Pabrik Nissan Alih Fungsi, Kini Rakit Brand Lain

Dua pabrik Nissan di Indonesia diambil alih oleh Indomobil, dipersiapkan untuk mulai produksi mobil lagi

Pabrik Nissan Alih Fungsi, Kini Rakit Brand Lain
Serafina Ophelia

KatadataOTO – PT Nissan Motor Indonesia resmi diakuisisi oleh PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) melalui PT National Assemblers (NA).

PT NA kemudian diketahui bakal memegang sebanyak 99,9 persen saham milik PT NMI per 29 Agustus 2025.

Dengan begitu, pabrik Nissan di Indonesia yang saat ini ‘mati suri’ diambil alih oleh pihak Indomobil.

Hanya saja belum diketahui pasti apakah fasilitas perakitan tersebut bakal mengakomodir produksi lokal lini kendaraan Nissan di Indonesia.

Nissan X-Trail e-Power
Photo : KatadataOTO

“Soal Nissan belum ada kepastian. Tetapi kita perlu pabrik itu, karena kita banyak barang,” kata Jusak Kertowidjojo, Direktur Utama PT IMAS saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (10/09).

Dia juga enggan menjelaskan produk mana saja yang bakal memanfaatkan pabrik Nissan tersebut.

Namun Jusak menegaskan pihaknya telah mulai melakukan inventarisasi buat mempersiapkan masa depan pabrik Nissan di dalam negeri.

“Belum tahu ya (akan produksi mobil Nissan atau tidak). Ini tahapnya baru inventarisasi, mungkin satu sampai dua bulan,” tegas dia.

Perlu diketahui, tadinya Nissan memiliki dua fasilitas produksi bertempat di Cikampek, Jawa Barat.

Pabrik Nissan sempat memproduksi Nissan Grand Livina, sebelum akhirnya dirakit oleh Mitsubishi bersama Xpander.

Namun pada 2020 Nissan memberhentikan pabrik sebagai bagian dari perampingan operasi tak menguntungkan.

Mereka justru fokus pada pabrik di Thailand, dijadikan basis produksi pasar Asia Tenggara.

Mobil yang Berpeluang Dirakit di Pabrik Nissan

Saat ini, Indomobil menaungi berbagai merek kendaraan mulai dari GAC Aion, Volkswagen, Nissan, Kia sampai terbarunya JAC Motors.

JAC Motors yang merupakan pendatang asal Cina disebut bakal menjual produk rakitan lokal, pakai pabrik National Assemblers.

PT National Assemblers sekarang memiliki kapasitas produksi 50.000 per tahun, mengakomodir perakitan berbagai model termasuk mobil listrik GAC Aion dan Citroen.

Namun tidak menutup kemungkinan JAC Motors ikut memanfaatkan fasilitas Nissan yang diakuisisi Indomobil di masa mendatang, terkhusus jika angka permintaannya baik.

Spesifikasi JAC Trekker T9 EV
Photo : KatadataOTO

Tiga model elektrifikasi dari JAC Motors mengisi segmen kendaraan niaga yakni JAC Trekker T9 EV, Metromover N35 EV dan Urbanmover N90 EV.

Kemudian merek Cina lain di bawah Indomobil yakni Changan juga diketahui bakal masuk memboyong kendaraan niaga. 

Fasilitas Nissan bisa jadi pelengkap agar lini kendaraan niaga dan ramah lingkungan dari Indomobil bisa dirakit secara optimal dan jumlahnya memenuhi permintaan konsumen.


Terkini

mobil
Wuling Darion PHEV

Keunggulan Wuling Darion PHEV Dukung Perjalanan Mudik Lebaran

MPV ramah lingkungan Wuling Darion PHEV jadi opsi menarik buat masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik

mobil
Polytron G3

Polytron Matangkan Peluncuran Mobil Listrik Baru di Tahun Ini

Kehadiran mobil listrik baru Polytron, diharapkan bisa menggairahkan pasar kendaraan roda empat di Indonesia

motor
Alva

Penjualan Motor Alva Diklaim Tumbuh Walau Tanpa Insentif

Penjualan motor listrik Alva diklaim mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya meski harganya lebih tinggi

mobil
BYD

BYD Berniat Gabung ke Formula 1, Bakal Akuisisi Salah Satu Tim

Keinginan BYD untuk bergabung dengan Formula 1 demi semakin memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia

mobil
Diler Xpeng Pluit

Diler Xpeng Pluit Dibuka, Tawarkan Layanan 3S dan Promo Pembelian

Diler Xpeng Pluit jadi salah satu strategi pabrikan untuk memperluas jangkauan pasar dan permudah konsumen

mobil
BYD Atto 1

Harga BYD Atto 1 Masih di Bawah Rp 200 Juta Tanpa Insentif

Tanpa insentif mobil listrik impor, harga BYD Atto 1 dipertahankan di bawah Rp 200 jutaan di Maret 2026

mobil
Jetour

Jetour Pamer Keunggulan T2 Mulai Dari Rangka Hingga Fitur

Jetour T2 buktikan kekuatan rangka dengan menopang bobot lebih dari 300 kg dan juga terdapat fitur terkini

news
Kecelakaan

Kunci Tekan Fatalitas Kecelakaan Selama Mudik Lebaran 2026

Fatalitas dalam kecelakaan di jalan raya dapat ditekan dengan sinergitas beberapa pihak dan peran publik