Pajak Naik, Harga LCGC Toyota di 2025 Bisa Tembus Rp 200 Jutaan

Kenaikan opsen dan PPN pada Januari 2025 akan membuat harga OTR mobil makin tinggi, ini estimasi LCGC Toyota

Pajak Naik, Harga LCGC Toyota di 2025 Bisa Tembus Rp 200 Jutaan

KatadataOTO – Wacana kenaikan opsen dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai) bakal berdampak pada harga OTR (On The Road) kendaraan bermotor tahun depan. Berdasarkan hitungan KatadataOTO beberapa waktu lalu, kenaikannya bervariasi di Rp 10 juta-Rp 20 jutaan ke atas.

Penelusuran KatadataOTO pada Kamis (5/12), harga mobil Toyota juga diprediksi alami kenaikan Rp 10 jutaan untuk lini LCGC (Low Cost Green Car) yakni Agya dan Calya.

Buat Toyota Agya harganya bakal terkerek sekitar Rp 12 juta sampai Rp 14 jutaan. Sedangkan Toyota Calya Rp 12 juta-Rp 13 jutaan.

“Tapi angka ini masih bisa dipotong diskon. Unit NIK 2024 lebih besar (potongan harganya),” ucap seorang tenaga penjual Toyota saat dihubungi KatadataOTO, Kamis.

Modifikasi audio mobil LCGC
Photo : Toyota

Untuk itu ia menyarankan konsumen buat melakukan transaksi di Desember 2024. Namun jika membeli pada Januari 2025 masih ada diskon dapat dimanfaatkan, dapat dinikmati jika konsumen memilih membeli unit NIK 2024. 

“Mobil yang NIK 2024 diskonnya lebih besar. Jadi kenaikan harga tidak akan terlalu berpengaruh,” jelas dia.

Perlu diketahui, sebelumnya Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) sempat mengungkapkan bahwa imbas kenaikan PPN dan opsen BBNKB bisa sampai Rp 12 jutaan.

“Kalau dia berlaku 19 sampai 20 persen, naik enam persen saja (dari 12,5 persen) untuk mobil Rp 200 juta naik sekitar Rp 12 juta. Mobil Rp 400 juta dampaknya bisa Rp 24 juta, ditambah PPN dan lainnya akan berat,” kata Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo di ICE BSD, Tangerang beberapa waktu lalu.

Daftar Harga LCGC Mei 2024, Agya Naik Rp 3 Jutaan
Photo : Toyota

Sebagai gambaran, berikut adalah kisaran harga LCGC Toyota saat ini beserta estimasi harganya setelah dikenakan kenaikan pajak.

Harga LCGC Toyota

  • Agya 1.2 G MT, Rp 178,4 jutaan menjadi Rp 190,4 jutaan
  • Agya 1.2 G CVT, Rp 194,4 jutaan menjadi Rp 206,4 jutaan
  • Calya 1.2 E MT STD, Rp 167,3 jutaan menjadi Rp 179,3 jutaan
  • Calya 1.2 E MT, Rp 170,2 jutaan menjadi Rp Rp 182,2 jutaan
  • Calya G MT, Rp 175,8 jutaan menjadi Rp 187,8 jutaan
  • Calya G AT, Rp 190 jutaan menjadi Rp 202 jutaan

Terkini

mobil
Diler Jaecoo GCP Sunter Diresmikan, Pajang Mobil Listrik J5 EV

Jaecoo Indonesia Optimis Bisa Miliki 80 Diler di 2026

Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi

news
ETLE Drone

Korlantas Resmi Operasikan ETLE Drone, Lebih Akurat Incar Pelanggar

ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan

mobil
Ekspor Toyota Indonesia

Toyota Waspadai Dampak Krisis Geopolitik pada Industri Otomotif

Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok

motor
Motor Baru

AISI Targetkan 6,7 Juta Unit Motor Baru Terjual pada Tahun Ini

Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil 2025 Lampaui Target, Desember Rekor Tertinggi

Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan

komunitas
Komunitas motor

Cara Komunitas Motor Habiskan Waktu Malam Tahun Baru 2026

Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi

mobil
Hyundai Ioniq 5 N

Segini Harga Hyundai Ioniq 5 N yang Terbakar di Medan

Nama Hyundai Ioniq 5 N ramai jadi perbincangan pasca terbakar di Medan, diduga milik Gubernur Sumatera Utara

mobil
Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Penjualan Mobil Desember 2025 Naik Pesat, Merek Ini Justru Turun

Hyundai mengalami penurunan penjualan mobil di penghujung tahun, menjadi capaian terendahnya sepanjang 2025