Catatan Sepak Terjang VinFast di Indonesia Sepanjang 2025
24 Desember 2025, 21:08 WIB
Dua pabrik Nissan di Indonesia diambil alih oleh Indomobil, dipersiapkan untuk mulai produksi mobil lagi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – PT Nissan Motor Indonesia resmi diakuisisi oleh PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui PT National Assemblers (NA).
PT NA kemudian diketahui bakal memegang sebanyak 99,9 persen saham milik PT NMI per 29 Agustus 2025.
Dengan begitu, pabrik Nissan di Indonesia yang saat ini ‘mati suri’ diambil alih oleh pihak Indomobil.
Hanya saja belum diketahui pasti apakah fasilitas perakitan tersebut bakal mengakomodir produksi lokal lini kendaraan Nissan di Indonesia.
“Soal Nissan belum ada kepastian. Tetapi kita perlu pabrik itu, karena kita banyak barang,” kata Jusak Kertowidjojo, Direktur Utama PT IMAS saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (10/09).
Dia juga enggan menjelaskan produk mana saja yang bakal memanfaatkan pabrik Nissan tersebut.
Namun Jusak menegaskan pihaknya telah mulai melakukan inventarisasi buat mempersiapkan masa depan pabrik Nissan di dalam negeri.
“Belum tahu ya (akan produksi mobil Nissan atau tidak). Ini tahapnya baru inventarisasi, mungkin satu sampai dua bulan,” tegas dia.
Perlu diketahui, tadinya Nissan memiliki dua fasilitas produksi bertempat di Cikampek, Jawa Barat.
Pabrik Nissan sempat memproduksi Nissan Grand Livina, sebelum akhirnya dirakit oleh Mitsubishi bersama Xpander.
Namun pada 2020 Nissan memberhentikan pabrik sebagai bagian dari perampingan operasi tak menguntungkan.
Mereka justru fokus pada pabrik di Thailand, dijadikan basis produksi pasar Asia Tenggara.
Saat ini, Indomobil menaungi berbagai merek kendaraan mulai dari GAC Aion, Volkswagen, Nissan, Kia sampai terbarunya JAC Motors.
JAC Motors yang merupakan pendatang asal Cina disebut bakal menjual produk rakitan lokal, pakai pabrik National Assemblers.
PT National Assemblers sekarang memiliki kapasitas produksi 50.000 per tahun, mengakomodir perakitan berbagai model termasuk mobil listrik GAC Aion dan Citroen.
Namun tidak menutup kemungkinan JAC Motors ikut memanfaatkan fasilitas Nissan yang diakuisisi Indomobil di masa mendatang, terkhusus jika angka permintaannya baik.
Tiga model elektrifikasi dari JAC Motors mengisi segmen kendaraan niaga yakni JAC Trekker T9 EV, Metromover N35 EV dan Urbanmover N90 EV.
Kemudian merek Cina lain di bawah Indomobil yakni Changan juga diketahui bakal masuk memboyong kendaraan niaga.
Fasilitas Nissan bisa jadi pelengkap agar lini kendaraan niaga dan ramah lingkungan dari Indomobil bisa dirakit secara optimal dan jumlahnya memenuhi permintaan konsumen.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 21:08 WIB
18 Desember 2025, 21:00 WIB
16 Desember 2025, 08:00 WIB
15 Desember 2025, 18:00 WIB
15 Desember 2025, 16:00 WIB
Terkini
24 Desember 2025, 21:08 WIB
VinFast berhasil membuktikan komitmen jangka panjangnya mengembangkan ekosistem mobil listrik di Indonesia
24 Desember 2025, 21:00 WIB
Veda Ega Pratama akan memperkuat Honda Team Asia ketika melakoni musim perdananya dalam ajang Moto3 2026
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Menurut pantauan KatadataOTO, kelangkaan BBM Shell sudah terjadi sejak Selasa (23/12) sore di beberapa lokasi
24 Desember 2025, 19:00 WIB
Ford berniat memanfaatkan fasilitas milik Handal, sebelum membuat pabrik sendiri di Indonesia pada 2028
24 Desember 2025, 18:00 WIB
BYD Racco hadir di sela Japan Mobility Show 2025, ganggu pasar kei car yang didominasi mobil bermesin bensin
24 Desember 2025, 17:03 WIB
Audi hanya menjual 14 unit mobil mewah di periode Januari-November 2025, BMW justru tembus 2.000 unit
24 Desember 2025, 14:49 WIB
Ketatnya persaingan membuat dua merek mobil Cina, Zeekr dan Smart tak lagi terdengar kabarnya di dalam negeri
24 Desember 2025, 12:00 WIB
BYD jadi manufaktur otomotif dengan jumlah ekspor terbanyak ke dua di Tiongkok, berada tepat setelah Chery