Pakai Platform Khusus, Lepas L8 Bisa Tempuh Jarak 1.300 Km

Lepas L8 menggunakan Lex Platform yang membuat pabrikan mudah memasangkan beragam teknologi guna tekan konsumsi BBM

Pakai Platform Khusus, Lepas L8 Bisa Tempuh Jarak 1.300 Km
Adi Hidayat

KatadataOTO – Hadir sebagai model baru, Lepas L8 menawarkan beragam keunggulan menarik buat para pelanggannya. Mulai dari desain menarik hingga performa yang sudah disesuaikan guna memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dari segi tampilan misalnya, mobil sudah dirancang dengan desain menarik. Pada sisi depan, mobil sudah disematkan Leopard-Eye Headlights, semi-concealed door handle, dan full LED taillights.

Masuk ke dalam kabin, Lepas L8 tampil dengan desain menarik. Tata letak tombol-tombol dibuat ringkas sehingga pengendara dapat beradaptasi dengan cepat.

Interiornya dirancang agar lima penumpang dapat menikmati ruang yang lapang. Hal ini disebabkan mobil memiliki wheelbase 2.800 mm sehingga pabrikan bisa merancang kabin agar lebih lega.

Lepas L8
Photo: KatadataOTO
Daya tarik tersebut tidak lepas dari penggunaan LEX Platform yang merupakan hasil pengembangan perusahaan. Dengan ini maka mobil jadi lebih irit, senyap, stabil dan nyaman.

Platform ini memudahkan perusahaan menyematkan teknologi Plug-in Hybrid yang sangat efisien dan adaptif. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri buat para pelanggan di Tanah Air.

Mobil ini dilengkapi mesin berkapasitas 1.500 cc yang mampu menghasilkan tenaga 140 hp dan torsi 215 Nm.

Jantung pacu ini masih digabungkan dengan motor listrik bertenaga 150 kW atau 201 hp dan torsi 310 Nm. Performa ini menggunakan daya dari baterai Lithium Iron Phosphate berkapasitas 18,4 kWh.

Lepas mengklaim bahwa kombinasi keduanya membuat konsumsi bahan bakar menjadi sangat optimal. Tercatat mobil hanya butuh 1,49 liter untuk berkendara sejauh 100 km.

Sementara bila sepenuhnya menggunakan mode EV maka mobil bisa melesat hingga 100 km. Kemudian jika dalam kondisi bensin dan baterai penuh, maka Lepas L8 bisa melesat hingga 1.300 km.

Lepas L8
Photo: istimewa

Selain itu, beragam fitur unggulan juga sudah disematkan oleh pabrikan. Termasuk sistem ADAS, Automated Parking Assist (APA), hingga Remote Parking Assist (RPA).

Rencananya Lepas L8 akan dijual dengan harga Rp 589 jutaan.

“Indonesia bukan hanya pasar penting tetapi pondasi bagi pertumbuhan Lepas. Karena itu, kami berinvestasi besar dalam pembangunan jaringan, merencanakan produksi lokal dan menghadirkan teknologi terbaik," ungkap Ricky He, Deputy Country Director LEPAS Business Unit Indonesia.


Terkini

mobil
Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Wujud Omoda X, Kandidat Mobil Baru Chery di Indonesia

Chery Indonesia akan melakukan studi terkait kesesuaian SUV Omoda X untuk pasar Tanah Air di masa depan

mobil
AiMOGA Mobo

Chery Bikin Robot Pintar AiMOGA Mobo, Dijual Massal

AiMOGA Robotics, perusahaan robotik dari Chery Group resmi membuka pemesanan untuk robot pintar Mobo

modifikasi
Asia CAN 2026

Final Asia CAN 2026 Tuntas Digelar, Gairahkan Industri Audio

Asia CAN 2026 diikuti oleh peserta dari sembilan negara berbeda, mereka saling adu kemampuan meracik audio

mobil
Chery Q

Ribuan Chery Q Dipesan, Konsumen Kini Bisa Pantau Status Unit

Track My Chery Q memberikan akses kepada konsumen untuk memantau perkembangan unit sejak tahap produksi

mobil
Chery Tiggo X7 dan New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Chery Tiggo X7 dan All New Tiggo 7 Debut, Usung Konsep Baru

Debut di Chery Brand Night, Tiggo X7 dan all new Tiggo 7 jadi amunisi baru untuk penjualan di pasar global

mobil
Toyota Innova Zenix

Toyota Innova Zenix Dapat Tambahan Fitur Konektivitas

Toyota Innova Zenix Hybrid kini dilengkapi T Intouch terbaru, berbagai fungsi kendaraan dapat diakses dari HP

news
Bing Bang Auto Festival 2026

Bing Bang Auto Festival 2026 Usung Konsep Baru, Banyak Promo

Bing Bang Auto Festival 2026 akan menyuguhkan kejutan dan menjadi panggung untuk mobil serta motor listrik

mobil
Mobil Hybrid

Usulan Menperin Soal Insentif Mobil Hybrid Dinilai Kontradiktif

Usulan insentif mobil hybrid dinilai kurang tepat, seharusnya pemerintah lebih fokus pada bantuan untuk EV