut membuat masyarakat menunda pembelian kendaraan. Sehingga tak mengherankan bila penjualan mobil terpukul selama beberapa lama.
Kondisi itu pun kemudian diperparah dengan Interested Rate yang naik hingga memberatkan masyarakat. Padahal kebanyakan pembelian kendaraan dilakukan secara kredit.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
18 Juli 2026, 21:06 WIB
04 Juli 2026, 19:15 WIB
19 Juni 2026, 17:00 WIB
08 Juni 2026, 16:36 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris