VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Masih berambisi balap Tesla, penjualan BYD global cetak rekor tertinggi di Juni 2024 tembus 300 ribu unit
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur mobil listrik China, BYD (Build Your Dreams) alami kenaikan penjualan global di Juni 2024, tertinggi dibanding bulan lain sepanjang 2024.
Dikutip dari Electrek, Rabu (3/7) penjualan BYD global tembus angka 341.658 unit pada Juni 2024. Namun perlu diingat ini merupakan gabungan semua kendaraan NEV (New Energy Vehicles) yang mencakup mobil listrik dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Jika dibandingkan, penjualan bulanan tertinggi BYD selama ini adalah pada Desember 2023, di mana mereka berhasil lepas 341.043 unit kendaraan.
Dari angka penjualan global BYD Juni 2024, 145.179 unit di antaranya adalah mobil listrik murni alias All Electric. Meski naik 13 persen dari periode yang sama tahun lalu, angkanya justru turun dari Mei 2024 (146.395 unit).
Kemudian 195.032 unit terjual merupakan hybrid model PHEV, naik 58 persen year on year. Sementara sebanyak 26.995 unit di antaranya diekspor, dibantu potongan harga guna menarik minat konsumen.
Bicara keseluruhan untuk model BEV saja, pada kuartal kedua 2024 BYD melaporkan penjualan kendaraan listrik murni sebanyak 426.039 unit. Sedangkan Tesla laporkan penjualan mobil listrik 443.956, lebih banyak dari BYD.
Tesla enggan merinci secara keseluruhan komposisi model yang terjual. Namun dijelaskan bahwa Model 3 dan Model Y sebanyak 422.405 unit sementara model lain 21.551 unit, mencakup lini lain termasuk Cybertruck.
Meski lebih tinggi dari BYD, tetap jadi perhatian buat Tesla karena angka tersebut turun dari periode sama yakni kuartal kedua 2024 sebanyak 466.140 unit.
Potongan harga merupakan salah satu strategi diterapkan manufaktur mobil listrik China untuk menggaet lebih banyak konsumen. Langkah serupa nampaknya juga diikuti Tesla demi mendorong penjualan jadi signifikan.
Beberapa waktu lalu pada April Tesla beri diskon termasuk untuk Model Y, sampai 2.000 USD (Rp 32,7 jutaan) di pasar Amerika Serikat. Untuk diketahui harga Tesla Model Y jadi 44.630 USD sampai 54.130 USD (Rp 726,6 jutaan - Rp 886,6 jutaan).
Meski begitu mereka masih tetap alami kendala. Menurut Jessica Caldwell, Head of Insights platform Edmunds.com lini kendaraan Tesla masih sama seperti sebelumnya alias tidak banyak mengalami perubahan.
Hal itu membuat mobil listrik lain terkhusus dari China terlihat lebih atraktif dan tersedia dalam beragam opsi sesuai kebutuhan dan selera konsumen.
"Jika melihat pembayaran bulanannya, tentu sulit untuk bersaing," kata Jessica dilansir dari The Guardian, Selasa.
Bahkan ia mengaku tidak bisa menakar model apa yang bisa jadi stimulan penjualan Tesla saaat ini. Mengingat mobil terbarunya Cybertruck dijual dalam jumlah lebih sedikit dan incar pasar yang lebih spesifik, bukan First Car Buyer.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia