Gaikindo Minta Insentif Tidak Hanya untuk Mobil Listrik Saja
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Pabrik VinFast ditarget akan beroperasi di akhir tahun, VF 3 menjadi produk pertama yang diproduksi di sana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Proses pembangunan pabrik mobil listrik VinFast masih terus berlanjut. Fasilitas ini ditarget dapat segera beroperasi.
Menurut manufaktur asal Vietnam tersebut, fasilitas produksi mereka yang ada di Subang, Jawa Barat sebagai komitmen VinFast dalam membangun ekosistem Electric Vehicle (EV).
“Pembangunan semua sudah berjalan lancar dan on track, sesuai planning. Kita harapkan pabrik bisa beroperasi di akhir 2025,” ucap Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia di Jakarta, Selasa (17/06),
Kariyanto menyampaikan bawa pabrik VinFast di Subang bakal memiliki kapasitas produksi sampai 50 ribu mobil listrik dalam setahun.
Akan tetapi pada tahap awal, pabrik tersebut tidak bakal langsung mencapai angka maksimum di atas.
Lalu manufaktur asal Vietnam ini mengaku sudah menentukan model mobil listrik pertama yang akan diproduksi di Subang, yakni VinFast VF 3.
“Mengenai sequence model mana setelah VF 3, tentu kami akan melihat respons market (di Tanah Air),” lanjut dia.
Ia mengungkapkan bahwa VinFast ingin melihat sejauh mana kendaraan roda empat elektrik mereka diminati.
“Jadi mana market yang volumenya besar tentu akan menjadi prioritas kami untuk diproduksi secara lokal,” tegas Kariyanto.
Sekadar mengingatkan, VinFast memang berkomitmen untuk menanamkan uangnya sebesar 200 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp 3,2 triliun guna membangun pabrik di Subang.
Bahkan groundbreaking sudah dijalankan pada Juli 2024 di lahan yang memiliki luas sampai 120 hektar.
Patut diketahui, pabrik VinFast terdiri dari beberapa area utama seperti Body Shop, General Assembly Shop, Paint Shop, area pengujian serta lain-lain.
"Tahun ini ditargetkan selesai membangun pabrik di Subang, itu yang paling penting," ungkap Pham Sanh Chau, CEO VinFast Asia dalam kesempatan terpisah.
Sebagai informasi, pabrik di Subang bakal menjadi basis produksi VinFast untuk setir kanan. Lalu diharapkan dapat membantu target pemerintah dalam mencapai netralitas karbon.
Selain diharapkan dapat menghadirkan banyak lapangan kerja baru. Kemudian mampu menyerap 1.000 hingga 3.000 tenaga kerja.
Di sisi lain VinFast juga berusaha memberikan fasilitas lebih bagi para pengguna mobil listrik mereka.
Satu di antaranya dengan menargetkan pembuatan 30 ribu stasiun pengisian daya, 500 workshop dan 100 diler di Indonesia dalam beberapa tahun mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Juni 2026, 15:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
28 Juni 2026, 07:15 WIB
25 Juni 2026, 20:58 WIB
25 Juni 2026, 20:56 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 15:00 WIB
Gaikindo menilai stimulus yang diberikan pemerintah dapat menggairahkan industri otomotif yang tengah terjepit
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin